UNISBAUNISBA

Matematika: Jurnal Teori dan Terapan MatematikaMatematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika

Sistem informasi akademik merupakan sebuah sistem yang berfungsi untuk membantu layanan akademik, sistem akademik yang baik tentunya bisa memberikan pelayanan yang maksimal terhadap mahasiswanya. STKIP Garut merupakan salah satu perguruan tinggi yang sudah menggunakan sistem informasi akademik, namun terdapat beberapa permasalahannya seperti data tidak akurat dan perangkat lunak yang masih banyak bug. Oleh karena itu butuh sebuah model yang bisa meningkatkan kapabilitas IT sehingga bisa meningkatkan kinerja dari sistem informasi akademik. Model pengukuran COBIT 4.1 menggunakan metode Process Assessment Model merupakan salah satu model yang digunakan untuk meningkatkan kapabilitas proses IT, model ini mendukung penilaian kapabilitas kinerja tata kelola teknologi informasi dengan menyediakan indikator sebagai pedoman dalam interpretasi tujuan proses dan keluaran yang didefinisikan dalam COBIT 4.1 dan atribut proses yang didefinisikan dalam ISO/IEC 15504 dengan pengukuran kapabilitas didasarkan pada sembilan atribut proses, kesembilan atribut di atas terdapat dalam level-level kapabilitas proses dan harus dipenuhi untuk mencapai suatu level. Dari hasil penelitian ini didapatkan tingkat pencapaian kapabilitas proses pada sistem informasi akademik di STKIP Garut, kemudian memberikan rekomendasi untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi dan rekomendasi untuk meningkatkan level kapabilitas proses berdasarkan COBIT 4.1 menggunakan metode Process Assessment Model.

Dari hasil pengukuran pada sistem informasi akademik di STKIP GARUT yang dilakukan untuk level 1 sampai dengan level 5 pada dengan menggunakan COBIT 4.Level 1 memiliki ketercapaian sebesar 60% yang berarti skala ketercapaian diposisi Largely Achieved, Level 2 memiliki ketercapaian sebesar 59% yang berarti skala ketercapaian diposisi Largely Achieved, Level 3 memiliki ketercapaian sebesar 60% yang berarti skala ketercapaian diposisi Largely Achieved, Level 4 memiliki ketercapaian sebesar 61% yang berarti skala ketercapaian diposisi Largely Achieved, Level 5 memiliki ketercapaian sebesar 60% yang berarti skala ketercapaian diposisi Largely Achieved.Berdasarkan standar yang ada dalam COBIT 4.1 Process Assessment Model, tata kelola sistem informasi akademik di STKIP GARUT telah mencapai tingkat kapabilitas level 1.Karena pada sebuah proses dapat dinyatakan mencapai tingkatan kapabilitas tertentu apabila seluruh atribut yang ada pada tingkat tersebut memiliki rating “Fully Achieved atau “Largely Achieved, dengan seluruh atribut pada tingkat dibawahnya memiliki rating “Fully Achieved.Rekomendasi yang akan diberikan dibuat kedalam dua tahan.Tahap pertama didalamnya memberikan rekomendasi perbaikan untuk permasalahan yang sedang terjadi, sedangkan rekomendasi perbaikan untuk tahap kedua dibuat untuk meningkatkan level kapabilitas proses dari sistem informasi akademik.Peningkatan level ini bertujuan untuk memperbaiki kapabilitas proses lainnya, dengan adanya peningkatan kapabilitas proses diharapkan kinerja sistem informasi akademik akan lebih baik dan permasalahan yang kemungkinan muncul dimasa yang akan datang akan tertanggulangi dari sekarang.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat diberikan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem informasi akademik di STKIP Garut untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang masih ada dan belum teratasi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model pengukuran COBIT 4.1 dengan mempertimbangkan aspek-aspek spesifik dari sistem informasi akademik, seperti integrasi data dan proses bisnis. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi peningkatan kapabilitas proses IT yang lebih efektif dan efisien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti sumber daya, waktu, dan biaya.

Read online
File size195.23 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test