JPPIJPPI
International Journal of Education, Learning, and Future InnovationsInternational Journal of Education, Learning, and Future InnovationsPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelengkapan fasilitas dan pengelolaan laboratorium biologi di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan, guna meningkatkan kualitas pembelajaran sains. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan satu guru dan satu teknisi laboratorium, serta pengumpulan dokumen terkait fasilitas dan pengelolaan laboratorium. Temuan menunjukkan bahwa laboratorium dilengkapi dengan fasilitas pendukung, termasuk perangkat teknologi seperti komputer dan CCTV. Dari perspektif pengelolaan, laboratorium diorganisir secara terstruktur, dengan prosedur peminjaman peralatan yang jelas, evaluasi rutin, dan pengadaan alat serta bahan praktikum setiap semester. Namun, keterbatasan jumlah sesi praktikum dan tidak adanya program pelatihan untuk staf laboratorium tetap menjadi tantangan yang harus diatasi untuk memastikan keberlanjutan dan inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium di pesantren memiliki potensi signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang interaktif dan bermakna jika didukung oleh pengelolaan yang efektif dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa fasilitas laboratorium biologi di Pondok Pesantren Darunnajah relatif lengkap dan telah memenuhi sebagian besar standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.24 tahun 2007, termasuk aspek keselamatan dan dukungan teknologi.Pengelolaan laboratorium dilakukan secara sistematis dan dapat diandalkan, mencakup evaluasi rutin, prosedur peminjaman peralatan yang terorganisir, perawatan rutin, serta proses pengadaan dan penganggaran yang terstruktur.Struktur organisasi laboratorium yang terdiri dari kepala laboratorium, koordinator, dan staf memungkinkan distribusi tugas yang jelas dan efisien.Namun, frekuensi sesi praktikum, yang saat ini hanya dilakukan empat kali per semester per kelas, dianggap suboptimal dan perlu ditingkatkan agar sesuai dengan prinsip pembelajaran aktif yang dipromosikan dalam Kurikulum Merdeka.Peningkatan masa depan sebaiknya mencakup program pelatihan staf untuk mengikuti perkembangan teknologi serta optimalisasi laboratorium sebagai ruang eksplorasi ilmiah di luar jam pelajaran biasa.
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains di pesantren, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, pengembangan program pelatihan staf laboratorium tentang penggunaan teknologi modern dan inovasi praktikum agar mereka mampu mengelola fasilitas secara efektif. Kedua, peningkatan frekuensi sesi praktikum biologi dari empat kali menjadi enam kali per semester, sesuai dengan prinsip pembelajaran aktif dalam Kurikulum Merdeka, sehingga siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk menguasai konsep sains melalui eksperimen. Ketiga, pembentukan klub sains atau workshop ekstra kurikuler di laboratorium yang berlangsung di luar jam pelajaran biasa untuk memanfaatkan fasilitas secara optimal dan meningkatkan minat siswa terhadap eksplorasi ilmiah. Tiga arah penelitian ini dapat saling melengkapi dalam memperkuat peran laboratorium sebagai pusat pembelajaran sains yang interaktif dan inovatif.
