UNIMUSUNIMUS
Journal of Translation, Linguistics and LiteratureJournal of Translation, Linguistics and LiteratureTulisan kursif telah lama menjadi bagian dari kehidupan kita dalam menulis. Inklusinya dalam kurikulum KSSR kelas bahasa Inggris di Malaysia telah membawa berbagai tanggapan positif terhadap kompetensi belajar. Namun, ada isu yang belum banyak dieksplorasi yang patut dicatat, yaitu fokus pada penerapan tulisan kursif untuk meningkatkan akurasi ejaan. Penelitian tentang isu ini masih terbatas, sehingga penting untuk diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gender dengan aplikasi dan motivasi penggunaan tulisan kursif untuk akurasi ejaan. Penelitian ini juga menyelidiki perbedaan signifikan antara laki-laki dan perempuan dalam fokus pada aplikasi dan motivasi penggunaan tulisan kursif untuk akurasi ejaan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan 9 item, dibagi menjadi dua dimensi: aplikasi dan motivasi. Sebanyak 80 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Perangkat lunak SPSS digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara gender, aplikasi, dan motivasi penggunaan tulisan kursif. Studi ini juga menemukan bahwa peserta perempuan umumnya memiliki skor aplikasi dan motivasi yang lebih tinggi dibandingkan peserta laki-laki. Terdapat umpan balik positif antara gagasan penerapan tulisan kursif untuk meningkatkan kinerja ejaan. Penyisipan tulisan kursif dalam silabus nasional memang membantu siswa untuk menerapkannya di kelas dalam konteks penelitian ini.
Secara keseluruhan, terdapat tanggapan positif mengenai penerapan tulisan kursif untuk meningkatkan kinerja ejaan, dan masuknya tulisan kursif ke dalam silabus nasional dianggap bermanfaat bagi siswa.Siswa memahami relevansinya dalam meningkatkan akurasi ejaan dan tidak merasa terbebani untuk belajar serta menguasai tulisan kursif, sehingga mereka merasa penerapannya di kelas membantu kinerja ejaan mereka.Namun, perlu ditekankan bahwa hasil penelitian ini hanya relevan untuk konteks ini karena banyak faktor eksternal seperti motivasi diri, minat, dan teknik pengajaran yang berperan dalam memastikan tulisan kursif dapat membantu akurasi ejaan pelajar.
Mengingat hasil penelitian ini yang menunjukkan persepsi positif siswa terhadap tulisan kursif dalam meningkatkan akurasi ejaan, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dan kedalamannya. Pertama, penting untuk melakukan studi komparatif yang melibatkan kelompok usia siswa yang berbeda, bukan hanya siswa kelas 3, dan juga siswa dari beragam latar belakang sosio-ekonomi di Malaysia untuk melihat bagaimana variabel-variabel ini memengaruhi persepsi dan dampak tulisan kursif terhadap akurasi ejaan. Studi ini juga bisa lebih jauh menyelidiki pengaruh interferensi bahasa ibu (L1), khususnya Bahasa Melayu, terhadap kesulitan ejaan dalam bahasa Inggris (L2) ketika siswa menggunakan tulisan kursif. Kedua, disarankan untuk melakukan penelitian kualitatif atau metode campuran guna memahami lebih dalam mekanisme di balik persepsi positif siswa dan bagaimana faktor eksternal seperti teknik pengajaran guru, motivasi intrinsik, minat siswa terhadap seni, atau bahkan kualitas keterampilan motorik halus mereka memengaruhi aplikasi dan motivasi penggunaan tulisan kursif. Observasi langsung di kelas dan wawancara mendalam dengan guru serta siswa dapat memberikan wawasan berharga. Ketiga, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi longitudinal yang melacak dampak jangka panjang dari pengajaran tulisan kursif terhadap kemampuan ejaan dan perkembangan menulis secara keseluruhan seiring dengan kemajuan siswa melalui jenjang pendidikan yang berbeda, serta membandingkan efektivitas tulisan kursif dengan strategi intervensi ejaan lainnya. Penelitian semacam ini akan memperkaya pemahaman kita tentang peran tulisan kursif dalam pendidikan modern.
| File size | 399.73 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Berdasarkan perolehan data tersebut dimana 0,705 > 0,374 atau 𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapatBerdasarkan perolehan data tersebut dimana 0,705 > 0,374 atau 𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
PAPANDAPAPANDA Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui pengkodean, kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaAnalisis data dilakukan secara deskriptif melalui pengkodean, kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hipotesis. Penelitian ini berfokus pada pelanggan Bank Syariah Indonesia (BSI) di MedanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hipotesis. Penelitian ini berfokus pada pelanggan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Medan
SERAMBISERAMBI Faktor-faktor seperti variasi tugas, peluang belajar, otonomi kerja, kualitas relasional, dan kemampuan mengelola beban kerja saling terkait dan bersama-samaFaktor-faktor seperti variasi tugas, peluang belajar, otonomi kerja, kualitas relasional, dan kemampuan mengelola beban kerja saling terkait dan bersama-sama
ABULYATAMAABULYATAMA Adapun analisis hasil belajar mata pelajaran fikih santri umum, dari pengkategorian yang telah dilakukan, diketahui bahwa hasil belajar mata pelajaranAdapun analisis hasil belajar mata pelajaran fikih santri umum, dari pengkategorian yang telah dilakukan, diketahui bahwa hasil belajar mata pelajaran
BUMIGORABUMIGORA Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Studi ini bertujuan menjelaskan posisi variabel yang diteliti dan pengaruh antaraPendekatan penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Studi ini bertujuan menjelaskan posisi variabel yang diteliti dan pengaruh antara
MAHADEWAMAHADEWA Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dirancang dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan,Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dirancang dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan,
WIDYATAMAWIDYATAMA Hal ini mungkin benar jika mereka telah memiliki siswa dengan pengetahuan bahasa Inggris yang cukup. Jika situasi tersebut tidak demikian, dan mereka harusHal ini mungkin benar jika mereka telah memiliki siswa dengan pengetahuan bahasa Inggris yang cukup. Jika situasi tersebut tidak demikian, dan mereka harus
Useful /
KEMNAKERKEMNAKER Dari perspektif budaya, pekerjaan gig menormalisasi kefleksibelan ekstrem dan individualisasi, membentuk kembali makna pekerjaan dengan cara yang melemahkanDari perspektif budaya, pekerjaan gig menormalisasi kefleksibelan ekstrem dan individualisasi, membentuk kembali makna pekerjaan dengan cara yang melemahkan
KEMNAKERKEMNAKER Vegetation acts as a buffer against heat-induced productivity loss, while high economic intensity exacerbates the problem. Gig riders are more vulnerableVegetation acts as a buffer against heat-induced productivity loss, while high economic intensity exacerbates the problem. Gig riders are more vulnerable
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Faktor-faktor seperti usia, status gizi, dan masa kerja memiliki peran signifikan dalam meningkatkan risiko kelelahan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkanFaktor-faktor seperti usia, status gizi, dan masa kerja memiliki peran signifikan dalam meningkatkan risiko kelelahan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan
KEMNAKERKEMNAKER Pengunduran diri pekerja/buruh dimaksud kemudian mesti disikapi dengan bijaksana oleh pengusaha dan pekerja/buruh itu sendiri dengan menyepakati bersamaPengunduran diri pekerja/buruh dimaksud kemudian mesti disikapi dengan bijaksana oleh pengusaha dan pekerja/buruh itu sendiri dengan menyepakati bersama