MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaJurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia

Untuk mencapai perubahan pada diri anak maka anak perlu memiliki keterampilan dalam belajarnya dimana keterampilan belajar adalah suatu sistem, metode dan teknik yang baik dikuasai oleh siswa tentang materi pengetahuan atau materi belajar yang disampaikan oleh guru secara tangkas, efektif dan efisien. Peningkatan keterampilan belajar pada anak di desa Jungsemi dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN adalah suatu kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan bidang pendidikan yang dilakukan adalah kegiatan bimbingan belajar dimana materi yang di bimbingkan adalah Matematika, Bahasa Inggris dan Keterampilan dengan sasaran adalah anak SD di desa Jungsemi. Kegiatan bimbingan belajar ini bertujuan untuk mengisi kegiatan positif selama libur semester berlangsung.

Secara keseluruhan, program-program pendidikan yang dilaksanakan di desa Jungsemi, terutama kegiatan bimbingan belajar Matematika, Bahasa Inggris, dan Keterampilan selama liburan semester, berjalan dengan lancar.Pelaksanaan program ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan, sikap, serta motorik anak-anak desa.Selain itu, program ini juga diadakan untuk menumbuhkan motivasi bagi remaja desa Jungsemi agar termotivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Penelitian ini menyajikan temuan awal yang menunjukkan potensi positif dari program bimbingan belajar melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mendukung peningkatan keterampilan belajar anak. Untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan program serupa di masa depan, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam untuk mengukur secara objektif efektivitas bimbingan belajar ini terhadap peningkatan keterampilan belajar spesifik pada anak, seperti kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, atau strategi belajar yang efisien. Penelitian ini bisa menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, mungkin melibatkan kelompok kontrol, guna memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai dampak intervensi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kegiatan bimbingan belajar yang relatif singkat ini terhadap motivasi dan prestasi akademik anak setelah program berakhir. Pertanyaan kuncinya adalah apakah semangat belajar yang terbentuk selama program KKN dapat berlanjut dan memengaruhi kebiasaan belajar anak di sekolah secara berkelanjutan. Studi longitudinal akan sangat berharga untuk melacak perubahan ini seiring waktu. Terakhir, mengingat program KKN ini berfokus pada satu desa, menarik untuk meneliti bagaimana model bimbingan belajar berbasis KKN dapat diadaptasi dan diimplementasikan secara efektif di berbagai wilayah pedesaan atau perkotaan dengan karakteristik sosial-ekonomi yang berbeda. Identifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan serta tantangan dalam replikasi program akan sangat membantu dalam merumuskan panduan bagi pengembangan inisiatif pendidikan masyarakat yang lebih luas dan berkelanjutan.

Read online
File size392.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test