UNISBAUNISBA

Matematika: Jurnal Teori dan Terapan MatematikaMatematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika

Travelling Salesman Problem (TSP) adalah masalah di mana seorang penjual harus mengunjungi semuakota dengan hanya mengunjungi tiap kota sekali dan harus kembali ke kota asal. Permasalahan utama di sini adalah mencari rute terpendek dengan biaya minimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian masalah TSP dengan menggunakan algoritma Hill Climbing baik Simple Hill Climbing (SHC) maupun Steepest-Ascent Hill Climbing (SAHC). Berdasarkan hasil kajian teori yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa algoritma Hill Climbing dapat digunakan untuk menyelesaikan TSP. Algoritma Hill Climbing dalam menyelesaikan masalah TSP antara lain menentukan initial state, melakukan pengujian panjang lintasan, melakukan kombinasi pertukaran dua kota, dan melakukan pengujian terhadap nilai heuristiknya. Penyelesaian masalah TSP dengan algoritma Hill Climbing masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Dalam menyelesaikan masalah TSP, SHC memilih keadaan yang lebih baik tanpa melakukan pengujian kombinasi pertukaran kota pada iterasi yang sama. Sedangkan SAHC membandingkan keadaan yang lebih baik sebelum memilih keadaan tersebut sebagai new state. Untuk memudahkan proses komputasi saat menyelesaikan TSP, dibuatlah program menggunakan MATLAB yang dapat memberikan solusi berupa rute perjalanan dalam bentuk diagram.

Dari pembahasan mengenai penyelesaian TSP menggunakan algoritma Hill Climbing, dapat disimpulkan bahwa algoritma ini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah TSP.SHC dan SAHC memiliki dasar yang sama yaitu kombinasi penukaran dua kota, tetapi dalam penerapannya berbeda.SHC menekankan pada iterasi dari kiri ke kanan dan berhenti ketika menemukan rute yang lebih baik, sedangkan SAHC membandingkan nilai heuristik seluruh lintasan dan memilih yang terkecil untuk dijadikan new state.SAHC lebih efektif dalam menyelesaikan TSP namun membutuhkan waktu lebih lama.

Untuk penelitian lanjut, dapat dilakukan studi dengan kombinasi algoritma Hill Climbing dengan algoritma lainnya, seperti genetika atau ant colony, untuk melihat apakah kinerja algoritma meningkat. Selain itu, penelitian juga dapat memfokuskan pada variasi ukuran masalah TSP, seperti jumlah kota yang besar atau variasi jumlah rute yang kompleks, untuk mengevaluasi kerangka kerja algoritma ini lebih lanjut. Penelitian juga dapat menyertakan variasi waktu pemrosesan, dari anak komputasi hingga super komputasi, untuk melihat dampaknya pada kinerja algoritma. Hal ini dapat membantu dalam mendukung keputusan manajerial di bidang logistik dan pengiriman barang, serta membuka lebih banyak kemungkinan aplikasi praktis dari algoritma Hill Climbing.

Read online
File size426.82 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test