UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaCrossectional Study ini secara empiris memeriksa motivasi kerja dan sertifikasi sebagai antaseden kesejahteraan dan kinerja guru dan kesejahteraan sebagai antaseden kinerja. Rumusan Slovin digunakan untuk mengambil 244 sampel guru. Sampel diambil dari populasi 624 guru yang sudah bersertifikasi. Pengujian model fit menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil uji memperlihatkan nilai χ2 = 449,163; p = 0,542; RMSEA = 0,000; GFI = 0,901; AGFI = 0,884; CMN/DF = 0,991; TLI = 1,001, dan; CFI = 1,000. Hasil Analysis of Moment Structures/ AMOS tersebut semuanya mendukung hipotesis model fit. Temuan penelitian menyatakan motivasi kerja dan sertifikasi berperan penting dalam upaya mempertinggi kesejahteraan dan kinerja guru. Kinerja guru dapat diprediksi melalui kesejahteraan guru. Temuan-temuan penelitian akan dibahas dalam konteks program motivasional sertifikasi guru.
Sekolah yang menerapkan kebijakan menumbuhkan suasana motivasional dengan baik akan dapat meningkatkan kesejahteraan guru.Penerapan motivasi yang baik membuat guru merasa keinginannya terpenuhi dengan baik jika ada jaminan kesejahteraan profesi guru.Motivasi adalah pemberian daya gerak yang menciptakan kegairahan kerja agar seseorang bersedia bekerja sama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala upayanya untuk mencapai kepuasan (Hasibuan, 2011).Pemberian motivasi dapat berupa kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri.Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Rida, dkk (2013) yang membuktikan ada pengaruh positip antara motivasi kerja dengan kesejahteraan guru.Hasil dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa motivasi memiliki pengaruh yang signifikan yang positip terhadap kesejahteraan guru.Dengan kata lain bahwa semakin baik motivasi yang diterapkan di sekolah maka akan mempengaruhi terhadap peningkatan kesejahteraan guru.Temuan penelitian ini sesuai pendapat Hasibuan (2011) yang menyatakan tujuan pemberian motivasi salah satunya adalah meningkatkan kesejahteraan karyawan, dalam hal ini adalah kesejahteraan guru.Semakin baik motivasi, maka kesejahteraan guru akan meningkat.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model kinerja guru yang melibatkan variabel motivasi kerja, sertifikasi, dan kesejahteraan guru. Model ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kinerja guru dan memberikan penjelasan teoritis tentang pelaksanaan sertifikasi untuk meningkatkan kinerja guru. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada analisis perbandingan kinerja guru sebelum dan setelah lulus sertifikasi, serta mengeksplorasi motivasi guru untuk mengikuti program sertifikasi. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan sumbangsih yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kinerja guru.
| File size | 174.94 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STITNAFISTABALONGSTITNAFISTABALONG Kebijakan madrasah di MTsS Sirajul Huda Marindi melalui lima tahapan (penyusunan agenda, formulasi, adopsi, implementasi, dan evaluasi) berhasil diimplementasikanKebijakan madrasah di MTsS Sirajul Huda Marindi melalui lima tahapan (penyusunan agenda, formulasi, adopsi, implementasi, dan evaluasi) berhasil diimplementasikan
UNZAHUNZAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru, motivasi kerja guru berpengaruh positif terhadap kinerja guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru, motivasi kerja guru berpengaruh positif terhadap kinerja guru.
LAKASPIALAKASPIA Oleh karena itu, optimalisasi manajemen SDM perlu didukung melalui strategi terpadu yang mencakup perencanaan yang tepat sasaran, pelaksanaan terstruktur,Oleh karena itu, optimalisasi manajemen SDM perlu didukung melalui strategi terpadu yang mencakup perencanaan yang tepat sasaran, pelaksanaan terstruktur,
IJCIEDIJCIED Aktivitas ini positif memengaruhi motivasi guru dalam melakukan penelitian dan berkontribusi pada perubahan sosial dan budaya di kalangan guru. TemuanAktivitas ini positif memengaruhi motivasi guru dalam melakukan penelitian dan berkontribusi pada perubahan sosial dan budaya di kalangan guru. Temuan
STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI Pencapaian kinerja guru merupakan salah satu ukuran keberhasilan pendidikan di sekolah. Kinerja guru akan baik apabila mendapatkan pemberian fasilitasPencapaian kinerja guru merupakan salah satu ukuran keberhasilan pendidikan di sekolah. Kinerja guru akan baik apabila mendapatkan pemberian fasilitas
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Secara praktis, ia memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk pelatihan kepemimpinan, alokasi sumber daya yang adil, dan transformasi digital inklusifSecara praktis, ia memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk pelatihan kepemimpinan, alokasi sumber daya yang adil, dan transformasi digital inklusif
PENERBITPENERBIT Serta (2) peningkatan hasil belajar, pendekatan individual, bantuan sosial, dan penguatan motivasi guru merupakan strategi efektif untuk meningkatkan pengalamanSerta (2) peningkatan hasil belajar, pendekatan individual, bantuan sosial, dan penguatan motivasi guru merupakan strategi efektif untuk meningkatkan pengalaman
UNDIKMAUNDIKMA Partisipan dipilih menggunakan sampling pertimbangan (judgmental sampling). Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan kemudian dianalisisPartisipan dipilih menggunakan sampling pertimbangan (judgmental sampling). Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan kemudian dianalisis
Useful /
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Menggunakan tinjauan literatur sistematis dan analisis konseptual, makalah ini menyintesiskan perspektif teoritis dan temuan empiris yang relevan. HasilnyaMenggunakan tinjauan literatur sistematis dan analisis konseptual, makalah ini menyintesiskan perspektif teoritis dan temuan empiris yang relevan. Hasilnya
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Peneliti berasumsi bahwa belum ada penelitian yang mengkaji teori maqashid syariah dalam pendidikan agama Islam yang secara khusus meneliti karakter rahmatanPeneliti berasumsi bahwa belum ada penelitian yang mengkaji teori maqashid syariah dalam pendidikan agama Islam yang secara khusus meneliti karakter rahmatan
UNTAGUNTAG Pengambilan sampel menggunakan teknik Multistage Cluster Sampling dengan cara random dengan karakteristik subjek (1) Remaja tengah berusia 14-18 tahun,Pengambilan sampel menggunakan teknik Multistage Cluster Sampling dengan cara random dengan karakteristik subjek (1) Remaja tengah berusia 14-18 tahun,
UNTAGUNTAG Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Bancar dan SMA Negeri 1 Jatirogo sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Bancar dan SMA Negeri 1 Jatirogo sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.