UMMUMM

Jurnal Teknik IndustriJurnal Teknik Industri

Instalasi Pengolahan Air Minum Babat (IPAM Babat) merupakan salah satu fasilitas penyedia air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lamongan. Dalam pengolahan air bersih dibutuhkan pengolahan yang profesional dan tepat guna. Proses produksi air membutuhkan bahan kimia dan energi yang dapat berdampak pada lingkungan. Salah satu metode untuk menganalisis dampak proses produksi terhadap lingkungan adalah Life Cycle Assessment (LCA). Empat fase utama LCA adalah Goal And Scope Definition, Life Cycle Inventory, Life Cycle Impact Assessment, dan Interpretation. Dampak lingkungan hasil pengolahan metode LCA terbagi menjadi tiga kategori besar dampak, yaitu kategori kesehatan manusia, kualitas ekosistem, dan sumber daya. Dari pengolahan LCA, penggunaan energi listrik pada proses produksi air berkontribusi terbesar terhadap dampak lingkungan. Dampak tersebut memengaruhi kategori pengurangan sumber daya (bahan bakar fosil) dan kesehatan manusia (perubahan iklim) akibat pembakaran CO2. Penggunaan energi listrik terbesar disebabkan penggunaan lima pompa di intake dengan jarak tempuh cukup jauh dari intake ke IPAM. Solusi untuk mengurangi dampak lingkungan akibat penggunaan energi listrik adalah peningkatan efisiensi peralatan dan sistem aliran air memanfaatkan gaya gravitasi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan energi listrik merupakan kontributor terbesar terhadap dampak lingkungan pada IPAM Babat, terutama dalam kategori pengurangan sumber daya dan kesehatan manusia.Hal ini disebabkan oleh penggunaan pompa yang intensif untuk pengambilan air baku dari jarak yang jauh.Oleh karena itu, peningkatan efisiensi peralatan dan pemanfaatan sistem aliran air dengan gaya gravitasi menjadi solusi penting untuk mengurangi dampak lingkungan.Penelitian ini merekomendasikan perbaikan teknis untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi air.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi penggunaan sumber energi terbarukan, seperti energi surya atau energi angin, untuk mengurangi ketergantungan pada energi listrik konvensional di IPAM Babat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak lingkungan dari berbagai teknologi pengolahan air yang berbeda, termasuk teknologi yang lebih modern dan efisien, dengan mempertimbangkan biaya dan efektivitasnya. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi untuk sistem distribusi air yang lebih efisien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti topografi, tekanan air, dan kebutuhan air di berbagai wilayah pelayanan, sehingga dapat mengurangi kehilangan air dan konsumsi energi pompa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan keberlanjutan pengelolaan air bersih di wilayah Lamongan dan daerah sekitarnya.

Read online
File size682.15 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test