UNISBAUNISBA

Matematika: Jurnal Teori dan Terapan MatematikaMatematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika

Kepadatan lalu lintas seringkali terjadi dipersimpangan jalan raya, khususnya persimpangan dengan lampu lalu lintas. Durasi waktu lampu lalu lintas, yaitu lampu merah dan hijau, apabila dilakukan pengaturan secara tepat sesuai dengan kepadatan lalu lintas dapat mengurangi kepadatan. Beberapa masalah yang terjadi pada persimpangan lalu lintas adalah jalan raya adalah tidak terjadinya keseimbangan panjang antrian pada setiap jalur. Pada artikel ini, kami mengusulkan sebuah modul simulasi yang dapat digunakan untuk mensimulasikan persimpangan dengan lampu lalu lintas menggunakan aplikasi MATLAB SimEvents. Modul yang diusulkan adalah berupa modul gateway dimana entitas tidak mengalir selama durasi waktu tertentu yang diatur melalui coding program. Melalui simulasi ini diharapkan dapat dilakukan pemilihan durasi waktu yang tepat sehingga diperoleh keseimbangan panjang antrian di setiap jalur di persimpangan.

Modul Gateway adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mensimulasikan persimpangan jalan raya dengan lampu lalu lintas.Melalui modul ini diharapkan dapat diperoleh waktu yang tepat untuk durasi lampu merah dan lampu hijau sedemikian sehingga diperoleh keseimbangan antrian kendaraan di setiap jalur.Saran untuk penelitian lebih lanjut adalah dengan membangun modul sesuai dengan jumlah persimpangan dan dilakukan simulasi berdasarkan pada real data di jalan raya.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, modul gateway dapat diintegrasikan dengan data lalu lintas real-time dari sensor atau kamera CCTV untuk menghasilkan pengaturan lampu lalu lintas yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma optimasi yang lebih canggih untuk menentukan durasi waktu lampu merah dan hijau secara optimal, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kepadatan lalu lintas, volume kendaraan, dan prioritas kendaraan tertentu (misalnya, kendaraan darurat). Ketiga, simulasi dapat diperluas untuk mencakup berbagai jenis persimpangan yang lebih kompleks, seperti persimpangan dengan putaran atau persimpangan dengan jalur khusus, serta mempertimbangkan interaksi antara berbagai moda transportasi (misalnya, kendaraan bermotor, pejalan kaki, dan sepeda).

Read online
File size528.81 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test