THEHIPKNEEJOURNALTHEHIPKNEEJOURNAL

The Hip and Knee JournalThe Hip and Knee Journal

Artikel ini meninjau perkembangan terbaru dalam total hip arthroplasty (THA). Beberapa inovasi utama meliputi teknik bedah minimal invasif, penggunaan sistem navigasi komputer dan robotik, material biomaterial canggih seperti keramik‑keramik serta logam berpori, serta penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS). Selain itu, potensi integrasi kecerdasan buatan dan machine learning untuk perencanaan pra‑operatif dan pemantauan pasca‑operatif juga dibahas sebagai arah penelitian masa depan.

Meskipun terdapat berbagai kemajuan teknologi, tantangan masih tetap ada dalam total hip arthroplasty, terutama terkait daya tahan implan pada pasien yang lebih muda dan aktif serta risiko infeksi periprostetik.Penelitian terkini sedang mengeksplorasi penggunaan lapisan antibakteri pada implan serta terapi antibiotik sistemik untuk mengatasi infeksi.Selain itu, integrasi kecerdasan buatan dan machine learning menawarkan prospek prediksi komplikasi dan personalisasi perencanaan operasi di masa depan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana implan logam berpori yang dicetak 3D memengaruhi umur pakai dan fungsi sendi pada pasien hip replacement berusia di bawah 55 tahun, khususnya dalam aktivitas fisik tinggi. Selanjutnya, studi eksperimental perlu mengevaluasi efektivitas kombinasi lapisan antibakteri pada permukaan implan dengan regimen antibiotik sistemik dalam menurunkan kejadian periprosthetic joint infection (PJI) pada populasi rawat inap. Akhirnya, pengembangan model machine learning berbasis data pra‑operatif dan intra‑operatif dapat diujicobakan untuk memprediksi risiko dislokasi atau kebutuhan revisi setelah prosedur robot‑assisted THA, sehingga memungkinkan penyesuaian strategi operatif secara individual.

Read online
File size96.29 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test