POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloJournal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloStunting remains a major nutritional health problem among Indonesian children under five, with long-term effects on health and the quality of future generations. One effective intervention is providing supplementary food using locally available sources such as chicken eggs. Eggs are rich in essential macro and micronutrients that meet childrens nutritional needs and can improve body weight. This study aimed to determine the effect of chicken egg consumption on the body weight of stunted children in Sumurkidang Village, Bantarbolang Sub-District, Pemalang Regency. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was used, involving 36 stunted children aged 12–59 months selected through purposive sampling. Research instruments included chicken eggs, observation sheets, weighing scales, and child growth monitoring cards (KMS). Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. The mean body weight increased from 11.489 kg before to 12.375 kg after 90 days of daily egg consumption, showing a significant effect (p = 0.001). In conclusion, daily consumption of chicken eggs for 90 days significantly increased body weight in stunted children. Mothers are encouraged to provide eggs regularly with varied cooking methods while maintaining food hygiene to prevent infection and support optimal growth.
Konsumsi telur ayam secara harian selama 90 hari secara signifikan meningkatkan berat badan pada anak-anak stunting.Ibu-ibu didorong untuk menyediakan telur secara teratur dengan berbagai metode memasak sambil menjaga kebersihan makanan untuk mencegah infeksi dan mendukung pertumbuhan yang optimal.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh variasi metode memasak telur ayam terhadap penyerapan nutrisi dan efektivitasnya dalam meningkatkan berat badan anak stunting. Hal ini penting karena metode memasak dapat memengaruhi kandungan nutrisi telur dan kemudahan pencernaannya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap stunting selain asupan nutrisi, seperti kondisi sanitasi lingkungan, akses terhadap layanan kesehatan, dan praktik pemberian makan yang tepat. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat dirancang secara lebih komprehensif dan efektif. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang konsumsi telur ayam terhadap pertumbuhan dan perkembangan kognitif anak stunting. Studi ini akan memberikan bukti yang lebih kuat mengenai manfaat konsumsi telur ayam dalam mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.
| File size | 541.8 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-34i |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kesimpulan. Frekuensi penggunaan media sosial berpengaruh terhadap kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja di Kota Makassar. Penggunaan media sosialKesimpulan. Frekuensi penggunaan media sosial berpengaruh terhadap kebiasaan mengonsumsi fast food pada remaja di Kota Makassar. Penggunaan media sosial
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian mengenai aktivitas antidiabetes tanaman jamblang masih terbatas, sehingga artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang potensi jamblangPenelitian mengenai aktivitas antidiabetes tanaman jamblang masih terbatas, sehingga artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang potensi jamblang
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Jumlah sampel sebanyak 160 responden dengan metode total sampling. Analisis data diolah menggunakan uji statistik. Hasil penelitian pada pembuat batu bataJumlah sampel sebanyak 160 responden dengan metode total sampling. Analisis data diolah menggunakan uji statistik. Hasil penelitian pada pembuat batu bata
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Faktor-faktor lain seperti tingkat pengetahuan ibu, status gizi, riwayat ASI eksklusif, dan kelengkapan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikanFaktor-faktor lain seperti tingkat pengetahuan ibu, status gizi, riwayat ASI eksklusif, dan kelengkapan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Latar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit kutu yang dapat terowongan di dalam kulit. Akibatnya, hal itu dapat menyebabkanLatar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit kutu yang dapat terowongan di dalam kulit. Akibatnya, hal itu dapat menyebabkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan Literature Review. Data yang digunakan ialah data sekunder. Sumber data sekunder yang didapat berupaMetode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan Literature Review. Data yang digunakan ialah data sekunder. Sumber data sekunder yang didapat berupa
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Slow Deep Breathing (SDB) merupakan suatu tehnik bernapas dengan frekuensi napas dalam pada fase ekhalasi yang panjang. Slow Deep Breathing dapat meningkatkanSlow Deep Breathing (SDB) merupakan suatu tehnik bernapas dengan frekuensi napas dalam pada fase ekhalasi yang panjang. Slow Deep Breathing dapat meningkatkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Dalam pelayanan kesehatan, tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan yang cukup besar. Salah satunya ialah dalam proses persalinan.Dalam pelayanan kesehatan, tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan yang cukup besar. Salah satunya ialah dalam proses persalinan.
Useful /
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Terdapat hubungan antara usia dan parity dalam kehamilan dan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Sipatana. Upaya pencegahan anemia perlu ditingkatkanTerdapat hubungan antara usia dan parity dalam kehamilan dan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas Sipatana. Upaya pencegahan anemia perlu ditingkatkan
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Metode non-farmakologis seperti pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI, dan efektivitasnya dapat ditingkatkan dengan penggunaan minyak sereh dalamMetode non-farmakologis seperti pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI, dan efektivitasnya dapat ditingkatkan dengan penggunaan minyak sereh dalam
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Limboto. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Limboto. Hasil penelitian menunjukkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sedangkan hasil independent sample t-test adalah p-value =0,000 bahwa ada pengaruh pemberian nugget tinggi protein terhadap peningkatan berat badan padaSedangkan hasil independent sample t-test adalah p-value =0,000 bahwa ada pengaruh pemberian nugget tinggi protein terhadap peningkatan berat badan pada