EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA
Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikJurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikMangrove merupakan salah satu sumber daya alam di wilayah pesisir yang sangat penting. Ketersediaan berbagai jenis makanan yang terdapat pada ekosistem ini telah menjadikan keberadaannya sebagai daerah asuhan, tempat mencari makan, dan juga dijadikan sebagai kawasan wisata ekosistem mangrove. Dalam pemanfaatannya sebagai kawasan wisata mangrove, perlu memperhatikan kondisi fisik lingkungan dan sebaran pola zonasinya. Tujuan penelitian adalah menganalisis kerapatan dan penutupan mangrove serta mengetahui pola zonasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2019 di Desa Juanga Kabupaten Pulau Morotai. Pengambilan data zonasi mangrove menggunakan metode kombinasi yaitu mengkombinasikan antara metode petak dengan jalur transek, dengan menentukan 4 stasiun pengamatan dari masing-masing stasiun dan setiap stasiun dibagi menjadi 3 zona: zona depan, zona tengah dan zona belakang dimulai dari titik terluar tumbuhnya jenis mangrove penyusun utama sampai titik peralihan antara laut dan darat, selain itu juga dilakukan pengukuran parameter lingkungan meliputi suhu, salinitas dan pH air. Hasil penelitian ditemukan 10 jenis mangrove yaitu Avicennia lanata, Sonneratia alba, Rhizophora mucronata, Aegeceras floridum, Bruguira gymnorrhiza, Ceriop decandra, Rhizophora apiculata, Bruguiera parviflora, Xylocarpus granatum dan Rhizophora stylosa. Analisis nilai tertinggi kerapatan jenis dari keempat stasiun penelitian terdapat pada stasiun III kategori anakan (Rhizophora mucronata) dengan nilai 216,67 dan terendah dari jenis Rhizophora mucronata kategori pohon dengan nilai 14,29. Stasiun I kerapatan tertinggi jenis Ceriop decandra (158,33) kategori anakan dan terendah terdapat pada kategori semai (Sonneratia alba, Aegiceras floridum, dan Rhizophora mucronata). Stasiun II kerapatan tertinggi jenis Rhizophora mucronata (200,00) dan terendah pada kategori pohon Rhizophora mucronata (14,29). Pada stasiun III dan IV tertinggi terdapat pada jenis Rhizophora mucronata dengan nilai 200 dan 216,67. Sebaran pola zonasi pada stasiun I zona depan dan zona tengah didominasi oleh jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata, zona belakang didominasi oleh Ceriops decandra. Stasiun II zona depan didominasi Sonneratia alba, zona tengah (Rhizophora mucronata), zona belakang (Ceriops decandra). Pada stasiun III zona depan (Rhizophora apiculata), zona tengah dan zona belakang (Ceriops decandra) sedangkan pada stasiun IV zona depan, zona tengah dan zona belakang didominasi oleh jenis Ceriops decandra.
Kerapatan tertinggi jenis mangrove terdapat pada stasiun III kategori anakan Rhizophora mucronata dengan nilai 216,67 dan terendah pada kategori pohon Rhizophora mucronata sebesar 14,29.Terdapat 10 jenis mangrove yang teridentifikasi di perairan Juanga dengan sebaran pola zonasi yang bervariasi di setiap stasiun.Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, pH, dan substrat mendukung pertumbuhan mangrove di lokasi penelitian.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengaruh aktivitas wisata mangrove terhadap perubahan pola zonasi dari waktu ke waktu, sehingga dapat diketahui apakah keberadaan wisatawan mempercepat atau menghambat suksesi alami mangrove. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang peran spesies dominan seperti Rhizophora mucronata dan Ceriops decandra dalam menstabilkan substrat lumpur di setiap zona, termasuk analisis kedalaman akar dan kekuatan jaringan akar dalam mengikat sedimen. Penelitian juga bisa difokuskan pada hubungan antara fluktuasi salinitas harian akibat pasang surut dengan pertumbuhan anakan mangrove, untuk memahami ambang batas toleransi fisiologis mereka di zona depan yang paling terpapar air laut.
