EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA

Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikJurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik

Padang lamun merupakan habitat bagi banyak organisme laut, termasuk epifit yang hidup berasosiasi dengan lamun dengan cara menempel pada rhizoma, batang, dan daun lamun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks ekologi mikroepifit berdasarkan kedalaman perairan dan kondisi komunitas lamun di perairan pulau Maitara. Pengambilan sampel epifit pada daun lamun menggunakan kuadran 1x1 meter berdasarkan kedalaman. Sampel epifit diambil menggunakan cutter dengan cara mengikis perlahan permukaan daun lamun, kemudian dimasukkan ke dalam botol sampel berisi alkohol 70%. Metode penelitian menggunakan garis transek sepanjang 50 meter ke arah laut pada setiap stasiun. Hasil penelitian ditemukan 23 genus epifit dengan tingkat keanekaragaman sedang pada setiap kedalaman, dominansi rendah, dan keseragaman tiap kedalaman tinggi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ditemukan 23 genus epifit pada daun lamun Enhalus acoraides, Thalassia hemprichii, Holodule pinifolia, dan Holophila ovalis di Pulau Maitara.Struktur komunitas epifit menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, dominansi rendah, dan keseragaman tinggi pada setiap kedalaman.Hasil ini mengindikasikan bahwa kondisi perairan di Pulau Maitara relatif stabil dan mendukung keberagaman epifit.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi spesies epifit secara lebih detail menggunakan metode molekuler untuk mengungkap keanekaragaman yang sebenarnya. Selain itu, studi tentang hubungan antara kualitas air, seperti kandungan nutrisi dan tingkat pencemaran, dengan komposisi dan kelimpahan epifit perlu dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi epifit. Terakhir, penelitian mengenai peran epifit sebagai bioindikator kualitas air dan dampaknya terhadap rantai makanan di ekosistem padang lamun dapat memberikan informasi penting untuk pengelolaan sumber daya pesisir yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang ekologi epifit dan kontribusinya terhadap kesehatan ekosistem padang lamun di Pulau Maitara dan wilayah sekitarnya, sehingga dapat mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir yang lebih efektif.

  1. Epiphytic Community Base Depth of the Sea on Seagrass Leaves in Maitara Island, North Maluku Province... ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/81Epiphytic Community Base Depth of the Sea on Seagrass Leaves in Maitara Island North Maluku Province ejournalfpikunipa ac index php JSAI article view 81
Read online
File size532.13 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test