- Science Laboratory Learning Environment and Students’ Practices on Laboratory Safety | SEAQIS Journal... doi.org/10.58249/sjse.v3i02.113Science Laboratory Learning Environment and StudentsAo Practices on Laboratory Safety SEAQIS Journal doi 10 58249 sjse v3i02 113
- ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA SEBAGAI SARANA PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN... jurnal.unigal.ac.id/index.php/bioed/article/view/7447ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA SEBAGAI SARANA PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN jurnal unigal ac index php bioed article view 7447
- Profil Kesiapan Laboratorium Biologi untuk Mendukung Kerja Praktik Siswa di MA Al-Ikhwan Kecamatan Kulim,... journal.unesa.ac.id/index.php/jipb/article/view/19334Profil Kesiapan Laboratorium Biologi untuk Mendukung Kerja Praktik Siswa di MA Al Ikhwan Kecamatan Kulim journal unesa ac index php jipb article view 19334
| File size | 380.04 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR (1) mengurangi kerumitan yang terdapat pada teknologi PTT terutama dalam pengaturan populasi tanaman dalam sistem jajar legowo, sehingga lebih mudah ketika(1) mengurangi kerumitan yang terdapat pada teknologi PTT terutama dalam pengaturan populasi tanaman dalam sistem jajar legowo, sehingga lebih mudah ketika
PPSDPPPSDP (3) Some of the implications resulting from the cultivation of environmental awareness in State Vocational High School 2 Pacitan students include: (a)(3) Some of the implications resulting from the cultivation of environmental awareness in State Vocational High School 2 Pacitan students include: (a)
IAI TABAHIAI TABAH Oleh karena itu mereka sering tertidur saat pembelajaran Dīnīyyah dan sekolah formal SMA yang menyebabkan prestasi akademiknya menurun. Selain itu, santriOleh karena itu mereka sering tertidur saat pembelajaran Dīnīyyah dan sekolah formal SMA yang menyebabkan prestasi akademiknya menurun. Selain itu, santri
IAIN CURUPIAIN CURUP Perkembangan teknologi digital dalam bisnis memengaruhi aktivitas transaksi daring dan luring serta menciptakan perilaku dan pelanggaran baru berdasarkanPerkembangan teknologi digital dalam bisnis memengaruhi aktivitas transaksi daring dan luring serta menciptakan perilaku dan pelanggaran baru berdasarkan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Hal ini membutuhkan penerapan teknologi yang dapat mengoptimalkan hasil pertanian. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah penerapan sistem pertanianHal ini membutuhkan penerapan teknologi yang dapat mengoptimalkan hasil pertanian. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah penerapan sistem pertanian
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Pelaksanaan program ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan, sikap, serta motorik anak-anak desa. Selain itu, program ini juga diadakan untuk menumbuhkanPelaksanaan program ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan, sikap, serta motorik anak-anak desa. Selain itu, program ini juga diadakan untuk menumbuhkan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Pengabdian masyrakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada orangtua tentang tumbuh kembang anak, bagaimana deteksi dan stimulasi yang dapatPengabdian masyrakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada orangtua tentang tumbuh kembang anak, bagaimana deteksi dan stimulasi yang dapat
UNYUNY Hasil menunjukkan bahwa meskipun hubungan KAB guru berbeda dengan siswa, keduanya menilai bahwa pengetahuan dan sikap yang baik belum cukup untuk menghasilkanHasil menunjukkan bahwa meskipun hubungan KAB guru berbeda dengan siswa, keduanya menilai bahwa pengetahuan dan sikap yang baik belum cukup untuk menghasilkan
Useful /
DINUSDINUS Permainan Mul-mulan menjadi penting bagi anak untuk menumbuhkan kebanggaan berbudaya tradisi meskipun keberadaannya kian terpinggirkan. Waktu bermain anakPermainan Mul-mulan menjadi penting bagi anak untuk menumbuhkan kebanggaan berbudaya tradisi meskipun keberadaannya kian terpinggirkan. Waktu bermain anak
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Beberapa perubahan fisik pada ibu hamil trimester ketiga yang dapat mempengaruhi kualitas tidur ibu adalah adanya nyeri punggung akibat dari pembesaranBeberapa perubahan fisik pada ibu hamil trimester ketiga yang dapat mempengaruhi kualitas tidur ibu adalah adanya nyeri punggung akibat dari pembesaran
UNYUNY Pelatihan kepemimpinan yang baik berdampak pada peningkatan kualitas sekolah, kualitas guru, dan profesionalisme guru dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.Pelatihan kepemimpinan yang baik berdampak pada peningkatan kualitas sekolah, kualitas guru, dan profesionalisme guru dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.
UNYUNY Temuan awal menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa kendala dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar, meskipun mereka telah mengikuti beberapaTemuan awal menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa kendala dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar, meskipun mereka telah mengikuti beberapa