- Pattern Zone Ecosystem of Mangrove in Juanga Village, Morotai Island District | Jurnal Sumberdaya Akuatik... doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2020.Vol.4.No.1.92Pattern Zone Ecosystem of Mangrove in Juanga Village Morotai Island District Jurnal Sumberdaya Akuatik doi 10 46252 jsai fpik unipa 2020 Vol 4 No 1 92
- Zonasi dan Struktur Komunitas Mangrove di Pesisir Kabupaten Merauke | Sunarni | Jurnal Kelautan Nasional.... ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkn/article/view/7961Zonasi dan Struktur Komunitas Mangrove di Pesisir Kabupaten Merauke Sunarni Jurnal Kelautan Nasional ejournal balitbang kkp go index php jkn article view 7961
| File size | 550.06 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswi SMP Negeri 14 Denpasar yang dipilih menggunakan teknik multistage sampling. Hasil: Hasil penelitianJumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswi SMP Negeri 14 Denpasar yang dipilih menggunakan teknik multistage sampling. Hasil: Hasil penelitian
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Kesimpulan: Hampir seluruh kader memiliki pengetahuan yang baik, bersikap positif, dan memiliki tindakan yang baik. Disarankan agar peneliti selanjutnyaKesimpulan: Hampir seluruh kader memiliki pengetahuan yang baik, bersikap positif, dan memiliki tindakan yang baik. Disarankan agar peneliti selanjutnya
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR The study concludes that the ASTU application is feasible and well-received by the community. It can be utilized as an educational tool to enhance toddlersThe study concludes that the ASTU application is feasible and well-received by the community. It can be utilized as an educational tool to enhance toddlers
STIKBARSTIKBAR Kesimpulan: Prevalensi LBP pada penenun tradisional Sarung Samarinda cukup tinggi dan sangat dipengaruhi oleh usia dan postur kerja. Untuk memperbaikiKesimpulan: Prevalensi LBP pada penenun tradisional Sarung Samarinda cukup tinggi dan sangat dipengaruhi oleh usia dan postur kerja. Untuk memperbaiki
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Analisa data dilakukan dengan univariat dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan data sebagianAnalisa data dilakukan dengan univariat dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan data sebagian
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Domain kesehatan mental pada pasien CHF yaitu psikologis dan emosional (depresi/ansietas, marah- marah, takut menularkan penyakit, persepsi sehat, danDomain kesehatan mental pada pasien CHF yaitu psikologis dan emosional (depresi/ansietas, marah- marah, takut menularkan penyakit, persepsi sehat, dan
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Penerapan komunikasi yang baik oleh tenaga kesehatan dapat meningkatkan rasa diperhatikan dan nyaman pasien selama proses pengobatan. Oleh karena itu,Penerapan komunikasi yang baik oleh tenaga kesehatan dapat meningkatkan rasa diperhatikan dan nyaman pasien selama proses pengobatan. Oleh karena itu,
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Kondisi hutan mangrove di kedua stasiun masih tergolong baik serta sangat padat, dengan kualitas lingkungan vegetasi yang tinggi. Keanekaragaman dan dominansiKondisi hutan mangrove di kedua stasiun masih tergolong baik serta sangat padat, dengan kualitas lingkungan vegetasi yang tinggi. Keanekaragaman dan dominansi
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR The instruments used are scales and height meters, the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire and the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ).The instruments used are scales and height meters, the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire and the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ).
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Karakteristik massa air pada lintang 5 oLU didominasi massa air permukaan dan intermediate dari Pasifik Utara yang dibawa oleh Arus Sakal Ekuator. PenelitianKarakteristik massa air pada lintang 5 oLU didominasi massa air permukaan dan intermediate dari Pasifik Utara yang dibawa oleh Arus Sakal Ekuator. Penelitian
EJOURNALFPIKUNIPAEJOURNALFPIKUNIPA Padang lamun merupakan habitat bagi banyak organisme laut, termasuk epifit yang hidup berasosiasi dengan lamun dengan cara menempel pada rhizoma, batang,Padang lamun merupakan habitat bagi banyak organisme laut, termasuk epifit yang hidup berasosiasi dengan lamun dengan cara menempel pada rhizoma, batang,
UNIBUNIB Resolusi spasial menunjukkan ukuran terkecil objek yang dapat direkam, resolusi temporal menunjukkan frekuensi pengambilan citra pada lokasi yang sama,Resolusi spasial menunjukkan ukuran terkecil objek yang dapat direkam, resolusi temporal menunjukkan frekuensi pengambilan citra pada lokasi yang sama,