UNIMAUNIMA
KOMPETENSIKOMPETENSIPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas IX SMP Katolik St. Fransiskus De Salles Kokoleh. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kuantitatif. Metode penelitian ini menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data yang diperoleh. 24 siswa kelas IX SMP Katolik St. Fransiskus De Salles Kokoleh adalah sumber data dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis di mana para siswa menulis sebuah teks anekdot. Selain itu peneliti juga menggunakan teknik observasi untuk mengamati proses pembelajaran di dalam kelas. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas IX di SMP Katolik St. Fransiskus De Salles Kokoleh dapat dikelompokkan dalam 4 kategori penilaian: amat baik, baik, cukup, dan kurang. Siswa yang memiliki tingkat kemampuan menulis teks anekdot pada kategori amat baik berjumlah 8 siswa (33,33%). Siswa dengan keterampilan menulis teks anekdot pada kategori baik berjumlah 9 orang siswa (37,50%). Pada kategori cukup, ada sebanyak 7 siswa (29,17%), dan tidak ada siswa pada kategori kurang. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan menulis berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 81,67.
Penelitian menemukan bahwa kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas IX SMP Katolik St.Fransiskus De Salles Kokoleh terbagi dalam empat kategori.Distribusinya menunjukkan 8 siswa (33,33%) berada pada kategori amat baik, 9 siswa (37,50%) pada kategori baik, 7 siswa (29,17%) pada kategori cukup, dan tidak ada siswa pada kategori kurang.Secara keseluruhan, kemampuan menulis dapat dikategorikan baik dengan rata‑rata skor 81,67.
Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh penggunaan media audiovisual secara eksperimental dengan desain kontrol‑kelompok untuk menilai peningkatan kemampuan menulis anekdot secara kuantitatif; selanjutnya, studi longitudinal dengan sampel yang lebih luas dan beragam (misalnya melibatkan beberapa SMP di daerah berbeda) dapat mengevaluasi konsistensi efek media audiovisual terhadap kemampuan menulis selama beberapa tahun; terakhir, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi siswa dan guru terhadap kreativitas serta keterlibatan emosional dalam penulisan anekdot ketika media audiovisual diterapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang mekanisme pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi menulis.
| File size | 515.06 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PBSI UPRPBSI UPR Penelitian ini menyimpulkan bahwa sangat dipengaruhi oleh faktor sosial dan situasional. Mahasiswa beradaptasi secara linguistik melalui penggunaan bahasaPenelitian ini menyimpulkan bahwa sangat dipengaruhi oleh faktor sosial dan situasional. Mahasiswa beradaptasi secara linguistik melalui penggunaan bahasa
USIUSI Data yang diperoleh terdiri dari 11 penyisipan, 27 alternasi, dan 2 leksikalisasi kongruen. Campur kode alternasi lebih banyak digunakan dalam unggahanData yang diperoleh terdiri dari 11 penyisipan, 27 alternasi, dan 2 leksikalisasi kongruen. Campur kode alternasi lebih banyak digunakan dalam unggahan
USIUSI Simpulannya, penggunaan TEDxTalks YouTube Channel secara signifikan meningkatkan keterampilan berbicara siswa, khususnya akurasi dan kelancaran. PenggunaanSimpulannya, penggunaan TEDxTalks YouTube Channel secara signifikan meningkatkan keterampilan berbicara siswa, khususnya akurasi dan kelancaran. Penggunaan
USIUSI The technique of collecting data was pre-test and post-test. The technique of analysis data by using calculating formula. The result of this research wasThe technique of collecting data was pre-test and post-test. The technique of analysis data by using calculating formula. The result of this research was
USIUSI Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa dengan menyelidiki dampak kosakata terhadap keterampilanPenelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa dengan menyelidiki dampak kosakata terhadap keterampilan
USIUSI Berdasarkan hasil analisis data dari temuan dan diskusi pada bab sebelumnya, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan StrategiBerdasarkan hasil analisis data dari temuan dan diskusi pada bab sebelumnya, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan Strategi
USIUSI Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. AnalisisPopulasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Analisis
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Model tersebut kemudian diuji dengan menghitung nilai presisi, recall, dan akurasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model ini cukup baik dalam melakukanModel tersebut kemudian diuji dengan menghitung nilai presisi, recall, dan akurasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model ini cukup baik dalam melakukan
Useful /
UNIMAUNIMA Penggunaan media flash card dalam menunjang proses belajar dan mengajar merupakan salah satu strategi yang sangat efektif untuk digunakan dalam belajarPenggunaan media flash card dalam menunjang proses belajar dan mengajar merupakan salah satu strategi yang sangat efektif untuk digunakan dalam belajar
UNIMAUNIMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena campur kode Bahasa Banggai dan Bahasa Indonesia terjadi di Kerukunan Montolutusan Mahasiswa dan Pelajar PauHasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena campur kode Bahasa Banggai dan Bahasa Indonesia terjadi di Kerukunan Montolutusan Mahasiswa dan Pelajar Pau
UNIDAUNIDA Penelitian ini mendeskripsikan berbagai problematika dalam pembelajaran bahasa Arab di MAN 4 AGAM, dilihat dari dua sisi yaitu linguistik dan non-linguistik.Penelitian ini mendeskripsikan berbagai problematika dalam pembelajaran bahasa Arab di MAN 4 AGAM, dilihat dari dua sisi yaitu linguistik dan non-linguistik.
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Siswa dapat terlibat langsung dalam memahami bentuk persegi, persegi panjang, trapesium, dan balok. Siswa juga dapat memahami konsep kekongruenan denganSiswa dapat terlibat langsung dalam memahami bentuk persegi, persegi panjang, trapesium, dan balok. Siswa juga dapat memahami konsep kekongruenan dengan