STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Media sosial merupakan produk teknologi yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Media sosial dapat memunculkan perubahan gaya hidup baru bagi penggunanya, seperti gaya hidup konsumtif dan hedonisme yang memiliki dampak baik dan buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan peran media sosial dalam perubahan gaya hidup remaja melalui perilaku hidup hedonisme yang ada di Desa Carangrejo. (2) untuk mendeskripsikan peran media sosial dalam perubahan gaya hidup konsumtif pada remaja yang ada di Desa Carangrejo dan untuk mendeskripsikan adanya dampak terjadinya perubahan gaya hidup remaja di Desa Carangrejo, yang diakibatkan media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) , terutama pada remaja yang masih berpendidikan tingkat SMA, memanfaatkan media sosial hanya sebagai kesenangan dan hiburan saja tanpa melihat dampak buruknya. (2) peran media sosial dalam perubahan gaya hidup hedonisme dan konsumtif pada remaja, cenderung boros dalam hal ekonomi karena, membeli sesuatu tanpa memikirkan harga dan manfaat, hanya untuk memnuhi hasrat saja., perilaku tersebut tidak bisa dipisahkan karena sama sama menggunakan media sosial hanya sebagai tempat kesenangan akan tetapi, ciri konsumtif ini lebih boros ekonomi, suka membeli barang yang tidak jelas, terkait dampak tersebut sudah ada solusi dari desa seperti sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial yang baik.

Dalam penggunaan media sosial juga membawa perubahan gaya hidup lain seperti konsumtif, gaya hidup ini tidak bisa dipisahkan dengan gaya hidup hedonisme.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program sosialisasi yang telah dilakukan oleh pemerintah desa dalam mengurangi dampak negatif media sosial terhadap remaja. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur perubahan perilaku remaja setelah mengikuti program sosialisasi. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh motivasi dan faktor-faktor yang mendorong remaja untuk terlibat dalam perilaku konsumtif dan hedonisme di media sosial. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis komunitas yang melibatkan remaja, orang tua, dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan mempromosikan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Intervensi ini dapat berupa lokakarya, pelatihan, atau kampanye sosial yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan dampak positif dan negatif media sosial.

  1. Engineering Genetically Encoded Nanosensors for Real-Time In Vivo Measurements of Citrate Concentrations... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0028245Engineering Genetically Encoded Nanosensors for Real Time In Vivo Measurements of Citrate Concentrations journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0028245
  2. Pengaruh Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Remaja | CICES (Cyberpreneurship Innovative and Creative Exact... ejournal.raharja.ac.id/index.php/cices/article/view/2105Pengaruh Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Remaja CICES Cyberpreneurship Innovative and Creative Exact ejournal raharja ac index php cices article view 2105
Read online
File size720.95 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test