POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO

Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan GorontaloJournal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih berada pada 63,9%, di bawah target SDGs 80%, terutama disebabkan oleh produksi ASI yang tidak optimal. Metode non-farmakologis seperti pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI, dan efektivitasnya dapat ditingkatkan dengan penggunaan minyak sereh dalam pijat oksitosin pada produksi ASI ibu pasca melahirkan. Studi ini dilakukan di Kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango, menggunakan desain quasi-eksperimental pretest-posttest dengan metode kelompok kontrol, melibatkan 24 ibu pasca melahirkan yang dipilih secara purposif dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut, melibatkan pengukuran volume ASI menggunakan pompa manual dan kuesioner laporan diri para ibu. Analisis Mann-Whitney menunjukkan peningkatan signifikan pada volume ASI di kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Ibu yang menerima pijat oksitosin menggunakan minyak sereh menunjukkan peningkatan dan konsistensi produksi ASI yang lebih baik, seiring dengan peningkatan kenyamanan dan relaksasi. Dapat disimpulkan bahwa pijat oksitosin menggunakan minyak sereh adalah efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu pasca melahirkan dan dapat direkomendasikan sebagai terapi komplementer yang sederhana, terjangkau, dan aman untuk mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.

Pijat oksitosin menggunakan minyak sereh terbukti efektif meningkatkan kelancaran dan volume produksi ASI pada ibu pasca melahirkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua 12 responden dalam kelompok intervensi mengalami peningkatan volume ASI, sedangkan hanya 3 (25%) dari 12 responden dalam kelompok kontrol yang menunjukkan peningkatan.Uji statistik Mann-Whitney menemukan perbedaan signifikan antara skor kelancaran ASI sebelum dan sesudah pijat oksitosin menggunakan minyak sereh.Penelitian ini membuktikan bahwa minyak sereh memiliki potensi untuk meningkatkan efektivitas pijat oksitosin dalam menambah produksi ASI.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada menguji kombinasi minyak esensial lain seperti lavender atau mawar dengan pijat oksitosin untuk menilai dampaknya terhadap produksi ASI. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi efek kumulatif dan keselamatan penggunaan minyak sereh dalam frekuensi dan durasi yang berbeda. Terakhir, penelitian lebih lanjut bisa membandingkan efektivitas berbagai teknik massase tradisional terhadap produksi ASI dalam konteks budaya lokal yang berbeda.

  1. DOI Name 10.3365 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 19z crossref desc 29z prefix... doi.org/10.3365DOI Name 10 3365 Values doi name values index type timestamp data hs serv 19z crossref desc 29z prefix doi 10 3365
  2. DOI Name 10.5531 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 23z crossref desc 19z american... doi.org/10.5531DOI Name 10 5531 Values doi name values index type timestamp data hs serv 23z crossref desc 19z american doi 10 5531
  3. The Effectiveness of Oxytocin Massage Using Lemongrass Oil on Breast Milk Production in Post Partum Mother... doi.org/10.52365/jm.v11i2.1578The Effectiveness of Oxytocin Massage Using Lemongrass Oil on Breast Milk Production in Post Partum Mother doi 10 52365 jm v11i2 1578
  1. #budaya lokal#budaya lokal
  2. #volume produksi#volume produksi
Read online
File size330.44 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-34d
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test