UMMUMM
Jurnal Teknik IndustriJurnal Teknik IndustriSalah satu aspek yang berkontribusi dalam peningkatan kinerja organisasi adalah proses knowledge transfer secara efektif. Disatu sisi, proses knowledge transfer merupakan suatu interaksi dinamis antara orang, proses, dan lingkungan sehingga membuat persoalan terkait aktivitas knowledge transfer menjadi suatu proses yang kompleks dan adaptif. Penggunaan pendekatan agent-based modeling and simulation sangat tepat dalam memodelkan proses knowledge transfer karena pendekatan berbasis agen mampu menyelesaikan permasalahan dinamis, kompleks dan adaptif. Selain itu, pendekatan berbasis agen memiliki kemampuan dalam menggambarkan interaksi antar agent yang merupakan entitas sosial yang memiliki perilaku tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesuksesan knowledge transfer di laboratorium perguruan tinggi. Selain itu, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan agent-based modeling and simulation dapat menentukan skenario terbaik yang bisa meningkatkan kesuksesan knowledge transfer berdasarkan pengelompokan rekan kerja.
Penelitian ini menunjukkan bahwa agent-based modeling and simulation dapat mendeskripsikan sistem yang kompleks dan menggambarkan hubungan antar perilaku agen seperti motivation to share, learning culture, time availability, ability to share, absorptive capacity, dan knowledge ambiguity.Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan, semua faktor yang didefinisikan dalam model konseptual penelitian terbukti signifikan memengaruhi kesuksesan knowledge transfer.Dari semua faktor yang signifikan tersebut, ability to share merupakan faktor dominan yang dapat meningkatkan kesuksesan knowledge transfer.Selain itu, pendekatan agent-based modeling and simulation menunjukkan bahwa didapatkan skenario dalam pengelompokan rekan kerja asisten laboratorium yang dapat meningkatkan kesuksesan knowledge transfer tersebut.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model yang mempertimbangkan umpan balik dari pengalaman knowledge transfer sebelumnya untuk meningkatkan akurasi prediksi simulasi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang variasi perilaku agen yang lebih luas untuk mencakup interaksi yang lebih realistis dalam proses knowledge transfer. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak kondisi ekstrem dan ketidakpastian dalam proses knowledge transfer terhadap efektivitas pengelompokan rekan kerja.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ESC IDESC ID Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, penelitian ini telah berhasil menunjukkan pengaruh signifikan dari komunikasiBerdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, penelitian ini telah berhasil menunjukkan pengaruh signifikan dari komunikasi
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Namun, soft skill terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara keseluruhan, employee engagement, soft skill, dan hard skill secaraNamun, soft skill terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara keseluruhan, employee engagement, soft skill, dan hard skill secara
USBIUSBI Paulus Sunter, Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data dari 110 responden yang dianalisis melalui PLS-SEM, penelitian ini menemukanPaulus Sunter, Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data dari 110 responden yang dianalisis melalui PLS-SEM, penelitian ini menemukan
MAYADANIMAYADANI Salah satu upaya untuk mendukung kemandirian kesehatan desa yaitu dengan diadakannya kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga) seperti halnya yang ada di KalurahanSalah satu upaya untuk mendukung kemandirian kesehatan desa yaitu dengan diadakannya kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga) seperti halnya yang ada di Kalurahan
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Artikel ini mengkaji faktor-faktor penentu kinerja karyawan dan menganalisis korelasi antara faktor-faktor penentu tersebut dengan kepuasan serta kinerja.Artikel ini mengkaji faktor-faktor penentu kinerja karyawan dan menganalisis korelasi antara faktor-faktor penentu tersebut dengan kepuasan serta kinerja.
UNIMMANUNIMMAN Sementara itu, dimensi time load (p = 0,303) dan mental effect load (p = 0,394) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Semakin tinggi beban kerjaSementara itu, dimensi time load (p = 0,303) dan mental effect load (p = 0,394) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Semakin tinggi beban kerja
UNTADUNTAD Penelitian ini mengkaji lima indikator inovasi digitalisasi pelayanan administrasi di Desa Kayu Agung, dimana keunggulan relatif telah optimal namunPenelitian ini mengkaji lima indikator inovasi digitalisasi pelayanan administrasi di Desa Kayu Agung, dimana keunggulan relatif telah optimal namun
UNTRIMBALIUNTRIMBALI Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Kompetensi dan disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja; 2) Kompetensi, disiplinHasil analisis menunjukkan bahwa 1) Kompetensi dan disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja; 2) Kompetensi, disiplin
Useful /
USNSJUSNSJ Selain itu, dosen yang bertanggung jawab atas mata kuliah tersebut juga sangat penting dalam membimbing dan menjadi contoh bagi mahasiswa sebagai calonSelain itu, dosen yang bertanggung jawab atas mata kuliah tersebut juga sangat penting dalam membimbing dan menjadi contoh bagi mahasiswa sebagai calon
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA Muhammadiyah menawarkan tiga poin konsep, yaitu mencabut dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (PERPU), menunda pelaksanaannya, dilakukanMuhammadiyah menawarkan tiga poin konsep, yaitu mencabut dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (PERPU), menunda pelaksanaannya, dilakukan
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA QS. Al-Mutaffifin) dalam memperlakukan pekerja secara sewenang-wenang tanpa memperhatikan kemaslahatan pekerja. Dengan kata lain ada penyimpangan terhadapQS. Al-Mutaffifin) dalam memperlakukan pekerja secara sewenang-wenang tanpa memperhatikan kemaslahatan pekerja. Dengan kata lain ada penyimpangan terhadap
UMMUMM Salah satu metode untuk menganalisis dampak proses produksi terhadap lingkungan adalah Life Cycle Assessment (LCA). Empat fase utama LCA adalah Goal AndSalah satu metode untuk menganalisis dampak proses produksi terhadap lingkungan adalah Life Cycle Assessment (LCA). Empat fase utama LCA adalah Goal And