UNISBAUNISBA
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan MatematikaMatematika: Jurnal Teori dan Terapan MatematikaKomunikasi matematis, sebagai bagian dari daya matematis, merupakan suatu kemampuan yang mesti dipelajari dan dikuasai oleh siswa dalam mempelajari materi-materi Matematika. Tumbuh kembangnya komunikasi matematis siswa sangat dipengaruhi oleh partisipasi aktif siswa secara kolaboratif dalam proses pembelajaran Matematika. Lesson study sebagai pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student center) memberikan ruang yang cukup bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematisnya. Diskusi kelompok dan kelas dapat menjadi wahana bagi siswa untuk melakukan peer collaboration dalam mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan menguasai materi Matematika. Artikel ini mendiskusikan tentang konstruksi kemampuan komunikasi matematis siswa melalui lesson study.
Komunikasi matematis merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa dalam mempelajari materi-materi matematika.Penguasaan akan kemampuan ini bisa dicapai melalui partisipasi aktif siswa secara kolaboratif selama proses pembelajaran dilakukan.Lesson Study menjadi bagian pembelajaran yang dapat menumbuhkembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa.Lesson plan yang dikembangkan oleh guru secara kolaboratif, memberikan penguasaan dan penguatan subject matter dan didaktis pedagogis bagi guru.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran lain selain lesson study terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dengan fokus pada jenis-jenis tugas yang paling efektif dalam memicu interaksi dan diskusi antar siswa. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris dampak lesson study terhadap motivasi belajar matematika siswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya belajar dan tingkat pemahaman awal siswa. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana guru dapat mengembangkan lesson plan yang lebih responsif terhadap kebutuhan belajar siswa yang beragam, termasuk siswa dengan kebutuhan khusus, sehingga pembelajaran menjadi lebih inklusif dan bermakna bagi semua siswa.
| File size | 209.42 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMUNIM Hasil menunjukkan bahwa rendahnya minat dan motivasi belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, termasuk persepsi negatif terhadapHasil menunjukkan bahwa rendahnya minat dan motivasi belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, termasuk persepsi negatif terhadap
UNIVAUNIVA Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan matematika realistik dapat menghubungkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, khususnyaKegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan matematika realistik dapat menghubungkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata, khususnya
UNKRISWINAUNKRISWINA Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keanekaragaman jenis mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, Desa Matawai Atu, Kabupaten Sumba TimurTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keanekaragaman jenis mangrove di pesisir Pantai Kandangu Buku, Desa Matawai Atu, Kabupaten Sumba Timur
UNKRISWINAUNKRISWINA Metode yang digunakan adalah metode transek kuadrat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Di Pantai Warambadi KabupatenMetode yang digunakan adalah metode transek kuadrat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Di Pantai Warambadi Kabupaten
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA (dua arah) 0,02, sehingga hipotesis alternatif diterima, mengindikasikan pengaruh signifikan media pembelajaran interaktif terhadap pemahaman konsep matematika(dua arah) 0,02, sehingga hipotesis alternatif diterima, mengindikasikan pengaruh signifikan media pembelajaran interaktif terhadap pemahaman konsep matematika
FIP UNGFIP UNG Penerapan pendekatan ini dimungkinkan karena pelajar dapat lebih aktif mengkonstruksi konsep melalui tahapan observasi, bertanya, mengklasifikasikan, mengukur,Penerapan pendekatan ini dimungkinkan karena pelajar dapat lebih aktif mengkonstruksi konsep melalui tahapan observasi, bertanya, mengklasifikasikan, mengukur,
UMPRIUMPRI Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 20 artikel jurnal nasional dan internasional terakreditasi yang diperoleh dari Google Schoolar, ResearchArtikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 20 artikel jurnal nasional dan internasional terakreditasi yang diperoleh dari Google Schoolar, Research
EKASAKTIEKASAKTI 7 SMP Negeri 18 Padang, penerapan metode demonstrasi pada siklus I menunjukkan pemahaman siswa yang masih kurang dan nilai rata-rata hasil belajar yang7 SMP Negeri 18 Padang, penerapan metode demonstrasi pada siklus I menunjukkan pemahaman siswa yang masih kurang dan nilai rata-rata hasil belajar yang
Useful /
UNIMUNIM Model logistik mempertimbangkan batas daya dukung lingkungan, model hiperbolik mempertimbangkan pola pertumbuhan yang dipercepat, dan model eksponensialModel logistik mempertimbangkan batas daya dukung lingkungan, model hiperbolik mempertimbangkan pola pertumbuhan yang dipercepat, dan model eksponensial
STIATA BALONGSTIATA BALONG Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara,Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara,
STIATA BALONGSTIATA BALONG Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling jenuh yaitu teknik pengambilan sama dengan jumlah populasi. Teknik analisis data menggunakan ProgramTeknik sampel yang digunakan adalah total sampling jenuh yaitu teknik pengambilan sama dengan jumlah populasi. Teknik analisis data menggunakan Program
UNISBAUNISBA Melalui simulasi ini diharapkan dapat dilakukan pemilihan durasi waktu yang tepat sehingga diperoleh keseimbangan panjang antrian di setiap jalur di persimpangan.Melalui simulasi ini diharapkan dapat dilakukan pemilihan durasi waktu yang tepat sehingga diperoleh keseimbangan panjang antrian di setiap jalur di persimpangan.