UNDIKMAUNDIKMA

Lensa: Jurnal Kependidikan FisikaLensa: Jurnal Kependidikan Fisika

Media memegang peranan penting dalam proses pembelajaran yang nantinya akan memberi pengaruh pada pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik. Diharapkan dengan pengembangan media animasi berbasis Macromedia Flash yang mengandung fitur musik dan gambar dapat memberikan suasana belajar yang berbeda dari biasanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media animasi alat optik berbasis Macromedia Flash pada mata pelajaran Fisika Alat Optik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R & D). Hasil penelitian menunjukkan pengembangan media animasi berbasis Macromedia Flash sangat dibutuhkan kreativitas sehingga media yang dihasilkan menarik. Isi materi dalam media berdasarkan penilaian dari tiga ahli menyatakan isi media animasi alat optik sudah sangat baik dan layak digunakan.

Pengembangan media animasi berbasis Macromedia Flash membutuhkan kreativitas agar hasil media menjadi menarik bagi siswa.Penilaian dari tiga ahli menunjukkan bahwa isi materi media animasi alat optik sudah sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran.Media ini efektif dalam membantu pemahaman konsep fisika yang bersifat abstrak.

Pertama, perlu dikaji bagaimana penerapan media animasi berbasis Macromedia Flash dalam model pembelajaran hybrid, yaitu kombinasi antara pembelajaran daring dan luring, untuk mengetahui efektivitasnya dalam berbagai konteks sekolah. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh integrasi elemen interaktif seperti kuis langsung dan umpan balik otomatis dalam media animasi terhadap peningkatan motivasi belajar dan hasil kognitif siswa. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi kemungkinan pengembangan versi mobile dari media ini agar dapat diakses secara offline dan melalui perangkat smartphone, sehingga memudahkan siswa belajar di luar kelas dan meningkatkan keterjangkauan media bagi sekolah dengan fasilitas terbatas. Penelitian lanjutan juga dapat menguji dampak jangka panjang penggunaan media ini terhadap retensi konsep fisika dan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, penelitian bisa menguji perbandingan efektivitas media animasi ini dengan media berbasis video atau simulasi 3D. Dengan menggabungkan fitur kolaboratif, media ini juga bisa dikembangkan sebagai platform pembelajaran kooperatif berbasis teknologi. Dengan demikian, tidak hanya kualitas media yang ditingkatkan, tetapi juga model pembelajarannya. Integrasi pendekatan saintifik secara eksplisit dalam alur media juga layak dievaluasi dalam penelitian berikutnya. Studi lebih lanjut juga dapat melibatkan guru sebagai pengembang media untuk melihat efektivitas co-creation dalam konteks lokal. Semua pengembangan ini harus tetap mempertimbangkan keterbatasan infrastruktur teknologi di sebagian besar sekolah di Indonesia.

Read online
File size353.25 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test