UNIBUNIB
Jurnal EngganoJurnal EngganoPerkembangan zaman yang sangat pesat saat ini mendorong keinginan manusia untuk dapat melakukan kegiatan dan pekerjaan dalam segala bidang kehidupan dengan lancar dan tepat waktu. Salah satunya adalah satelit yang digunakan untuk merekam permukaan bumi. Satelit terdiri dari beberapa resolusi, yaitu resolusi spasial yang merupakan ukuran terkecil dari suatu objek, terdiri dari resolusi tinggi (0,6–4 m), menengah (4–30 m), dan rendah (30–>1000 m). Resolusi temporal adalah waktu pengambilan data, yang terdiri dari resolusi tinggi (<24 jam–3 hari), sedang (4–16 hari), dan rendah (>16 hari). Resolusi radiometrik adalah kemampuan sensor dalam mencatat respons spektral objek, yang dinyatakan dalam bit, seperti 2 bit (0–1), 8 bit (0–255), hingga 16 bit (0–65535).
Penginderaan jauh memiliki tiga jenis resolusi utama, yaitu spasial, temporal, dan radiometrik.Resolusi spasial menunjukkan ukuran terkecil objek yang dapat direkam, resolusi temporal menunjukkan frekuensi pengambilan citra pada lokasi yang sama, dan resolusi radiometrik menunjukkan kemampuan sensor dalam merekam variasi intensitas cahaya.Kendala utama dalam penggunaan citra resolusi tinggi adalah biaya akuisisi data dan kompleksitas pengolahan karena volume data yang besar.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana kombinasi optimal antara resolusi spasial, temporal, dan radiometrik dapat meningkatkan akurasi pemantauan perubahan lingkungan di kawasan tropis seperti Indonesia, mengingat kondisi awan yang sering mengganggu citra satelit. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengkaji efisiensi biaya dan kinerja sistem pengolahan data citra satelit beresolusi tinggi di lembaga penelitian lokal, untuk mengetahui hambatan teknis dan administratif yang dihadapi dalam penggunaan data tersebut secara berkelanjutan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi potensi penggunaan satelit komersial beresolusi sangat tinggi (seperti QuickBird atau Ikonos) dalam aplikasi pemantauan bencana harian, terutama untuk daerah rawan banjir atau longsor, dengan mempertimbangkan frekuensi pengambilan citra dan keterbatasan akses data secara berkala.
| File size | 262.6 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang terintegrasi dengan analisis spasial, data lapangan, wawancara primer dikumpulkan melalui observasiDengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang terintegrasi dengan analisis spasial, data lapangan, wawancara primer dikumpulkan melalui observasi
JOURNALSJOURNALS Teknik pengambilan data dalam kegiatan ini adalah melalui angket/kuisioner, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengetahuan danTeknik pengambilan data dalam kegiatan ini adalah melalui angket/kuisioner, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengetahuan dan
UTUUTU Distribusi keseluruhan kepiting bakau Scylla serrata dan Scylla olivacea bersifat seragam, sedangkan Scylla paramamosain memiliki pola distribusi agregat.Distribusi keseluruhan kepiting bakau Scylla serrata dan Scylla olivacea bersifat seragam, sedangkan Scylla paramamosain memiliki pola distribusi agregat.
UNARUNAR Populasi pada penelitian ini adalah kepala keluarga yang terpapar pasca banjir yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 22 responden. PengumpulanPopulasi pada penelitian ini adalah kepala keluarga yang terpapar pasca banjir yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 22 responden. Pengumpulan
KEMENSOSKEMENSOS Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai 60 responden di 4 blok manajemen pada bulan April-Mei 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposivePenelitian ini dilakukan dengan mewawancarai 60 responden di 4 blok manajemen pada bulan April-Mei 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive
KEMENSOSKEMENSOS Sayangnya, kebutuhan disabilitas, anak-anak, dan lansia belum menjadi fokus perhatian. Keberlanjutan dan pengembangan sistem ini kedepan sangat tergantungSayangnya, kebutuhan disabilitas, anak-anak, dan lansia belum menjadi fokus perhatian. Keberlanjutan dan pengembangan sistem ini kedepan sangat tergantung
UNSUNS Abstrak bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak perubahan iklim terhadap pertanian berkelanjutan di daerah pesisir. HasilAbstrak bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak perubahan iklim terhadap pertanian berkelanjutan di daerah pesisir. Hasil
IRPIIRPI Dan jumlah kejadian terbanyak terletak pada kluster 5 dengan jumlah 4 daerah dan jumlah kejadian sebanyak 106 kejadian. Dapat disimpulkan bahwasannya pengelompokkanDan jumlah kejadian terbanyak terletak pada kluster 5 dengan jumlah 4 daerah dan jumlah kejadian sebanyak 106 kejadian. Dapat disimpulkan bahwasannya pengelompokkan
Useful /
UTUUTU Oleh karena itu, perlu penguatan program 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk),Oleh karena itu, perlu penguatan program 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk),
UNDIKSHAUNDIKSHA Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi kewirausahaan digital guru yang berasal dari peran lingkungan institusiTujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi kewirausahaan digital guru yang berasal dari peran lingkungan institusi
UNDIKSHAUNDIKSHA Temuan utama menunjukkan adanya korelasi signifikan antara aktivitas media sosial dengan keputusan membeli produk. Penelitian ini menyimpulkan perlunyaTemuan utama menunjukkan adanya korelasi signifikan antara aktivitas media sosial dengan keputusan membeli produk. Penelitian ini menyimpulkan perlunya
UNDIKSHAUNDIKSHA Oleh karena itu, PBL efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. PBL secara signifikan meningkatkanOleh karena itu, PBL efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. PBL secara signifikan meningkatkan