DWCUDWCU
Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesDissociative Identity Disorder merupakan kondisi ketika seorang individu memiliki dua atau lebih identitas, yang memiliki kepribadian berbeda-beda. Masing-masing identitas memiliki sifat, memori, tingkah laku, dan bahkan gaya berbicara yang berbeda. Musa merupakan keturunan Lewi, orang Ibrani, yang dibesarkan dalam tradisi kerajaan Mesir. Dinamika dua identitas yang ia miliki ini diyakini menunjukkan kompleksitasnya dalam narasi Keluaran 2:11–15. Narasi menunjukkan bahwa Musa membunuh orang Mesir yang sedang menindas orang Ibrani, kemudian juga menunjukkan Musa yang menegur dua orang Ibrani yang kedapatan berkelahi. Oleh karena pembunuhan yang dilakukan Musa terungkap, ia kemudian melarikan diri ke Midian. Dengan demikian, tulisan ini bertujuan untuk meneliti apakah Musa termasuk dalam kategori individu dengan Dissociative Identity Disorder, dengan menggunakan Psychological Biblical Criticism yang diperkenalkan oleh Andrew Kille. Kritik ini bertujuan untuk memahami mengapa seseorang berperilaku demikian. Untuk melakukannya, penafsir perlu mengkaji perilaku manusia, termasuk intuisi, ingatan, persepsi, kepribadian, dan banyak faktor lain di bidang tersebut. Harapannya, hasil pembacaan yang dihasilkan dapat memberikan pemahaman yang terjadi atas dinamika yang ada dalam narasi Keluaran 2:11–15.
Berdasarkan analisis naratif dan psikologis, Musa tidak dapat digolongkan sebagai individu dengan Dissociative Identity Disorder karena tidak terdapat bukti klinis dalam teks yang menunjukkan perpecahan identitas atau kepribadian.Tindakan Musa, termasuk pembunuhan terhadap orang Mesir, merupakan keputusan yang dipikirkan matang sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan, bukan hasil dari impulsivitas atau pergantian identitas.Reaksi Musa yang melarikan diri ke Midian mencerminkan ketakutan dan pengkhianatan sosial, bukan transisi identitas, sehingga krisis yang dialaminya lebih bersifat emosional dan moral, bukan gangguan psikologis seperti DID.
Untuk penelitian lanjutan, pertama, perlu dikaji bagaimana konflik identitas tokoh-tokoh Alkitab lain yang tumbuh dalam budaya ganda, seperti Daniel di istana Babel atau Timotius yang berdarah Yahudi dan Yunani, untuk memahami apakah mereka mengalami dinamika psikologis serupa dengan Musa. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pembaca kontemporer mengalami transference terhadap tokoh Musa, khususnya individu yang merasa terasing dari budaya asal atau lingkungan tempat mereka dibesarkan, untuk melihat dampak emosional dan identitas dari narasi ini. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana narasi-narasi Alkitab yang menggambarkan kekerasan moral—seperti pembunuhan oleh Musa—dapat memicu refleksi psikologis pada pembaca, khususnya dalam konteks pengambilan keputusan di tengah ketidakadilan, serta bagaimana hal ini berkontribusi pada proses penyembuhan atau ketegangan batin. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam penggunaan kritik psikologis dalam tafsir Alkitab sekaligus memberikan wawasan baru tentang humanisasi tokoh-tokoh suci dalam konteks modern.
| File size | 350.26 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian menegaskan pentingnya analisis pertanggungjawaban hukum bagi pelaku kejahatan dengan DID agar penegakan hukum dapat berjalan adil dan proporsional.Penelitian menegaskan pentingnya analisis pertanggungjawaban hukum bagi pelaku kejahatan dengan DID agar penegakan hukum dapat berjalan adil dan proporsional.
ISKIISKI Abstrak - Penelitian ini menganalisis praktik komunikasi deliberatif dalam konflik lahan perkotaan, dengan fokus pada bagaimana masyarakat membangun danAbstrak - Penelitian ini menganalisis praktik komunikasi deliberatif dalam konflik lahan perkotaan, dengan fokus pada bagaimana masyarakat membangun dan
APPIHIAPPIHI Ketimpangan agraria dan hambatan birokrasi yang kompleks menghalangi percepatan reforma agraria, sementara Non‑Governmental Intermediary (NGI) berperanKetimpangan agraria dan hambatan birokrasi yang kompleks menghalangi percepatan reforma agraria, sementara Non‑Governmental Intermediary (NGI) berperan
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menegaskan bahwa praktik jual beli tanah di bawah tangan di Kecamatan Gunung Raya masih menjadi pilihan utama masyarakat karena pertimbanganPenelitian ini menegaskan bahwa praktik jual beli tanah di bawah tangan di Kecamatan Gunung Raya masih menjadi pilihan utama masyarakat karena pertimbangan
UKIMUKIM Masyarakat Batak memandang tanah memiliki makna spiritual dan budaya yang tinggi, dan penelitian ini berfokus pada masyarakat Toba Batak, yang narasi budayanyaMasyarakat Batak memandang tanah memiliki makna spiritual dan budaya yang tinggi, dan penelitian ini berfokus pada masyarakat Toba Batak, yang narasi budayanya
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA 62 Tahun 2023 Tentang Percepatan Reforma Agraria hasil penyempurnaan dari Perpres No. 86 Tahun 2018 Tentang Reforma Agraria sehingga pada tahapan lanjut62 Tahun 2023 Tentang Percepatan Reforma Agraria hasil penyempurnaan dari Perpres No. 86 Tahun 2018 Tentang Reforma Agraria sehingga pada tahapan lanjut
STPNSTPN Perbedaan interpretasi reforma agraria menjadi pemicu konflik. Interpretasi pemerintah berbeda dengan interpretasi masyarakat yang menganggap reforma agrariaPerbedaan interpretasi reforma agraria menjadi pemicu konflik. Interpretasi pemerintah berbeda dengan interpretasi masyarakat yang menganggap reforma agraria
UMMUMM Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tanah, semakin pula timbul masalah hukum dalam pengadaan tanah. Salah satunya adalah sengketaNamun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tanah, semakin pula timbul masalah hukum dalam pengadaan tanah. Salah satunya adalah sengketa
Useful /
PRIMAKARAPRIMAKARA The findings indicate that the developed system enhances the efficiency of housing searches and facilitates the online booking process. With a structuredThe findings indicate that the developed system enhances the efficiency of housing searches and facilitates the online booking process. With a structured
UNPARUNPAR Namun, transformasi historis struktur negara Tiongkok, ditambah dengan perilaku yang tidak koheren dan terfragmentasi di antara agen-agennya, telah menyebabkanNamun, transformasi historis struktur negara Tiongkok, ditambah dengan perilaku yang tidak koheren dan terfragmentasi di antara agen-agennya, telah menyebabkan
UNPARUNPAR Keputusan Kongres lebih dominan dibentuk oleh posisi ideologis legislator dan kepentingan ekonomi konstituen, terutama kerentanan terhadap kompetisi impor.Keputusan Kongres lebih dominan dibentuk oleh posisi ideologis legislator dan kepentingan ekonomi konstituen, terutama kerentanan terhadap kompetisi impor.
UNEJUNEJ Dalam hal ini, Proses Bali memberi kesempatan untuk mengembangkan penggunaan teknologi dan berbagi data biometrik dalam manajemen migrasi dan perbatasan.Dalam hal ini, Proses Bali memberi kesempatan untuk mengembangkan penggunaan teknologi dan berbagi data biometrik dalam manajemen migrasi dan perbatasan.