UNIMALUNIMAL

Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Deaerator berfungsi untuk menghilangkan gas-gas yang terkandung dalam air umpan yang akan dialirkan di dalam boiler. Gas-gas tersebut berupa gas O2 dan CO2 yang dapat menyebabkan korosi pada boiler apabila tidak dihilangkan. Pada proses deaerator, level merupakan variabel yang penting untuk dikendalikan agar dapat menjaga kestabilan proses sesuai dengan set point yang dikehendaki. Jika level air terlalu tinggi akan menyebabkan pemisahan oksigen kurang sempurna, hal ini membuat air masih banyak mengandung oksigen yang dapat menyebabkan korosi bagi boiler. Jika level air terlalu rendah dapat merusak komponen lain seperti pompa dan menghambat proses suplai air ke boiler. Oleh karena itu diperlukan pengendalian level menggunakan metode tuning PID Response Surface Methodology pada Deaerator untuk meminimalkan kerusakan pada perusahaan dengan cara memodelkan terlebih dahulu, kemudian melakukan uji optimasi dan uji set point. Untuk mendapatkan parameter tuning PID dilakukan uji central composite design (CCD) yang nantinya akan mendapatkan nilai Kc, τI, τD dari masing-masing controller. Dari nilai parameter tuning akan dilakukan uji Set point dan optimasi. Dari analisa optimasi yang telah dicoba terlihat perbandingan antara uji sebelum perubahan Set point (SP) dan setelah perubahan Setpoint (SP), atau naik turun (±) nya Set point. Respon time (t) terdapat pada uji penurunan set point -10%. Dengan kondisi awal 68% menjadi 58% dan nilai Optimasi = 1,0659 menit. Dan nilai max Overshoot (lonjakan) yang paling terendah terdapat pada uji set point -5% sebesar 3,1746%.

Penelitian berhasil memodelkan sistem pengendalian level pada deaerator 16-101-U menggunakan perangkat lunak Aspen HYSYS 8.Parameter tuning optimal diperoleh melalui Response Surface Methodology, yaitu Kc = 2, Ti = 1,5, dan Td = 0,5.Uji set point menunjukkan respons waktu tercepat (1,0659 menit) pada penurunan 10% dan overshoot terendah (3,1746%) pada penurunan 5%.

Pertama, perlu dikaji bagaimana pengaruh variasi suhu dan komposisi air umpan terhadap kinerja kontrol level PID pada deaerator, karena kondisi proses yang berubah dapat memengaruhi stabilitas sistem dan respons kontrol. Kedua, penting untuk mengevaluasi penerapan strategi kontrol PID adaptif yang bisa menyesuaikan parameter tuning secara otomatis saat terjadi gangguan proses, sehingga sistem tetap stabil meskipun ada perubahan kondisi operasi. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara metode Response Surface Methodology dan metode tuning lain seperti Ziegler-Nichols atau metode SIMC untuk mengetahui efisiensi dan keakuratan masing-masing metode dalam konteks deaerator industri, sehingga dapat direkomendasikan pendekatan terbaik secara lebih meyakinkan.

Read online
File size1.16 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test