USIUSI

Jurnal Regional PlanningJurnal Regional Planning

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis . Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang berada di Kota Pematangsiantar. Dengan menggunakan rumus penarikan sampel, maka sampel penelitian sebesar 100 orang. Penelitian ini menggunakan regresi ganda, pengolahan data menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa hasil koefisen determinasi pemberdayaan pedagang kaki lima sebesar 0,556 atau 55,6 hasil koefisen determinasi kinerja perusahaan daerah sebesar 0,595 atau 59,5. Hasil koefisen determinasi Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima dan Kinerja Perusahaan Daerah terhadap Pengembangan Pasar Agribisnis sebesar 0,641 atau 64,1 %. Sedangkan sisa 35,9%, yang tidak masuk kedalam penelitian ini. Jadi dapat disimpulkan bahwa Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima dan Kinerja Perusahaan Daerah mempunyai pengaruh terhadap pengembangan pasar agribisnis di Pasar Horas Kota Pematangsiantar. Penelitian ini memberikan sumbangan pemikiran dan saran kepada Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya dalam mengembangkan pasar agribisnis di Pasar Horas Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan hasil analisa secara kuantitatif serta uraian dari pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Pemberdayaan pedagang kaki lima berpengaruh terhadap pengembangan pasar agribisnis di Pasar Horas Kota Pematangsiantar.2) Kinerja perusahaan Daerah berpengaruh terhadap pengembangan pasar agribisnis di Pasar Horas Kota Pematangsiantar.3) Terdapat pengaruh antara pemberdayaan pedagang kaki lima dan kinerja perusahaan daerah secara bersama - sama terhadap pengembangan pasar agribisnis di Pasar Horas Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu adanya penelitian lanjutan yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengembangan pasar agribisnis, seperti peran teknologi informasi dalam pemasaran produk agribisnis, serta pengaruh kebijakan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan usaha pedagang kaki lima. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi model pemberdayaan pedagang kaki lima yang paling efektif dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka. Pengembangan studi komparatif antara Pasar Horas dengan pasar agribisnis lain di daerah lain juga dapat memberikan wawasan baru tentang praktik terbaik dalam pengelolaan pasar agribisnis. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak sosial dan lingkungan dari pengembangan pasar agribisnis terhadap masyarakat dan ekosistem lokal.

Read online
File size988.39 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test