UINSUNAUINSUNA

Genderang Asa: Journal of Primary EducationGenderang Asa: Journal of Primary Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran beat dan tempo di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan guru mengenai metode pengajaran yang digunakan selama proses pembelajaran dan observasi terhadap siswa selama kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan hasil wawancara dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa guru masih menggunakan metode konvensional dalam mengajar materi beat dan tempo. Metode pembelajaran kurang bervariasi sehingga berdampak pada rendahnya antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hambatan dalam pembelajaran musik di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam pengajaran beat dan tempo. Sebagai solusi, perlu diterapkan metode pengajaran yang lebih bervariasi untuk mengoptimalkan pembelajaran musik di sekolah dasar.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran materi beat dan tempo pada siswa kelas I sekolah dasar masih menghadapi beberapa kendala.Guru dalam pelaksanaan pembelajaran cenderung menggunakan metode konvensional dengan dominasi metode ceramah, kurangnya variasi metode, dan penggunaan media pembelajaran yang minimal.Hal ini berdampak pada rendahnya antusiasme dan keterlibatan siswa dalam memahami konsep beat dan tempo.Selain itu, pemahaman guru yang terbatas tentang materi beat dan tempo juga menjadi faktor penghambat dalam pencapaian hasil belajar yang optimal.Oleh karena itu, perlu diterapkan metode pembelajaran yang lebih bervariasi, interaktif, dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran musik di sekolah dasar dan mengoptimalkan pengembangan musikalitas siswa.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran musik di sekolah dasar, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan metode pengajaran yang lebih variatif dan inovatif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan dan strategi pembelajaran yang menarik dan interaktif, seperti penggunaan media musik digital, permainan musik, atau metode pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki efektivitas penggunaan alat musik sederhana dalam pembelajaran beat dan tempo, serta mengkaji peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa. Dengan demikian, pembelajaran musik di sekolah dasar dapat menjadi lebih menarik dan efektif, sehingga dapat meningkatkan minat dan kemampuan musikal siswa.

  1. PENGARUH DESAIN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA JURUSAN OTOMATISASI... doi.org/10.17509/jpm.v7i2.46296PENGARUH DESAIN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA JURUSAN OTOMATISASI doi 10 17509 jpm v7i2 46296
  2. Gagasan Ki Hajar Dewantara Tentang Kesenian dan Pendidikan Musik di Tamansiswa Yogyakarta | Nurhayati... doi.org/10.24821/promusika.v7i1.3165Gagasan Ki Hajar Dewantara Tentang Kesenian dan Pendidikan Musik di Tamansiswa Yogyakarta Nurhayati doi 10 24821 promusika v7i1 3165
  3. Motor and Cognitive Characteristics in Young Music Students | International Journal of Music Pedagogy.... doi.org/10.61629/ijmp.v1i1.34Motor and Cognitive Characteristics in Young Music Students International Journal of Music Pedagogy doi 10 61629 ijmp v1i1 34
Read online
File size352.67 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test