STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inferensi yang digunakan dalam wacana tebak-tebakan akun TikTok @adureceh. Alasan peneliti memilih objek unggahan TikTok @adureceh karena unggahannya banyak memuat tebak-tebakan yang jawabannya menimbulkan kesalahpahaman dan kebingungan penyimak. Penelitian ini merupakan penelitian wacana yang fokus pada telaah inferensi. Inferensi ialah proses pemahaman maksud implisit penutur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebingungan atau kesalahpahaman yang dialami penyimak tebak-tebakan “Lawakan Bapak-Bapak Wasap pada video TikTok @adureceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari akun TikTok @adureceh yang berupa video tebak-tebakan. Data dianalisis secara interpretatif dengan teori inferensi prinsip penafsiran lokal dan analogi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi unggahan akun TikTok @adureceh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inferensi dalam wacana tebak-tebakan “Lawakan Bapak-Bapak Wasap memiliki ketidaktepatan. Sebagian wacana berpola penafsiran lokal dan juga berpola analogi.

Berdasarkan hasil pembahasan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa inferensi pada wacana tebak-tebakan “Lawakan Bapak-Bapak Wasap di akun TikTok @adureceh ditemukan 19 data inferensi.19 data inferensi tersebut ditafsirkan dengan dua prinsip penafsiran wacana (inferensi), yakni prinsip penafsiran lokal dan prinsip penafsiran analogi.Ditemukan 10 data menggunakan penafsiran lokal dan 9 data menggunakan penafsiran analogi.Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa inferensi dengan prinsip penafsiran analogi tergolong paling banyak ditemukan dalam wacana tebak-tebakan “Lawakan Bapak-Bapak Wasap di akun TikTok @adureceh.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai inferensi wacana dalam tebak-tebakan yang menggunakan prinsip penafsiran analogi. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk memahami bagaimana inferensi dengan prinsip analogi dapat digunakan dalam konteks komunikasi yang lebih luas. Selain itu, penelitian ini juga dapat dikembangkan untuk menganalisis inferensi wacana dalam bentuk-bentuk komunikasi lainnya, seperti percakapan sehari-hari atau media sosial, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti konteks sosial dan budaya.

Read online
File size569.54 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test