POLTEKHARBERPOLTEKHARBER

Parapemikir : Jurnal Ilmiah FarmasiParapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

Surfaktan dalam sediaan sabun berfungsi sebagai bahan aktif yang mampu menurunkan tegangan permukaan antara minyak dengan air. Selama ini surfaktan yang banyak digunakan untuk sediaan sabun adalah surfaktan kimia ataupun sintetis. Maka dari itu dalam upaya melindungi keamanan lingkungan perlu ditemukan surfaktan dari bahan alam. Salah satu surfaktan yang dapat dibuat dari bahan alam adalah surfaktan berbasis lignin, yaitu sodium lignosulfonat. Surfaktan lignosulfonat dari jerami padi dibuat dengan beberapa tahapan yaitu pembebasan serbuk jerami bebas bahan ekstraktif, proses delignifikasi dengan NaOH dan proses sulfonasi dengan Natrium metabisulfit. Sodium lignosulfonat yang dibuat selanjutnya diaplikasikan ke dalam sediaan sabun padat yang menggunakan minyak goreng bekas teradsorpsi. Formulasi sabun padat yang dibuat ada 2 yaitu sabun dengan penambahan sodium lignosulfonat dan sabun tanpa penambahan sodium lignosulfonat. Berdasarkan hasil penelitian yang di analisis secara deskriptif, pengamatan terhadap kadar air, stabilitas busa, jumlah asam lemak, dan alkali bebas secara berturut-turut pada formula 1 adalah 27,25 %, 93,75 %, 54,10 %, 0,06 %. Pada formula 2 diperoleh 45,5 %, 94,28 %, 6,60 %, dan 0,08%. Uji statistika menggunakan One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95% dan signifikansi 5%. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan surfaktan sodium lignosulfonat jerami padi berpengaruh terhadap sifat fisik sabun padat minyak goreng bekas teradsorpsi.

Berdasarkan pada hasil penelitian yang diperoleh dapat diketahui bahwa pemanfaatan jerami padi dapat digunakan sebagai surfaktan pada sabun padat minyak goreng bekas teradsorpsi dan berpengaruh terhadap organoleptis, stabilitas busa dan alkali bebas dari sabun.Penelitian ini menunjukkan potensi jerami padi sebagai alternatif surfaktan alami yang ramah lingkungan.Pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada optimasi proses ekstraksi dan formulasi sabun untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas produk.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses ekstraksi lignin dari jerami padi, termasuk variasi pelarut, suhu, dan waktu ekstraksi, guna meningkatkan rendemen dan kualitas lignin yang dihasilkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi kimia lignin yang diekstrak dari jerami padi, misalnya melalui sulfonasi atau etoksilasi, untuk meningkatkan sifat surfaktan dan stabilitas busa pada formulasi sabun. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara sabun yang menggunakan surfaktan lignosulfonat dari jerami padi dengan surfaktan sintetis yang umum digunakan, untuk mengevaluasi kinerja, keamanan, dan dampak lingkungan dari kedua jenis surfaktan tersebut.

Read online
File size447.55 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test