ISTNISTN

https://ejournal.istn.ac.id/index.php/sainstechhttps://ejournal.istn.ac.id/index.php/sainstech

Backup data merupakan sebuah aktivitas yang harus dilakukan secara baik dan teratur. Pemahaman setiap user terhadap pentingnya penyelamatan data dan proses Backup terhadap data mutlak diperlukan. Perusahaan harus mempunyai sebuah standard operating procedure untuk bisa menjaga data yang dimilki sebagai sebuah asset yang tidak ternilai harganya. Backup data merupakan salah satu bagian dari disaster recovery plan perusahaan. Pemanfaatan teknologi dan infrastruktur jaringan mutlak diperlukan dalam melakukan proses Backup data. Proses Backup dan recovery harus dituangkan dalam disaster recovery plan atau juga bisa dituangkan dalam standard operating procedure perusahaan dan harus diterapkan secara nyata dalam aktivitas seharian. Salah satu teknologi yang bisa diterapkan adalah dengan memanfaatkan virtual mesin dan Veeam untuk melakukan proses Backup data perusahaan.

Penentuan infrastruktur jaringan komputer dengan VMware dan instalasi Veeam backup dan replication sangat menentukan keberhasilan proses implementasi manajemen data atau backup data perusahaan.Instalasi dan konfigurasi mempunyai peranan sangat penting sehingga target implementasi manajemen backup data bisa dicapai sesuai target yang telah ditentukan yaitu mempunyai sistem manajemen backup yang akurat, terkendali dan memberikan kepastian jangka panjang untuk perusahaan dalam hal ketersediaan data untuk menunjang kinerja perusahaan dan karyawan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih jauh dengan mengajukan beberapa pertanyaan kunci yang mengembangkan temuan studi ini. Pertama, seberapa efektifkah kinerja dan biaya implementasi sistem backup Veeam pada VMware jika dibandingkan dengan solusi backup alternatif pada platform virtualisasi lain, seperti Hyper-V, dalam lingkungan perusahaan dengan skala serupa? Sebuah kajian komparatif yang mendalam tidak hanya akan mengukur kecepatan, tetapi juga total biaya kepemilikan (TCO) selama beberapa tahun, memberikan gambaran yang lebih objektif bagi para pengambil keputusan. Kedua, bagaimana pengaruh nyata dari penerapan berbagai strategi backup, seperti full backup dan differential, terhadap waktu pemulihan data (Recovery Time Objective) serta dampaknya pada kinerja jaringan secara keseluruhan? Pemahaman ini krusial untuk mengoptimalkan jadwal dan prosedur backup sehingga tidak mengganggu produktivitas kerja karyawan. Ketiga, apakah model arsitektur backup yang telah diimplementasikan ini dapat disederhanakan dan disesuaikan agar menjadi solusi yang terjangkau dan efisien bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang terbatas anggarannya? Penelitian ini sangat bermanfaat karena banyak UKM yang rentan kehilangan data namun kesulitan mengadopsi teknologi enterprise. Dengan menjawab ketiga pertanyaan ini, akan dihasilkan panduan yang lebih komprehensif dan praktis dalam merancang sistem backup data yang benar-benar tepat guna untuk berbagai jenis skala bisnis.

  1. #assembly line#assembly line
  2. #kepuasan konsumen#kepuasan konsumen
Read online
File size399.95 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1UN
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test