STPNSTPN
BHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanBHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanPemerintah telah menangani ketimpangan kepemilikan perkebunan kelapa sawit melalui model kemitraan Nucleus Estate Smallholder Plantation (PIR‑BUN) dengan skema inti‑plasma sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1986, bertujuan mencapai reformasi agraria. Namun, dalam praktiknya skema inti‑plasma menimbulkan konflik lahan dan permasalahan, salah satunya terjadi di Desa Teluk Bakung, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menganalisis data sekunder literatur dan data primer Putusan Mahkamah Agung No. 3661 K/PDT/2019 mengenai wanprestasi PT PALM dalam pembagian hasil pada lahan plasma. Temuan menunjukkan bahwa konflik lahan plasma disebabkan oleh perbedaan interpretasi ketentuan 20 % untuk pengembangan perkebunan masyarakat, kelemahan dukungan institusional dan proses program PIR‑BUN, serta kurangnya transparansi dari perusahaan inti. Konflik tersebut berdampak negatif pada aspek sosial‑ekonomi petani plasma di Teluk Bakung dan menghambat upaya reformasi agraria.
Skema PIR‑BUN yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perkebunan kelapa sawit ternyata dalam praktiknya menimbulkan konflik agraria yang merugikan petani plasma, terutama akibat ketidaksesuaian interpretasi ketentuan 20 % lahan untuk perkebunan masyarakat serta kelemahan proses dan institusi pelaksana. 3661 K/PDT/2019 mengungkap bahwa PT PALM sebagai pemegang IUP tidak transparan dan lalai dalam kewajiban pengembangan lahan plasma, sehingga mengakibatkan kehilangan hak atas tanah, berkurangnya pendapatan, dan peningkatan kemiskinan bagi petani.Oleh karena itu, diperlukan kerangka regulasi preventif yang menyatukan kebijakan sektoral serta pendekatan komprehensif dan integratif untuk menegakkan keadilan agraria dan mewujudkan reformasi agraria yang berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara perbandingan kerangka hukum yang mengatur lahan plasma pada kementerian pertanian, agraria, dan ATR/BPN serta dampaknya terhadap keadilan agraria, untuk mengidentifikasi celah‑celah regulasi yang memperparah konflik. Selanjutnya, studi empiris berbasis survei dan wawancara mendalam dapat menilai perubahan kesejahteraan ekonomi dan sosial petani plasma setelah penerapan PIR‑BUN, sehingga memberikan data kuantitatif dan kualitatif mengenai efektivitas program dalam meningkatkan pendapatan dan mengurangi kemiskinan. Terakhir, pengembangan model tata kelola partisipatif antara perusahaan inti, pemerintah daerah, dan komunitas plasma dapat diuji coba dalam pilot project di beberapa desa, dengan tujuan mengevaluasi bagaimana mekanisme pengambilan keputusan bersama, transparansi profit‑sharing, dan pelibatan masyarakat dapat memperkuat implementasi reformasi agraria secara berkelanjutan.
| File size | 390.75 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STTSSTTS Studi ini mengusulkan sistem evaluasi kode berbasis web otomatis yang memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memberikan umpan balik segera dan objektif.Studi ini mengusulkan sistem evaluasi kode berbasis web otomatis yang memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memberikan umpan balik segera dan objektif.
RCRSRCRS Mafia tanah memperlakukan tanah sebagai komoditas absolut yang bisa dimanipulasi melalui sertifikat palsu, kolusi dengan aparat, atau penggusuran paksa.Mafia tanah memperlakukan tanah sebagai komoditas absolut yang bisa dimanipulasi melalui sertifikat palsu, kolusi dengan aparat, atau penggusuran paksa.
LIMM PUBLIMM PUB Gaya kepemimpinan pengepul kelapa sawit memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota petani. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikanGaya kepemimpinan pengepul kelapa sawit memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota petani. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan
STPNSTPN Implementasi redistribusi tanah oleh pemerintah juga gagal mengatasi masalah ketimpangan kepemilikan tanah. Versi redistribusi tanah pemerintah tidak hanyaImplementasi redistribusi tanah oleh pemerintah juga gagal mengatasi masalah ketimpangan kepemilikan tanah. Versi redistribusi tanah pemerintah tidak hanya
STKIP JBSTKIP JB Dengan media pembaca layar ini diharapkan mampu memberikan harapan terhadap perguruan tinggi untuk membantu para mahasiswa yang memiliki keterbatasan sehinggaDengan media pembaca layar ini diharapkan mampu memberikan harapan terhadap perguruan tinggi untuk membantu para mahasiswa yang memiliki keterbatasan sehingga
STKIP JBSTKIP JB Proses pemerolehan bahasa pada setiap anak akan berjalan dengan berbeda. Banyak hal yang menjadi latar belakangnya, salah satunya adalah adanya faktorProses pemerolehan bahasa pada setiap anak akan berjalan dengan berbeda. Banyak hal yang menjadi latar belakangnya, salah satunya adalah adanya faktor
STKIP JBSTKIP JB Teori yang digunakan adalah teori sastra lisan pertimbangan bahwa mantra berkembang dalam masa kebudayaan tradisional dalam kepercayaan animisme dan dinamismeTeori yang digunakan adalah teori sastra lisan pertimbangan bahwa mantra berkembang dalam masa kebudayaan tradisional dalam kepercayaan animisme dan dinamisme
STKIP JBSTKIP JB Pantun berfungsi sebagai alat pemelihara bahasa dan media mengasah kreativitas berpikir asosiatif melalui permainan kata-kata. Budaya berpantun bagi masyarakatPantun berfungsi sebagai alat pemelihara bahasa dan media mengasah kreativitas berpikir asosiatif melalui permainan kata-kata. Budaya berpantun bagi masyarakat
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Implementasi selama tiga hari tidak mengalami hambatan dan menghasilkan perbaikan signifikan, terlihat dari berkurangnya kemerahan, peningkatan suhu danImplementasi selama tiga hari tidak mengalami hambatan dan menghasilkan perbaikan signifikan, terlihat dari berkurangnya kemerahan, peningkatan suhu dan
LIMM PUBLIMM PUB Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan analisisSampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan analisis
LIMM PUBLIMM PUB Penelitian ini menunjukkan bahwa perjalanan wirausaha subjek dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, terutama peran orang tua yang juga wirausaha. Nilai-nilaiPenelitian ini menunjukkan bahwa perjalanan wirausaha subjek dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, terutama peran orang tua yang juga wirausaha. Nilai-nilai
STPNSTPN Sebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) danSebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) dan