STITALSTITAL

BAHRIBAHRI

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan peneliti terhadap kurangnya pemahaman lembaga kemasyarakatan mengenai pentingnya organisasi sosial seperti Karang Taruna. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya edukasi mengenai program kerja Karang Taruna. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah organisasi Karang Taruna telah terbentuk namun tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan hanya bersifat formalitas, karena kurangnya pengetahuan tentang fungsi dan mekanisme kerja masing-masing divisi. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kepada Karang Taruna mulai dari memberikan edukasi tentang program kerjanya hingga membentuk struktur organisasi Karang Taruna yang kemudian disahkan oleh kepala desa. Program ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari pengabdian ini adalah keberhasilan pembentukan organisasi Karang Taruna di Desa Sumberjati yang sekarang beroperasi sesuai dengan tugas masing-masing.

Program pengabdian ini berhasil membantu masyarakat Desa Sumberjati dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah terkait pasifnya Karang Taruna.Akar permasalahan terletak pada kurangnya pengetahuan pengurus Karang Taruna mengenai tugas dan fungsi masing-masing divisi.Solusi yang diimplementasikan adalah melalui sosialisasi, edukasi, dan pembentukan struktur organisasi baru dengan tugas yang terencana dengan baik, sehingga diharapkan Karang Taruna dapat kembali aktif dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil pengabdian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi dampak program pendampingan terhadap peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan desa. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai model pemberdayaan Karang Taruna yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan potensi ekonomi lokal dan kebutuhan masyarakat. Penelitian selanjutnya juga dapat mengkaji efektivitas berbagai metode edukasi dan pelatihan dalam meningkatkan kapasitas pengurus Karang Taruna, serta mengembangkan kurikulum yang relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemuda di era digital. Dengan demikian, Karang Taruna dapat menjadi agen perubahan yang lebih efektif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Read online
File size342.31 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test