BINAMANDIRIBINAMANDIRI
Jurnal Manajemen Bisnis dan KeuanganJurnal Manajemen Bisnis dan KeuanganTujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam mengenai bagaimana persepsi konsumen tentang kepercayaan (trust), kemudahan penggunaan (ease of use) platform Tokopedia, serta harga (price) produk dapat memengaruhi minat mereka untuk berbelanja kembali di platform tersebut. Fokus utama dari studi ini adalah masyarakat Kota Padang yang sebelumnya telah melakukan pembelian di Tokopedia. Sebanyak 150 responden dilibatkan sebagai sampel dalam penelitian ini, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam analisis data, penulis menerapkan metode regresi linier berganda. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) tingkat kepercayaan (trust) memiliki dampak positif dan signifikan terhadap niat konsumen untuk melakukan pembelian ulang (repurchase intention); 2) tingkat kemudahan (ease of use) dalam penggunaan platform Tokopedia juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap minat pembeli untuk melakukan transaksi berulang (repurchase intention); dan 3) harga (price) memainkan peranan penting serta signifikan dalam memengaruhi keinginan konsumen untuk berbelanja kembali (repurchase intention).
Penelitian ini menemukan bahwa kepercayaan (trust) konsumen memiliki dampak positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang di Tokopedia, menunjukkan bahwa rasa aman dan keyakinan terhadap platform krusial untuk loyalitas jangka panjang.Selain itu, kemudahan penggunaan (ease of use) aplikasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, mendorong transaksi berulang karena pengalaman berbelanja yang nyaman dan efisien.Harga (price) pun menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, di mana persepsi harga yang terjangkau, adil, dan kompetitif menjadi faktor penting dalam mempertahankan loyalitas serta minat konsumen untuk kembali berbelanja di tengah persaingan e-commerce yang ketat.
Mengingat bahwa studi ini baru menjelaskan 46,6% dari variasi niat pembelian ulang, penelitian di masa mendatang dapat memperluas cakupan variabel independen dengan mengintegrasikan faktor-faktor lain yang relevan. Misalnya, bagaimana kepuasan pelanggan secara menyeluruh, loyalitas merek yang terbentuk, atau bahkan pengaruh ulasan konsumen (electronic word of mouth) serta promosi yang ditawarkan platform, secara signifikan memengaruhi keputusan konsumen untuk kembali berbelanja? Penelitian ini dapat menguji apakah faktor-faktor tersebut memiliki peran mediasi atau moderasi dalam hubungan antara kepercayaan, kemudahan penggunaan, dan harga terhadap niat beli ulang, sehingga memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kompleksitas perilaku konsumen di ekosistem e-commerce. Selain itu, karena penelitian ini terfokus pada konsumen Tokopedia di Kota Padang, studi lanjutan bisa melakukan perbandingan lintas platform atau lintas wilayah geografis. Misalnya, apakah ada perbedaan signifikan dalam pengaruh kepercayaan, kemudahan penggunaan, dan harga terhadap niat beli ulang antara konsumen Tokopedia dan kompetitor utamanya seperti Shopee atau Lazada? Atau, bagaimana perbedaan budaya dan sosio-ekonomi antar kota atau wilayah di Indonesia memengaruhi persepsi konsumen terhadap variabel-variabel tersebut dan dampaknya pada niat beli ulang? Studi komparatif semacam ini dapat memberikan wawasan strategis bagi Tokopedia dan platform lain dalam menyesuaikan pendekatan pemasaran mereka. Terakhir, untuk memahami secara lebih mendalam aspek emosional dan psikologis yang turut memengaruhi keputusan pembelian ulang – yang belum sepenuhnya terungkap dalam pendekatan kuantitatif – penelitian berikutnya dapat mempertimbangkan metode kualitatif. Pendekatan ini, melalui wawancara mendalam atau focus group discussion, bisa menggali narasi, perasaan, dan pengalaman subjektif konsumen. Bagaimana pengalaman berbelanja di Tokopedia memicu respons emosional yang kuat, dan bagaimana emosi ini kemudian membentuk tingkat kepercayaan jangka panjang atau persepsi kemudahan penggunaan yang lebih dalam, hingga pada akhirnya mendorong atau menghambat niat beli ulang mereka? Wawasan dari studi kualitatif akan melengkapi temuan kuantitatif, memberikan perspektif holistik tentang motif tersembunyi di balik perilaku konsumen.
| File size | 321.65 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEMULIA SINGKAWANGSTIEMULIA SINGKAWANG Kebijakan promosi dilaksanakan melalui papan nama. Layanan karyawan toko yang baik dan ramah dalam melayani konsumen. Kebijakan bukti fisik berupa kondisiKebijakan promosi dilaksanakan melalui papan nama. Layanan karyawan toko yang baik dan ramah dalam melayani konsumen. Kebijakan bukti fisik berupa kondisi
PLJPLJ Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada 20 responden. Data yang diperolehMetode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada 20 responden. Data yang diperoleh
UNRIKAUNRIKA Nilai slump meningkat seiring bertambahnya dosis, pada variasi beton dengan dosis aditif 0,20% diperoleh nilai slump 160 mm, dan untuk dosis 0,25% diperolehNilai slump meningkat seiring bertambahnya dosis, pada variasi beton dengan dosis aditif 0,20% diperoleh nilai slump 160 mm, dan untuk dosis 0,25% diperoleh
UNRIKAUNRIKA Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, danTeknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan
UNRIKAUNRIKA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi konsumen ketika membeli produk Fashion di Facebook dan Instagram. Jenis penelitian yang digunakanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi konsumen ketika membeli produk Fashion di Facebook dan Instagram. Jenis penelitian yang digunakan
UNRIKAUNRIKA 1) Budaya organisasi terhadap kinerja manajerial berpengaruh signifikan. Artinya Budaya organiasi yang kuat secara langsung berkaitan dengan kinerja manajerial1) Budaya organisasi terhadap kinerja manajerial berpengaruh signifikan. Artinya Budaya organiasi yang kuat secara langsung berkaitan dengan kinerja manajerial
UNRIKAUNRIKA Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dianalisis dengan SPSS 22, dan menggunakan analisis deskriptif serta regresi linier berganda. Berdasarkan uji t,Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dianalisis dengan SPSS 22, dan menggunakan analisis deskriptif serta regresi linier berganda. Berdasarkan uji t,
UNRIKAUNRIKA Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, untuk menguji dan menganalisis pengaruh komunikasiPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, untuk menguji dan menganalisis pengaruh komunikasi
Useful /
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Temuan ini menegaskan bahwa untuk mengembangkan kebiasaan menabung yang sehat, mahasiswa perlu memiliki pemahaman keuangan yang baik, lingkungan pertemananTemuan ini menegaskan bahwa untuk mengembangkan kebiasaan menabung yang sehat, mahasiswa perlu memiliki pemahaman keuangan yang baik, lingkungan pertemanan
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Selama dasawarsa terakhir, frekuensi dan jumlah kejadian bencana alam cenderung meningkat. Kejadian bencana dapat mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat,Selama dasawarsa terakhir, frekuensi dan jumlah kejadian bencana alam cenderung meningkat. Kejadian bencana dapat mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat,
UMSJUMSJ Penelitian menunjukkan bahwa asimetri informasi, pergantian CEO, dan beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sementaraPenelitian menunjukkan bahwa asimetri informasi, pergantian CEO, dan beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sementara
UMSJUMSJ Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari konflik fungsional elit desa terhadap produktivitas kerja aparat desa di DesaHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari konflik fungsional elit desa terhadap produktivitas kerja aparat desa di Desa