DWCUDWCU

Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies

Karya Dr. M. Tahir Sapsuha ini merupakan kontribusi penting bagi wacana pendidikan nasional, khususnya dalam konteks pascakonflik. Buku ini menganalisis kasus Maluku Utara sebagai representasi problem struktural yang juga dialami oleh banyak daerah di Indonesia, seperti pendidikan agama yang dogmatis, kesenjangan materi ajar dengan realitas keberagaman, dan lemahnya integrasi kearifan lokal. Melalui pendekatan rekonstruksionisme pendidikan dan multikulturalisme berbasis konseling budaya, Sapsuha menegaskan bahwa rekonsiliasi pascakonflik memerlukan pembentukan ulang relasi sosial melalui institusi pendidikan.

Buku ini menawarkan model pendidikan alternatif yang menekankan reformasi kurikulum, pendekatan konseling budaya, dan pemanfaatan kearifan lokal sebagai upaya rekonsiliasi.Model ini bertujuan untuk membangun nilai-nilai universal, dialog lintas-identitas, dan penyembuhan trauma sosial melalui budaya.Meskipun memiliki beberapa keterbatasan metodologis dan implementasi, karya ini memberikan kerangka konseptual yang kuat untuk pengembangan pendidikan pascakonflik yang inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, serta saran penelitian lanjutan yang telah diidentifikasi, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model pendidikan multikultural berbasis konseling budaya di berbagai konteks pascakonflik di Indonesia, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik sosial, budaya, dan politik di masing-masing wilayah. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan instrumen evaluasi yang valid dan reliabel untuk mengukur dampak program pendidikan multikultural terhadap perubahan sikap, perilaku, dan relasi sosial siswa. Ketiga, penting untuk meneliti peran serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah, dalam mendukung implementasi model pendidikan ini secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat pascakonflik, serta memperkuat upaya membangun perdamaian dan rekonsiliasi sosial di Indonesia.

Read online
File size327.46 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test