UNIPASUNIPAS
LocusLocusDinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati Klungkung Nomor 35 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Perangkat Daerah, memiliki tugas pokok melaksanakan urusan rumah tangga daerah di bidang Teknologi Informasi (TI). Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh pengawasan terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, (2) untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, (3) untuk mengetahui pengaruh disiplin terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, (4) untuk mengetahui variabel mana yang lebih dominan memengaruhi kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, dan (5) untuk mengetahui pengaruh pengawasan, motivasi, dan disiplin secara bersama-sama terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan populasi seluruh pegawai negeri sipil Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung yang dijadikan responden, yaitu 31 orang. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil sebesar 0,384 atau 38,4%. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil sebesar 0,365 atau 36,5%. Disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai negeri sipil sebesar 0,342 atau 34,2%. Pengawasan, motivasi, dan disiplin secara bersama-sama menjelaskan variabel kinerja pegawai negeri sipil sebesar 71,8%, sedangkan 28,2% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam studi ini atau model penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan, motivasi, dan disiplin memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung.Pengawasan merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja, diikuti oleh motivasi dan disiplin.Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 71,8% variasi kinerja pegawai, menunjukkan peran krusialnya dalam peningkatan kinerja.
Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi bahwa pengawasan, motivasi, dan disiplin sangat berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung. Namun, masih ada sekitar 28,2% faktor lain yang memengaruhi kinerja dan belum terungkap dalam studi ini. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengidentifikasian variabel-variabel eksternal dan internal yang belum diteliti, seperti budaya organisasi, gaya kepemimpinan atasan, dukungan rekan kerja, atau tingkat beban kerja, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor penentu kinerja. Selain itu, mengingat penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, akan sangat bermanfaat jika dilakukan studi kualitatif atau campuran (mixed-methods) untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman pegawai mengenai bagaimana pengawasan, motivasi, dan disiplin secara konkret memengaruhi produktivitas mereka sehari-hari, serta hambatan apa saja yang mungkin mereka hadapi dalam menjalankan tugas. Pendekatan ini dapat mengungkap nuansa yang tidak tertangkap oleh data angka. Selanjutnya, untuk melihat keberlanjutan dampak atau memvalidasi temuan, studi komparatif dengan dinas lain di lingkungan pemerintahan yang serupa, atau studi longitudinal yang mengamati perubahan kinerja pegawai setelah implementasi program peningkatan pengawasan atau motivasi, bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Studi ini akan membantu memahami apakah temuan saat ini bersifat spesifik lokasi atau dapat digeneralisasikan, serta mengukur efektivitas intervensi jangka panjang.
| File size | 636.08 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Furthermore, the lack of economic incentives and a supportive organizational culture diminishes the drive for continuous self-development, preventing theFurthermore, the lack of economic incentives and a supportive organizational culture diminishes the drive for continuous self-development, preventing the
DAARULHUDADAARULHUDA Pencegahan melalui pembinaan integritas, pendidikan antikorupsi, penguatan pengawasan internal, penegakan disiplin, serta reformasi birokrasi yang transparanPencegahan melalui pembinaan integritas, pendidikan antikorupsi, penguatan pengawasan internal, penegakan disiplin, serta reformasi birokrasi yang transparan
IBLAMIBLAM Berdasarkan prinsip sinkronisasi hukum vertikal dan asas lex superiori derogat legi inferiori, ketentuan tersebut harus dikesampingkan tidak berlaku danBerdasarkan prinsip sinkronisasi hukum vertikal dan asas lex superiori derogat legi inferiori, ketentuan tersebut harus dikesampingkan tidak berlaku dan
STIALANSTIALAN Artikel yang dipublikasikan mencakup berbagai topik seperti pengambilan keputusan, motivasi kerja, etika jabatan fungsional, manajemen talenta, e-government,Artikel yang dipublikasikan mencakup berbagai topik seperti pengambilan keputusan, motivasi kerja, etika jabatan fungsional, manajemen talenta, e-government,
MEJAILMIAHMEJAILMIAH 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017, serta bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penetapan batas usia memiliki5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017, serta bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penetapan batas usia memiliki
UNIMAUNIMA Hasil analisis menunjukkan bahwa kecintaan terhadap uang, sifat machiavellian, dan jabatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecuranganHasil analisis menunjukkan bahwa kecintaan terhadap uang, sifat machiavellian, dan jabatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan
UINMADURAUINMADURA Mamasa secara keseluruhan sudak cukup memenuhi dari indikator-indikator serta fungsi kepemimpinan berdampak pada etos kerja pegawai yaitu menjadi lebihMamasa secara keseluruhan sudak cukup memenuhi dari indikator-indikator serta fungsi kepemimpinan berdampak pada etos kerja pegawai yaitu menjadi lebih
UNTAG SMDUNTAG SMD Sampel penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh 100 orang koresponden yang berasal dari sekretariat kabupaten Kutai Timur. Data menggunakanSampel penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh 100 orang koresponden yang berasal dari sekretariat kabupaten Kutai Timur. Data menggunakan
Useful /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Strategi yang telah dijalankan meliputi penuntutan profesional, pendampingan hukum dan psikologis, pengajuan restitusi, pelatihan khusus bagi jaksa, pengembanganStrategi yang telah dijalankan meliputi penuntutan profesional, pendampingan hukum dan psikologis, pengajuan restitusi, pelatihan khusus bagi jaksa, pengembangan
MEJAILMIAHMEJAILMIAH 07/2020, serta PP No. 56 Tahun 2018. Namun dalam implementasinya muncul berbagai sengketa akibat wanprestasi, lemahnya pengawasan, hingga perbedaan interpretasi07/2020, serta PP No. 56 Tahun 2018. Namun dalam implementasinya muncul berbagai sengketa akibat wanprestasi, lemahnya pengawasan, hingga perbedaan interpretasi
UNIPASUNIPAS Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan E-Government dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan E-GovernmentSecara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan E-Government dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan E-Government
UMPRUMPR Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor I: Perlakuan pemberian Pugam T (P) yang terdiriPercobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor I: Perlakuan pemberian Pugam T (P) yang terdiri