JPTAMJPTAM
Jurnal Pendidikan TambusaiJurnal Pendidikan TambusaiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur hak-hak tenaga kerja atas pembagian hutang harta pailit dan sinkronisasi antara Undang-undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dengan peraturan perundang-undangan lainnya dalam mengatur hak-hak tenaga kerja atas pembagian utang harta pailit serta penerapan perlindungan hukum terhadap hak-hak tenaga kerja atas pembagian utang harta pailit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinkronisasi Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dengan ketentuan-ketentuan lainnya dalam penafsiran hukum telah diputuskan dalam putusan Mahkamah Konstitusi No.18/PUU-VI/2008 dan No.67/PUU-XI/2013 bahwa pembayaran upah tenaga kerja harus didahulukan daripada tagihan negara dan kreditor separatis sedangkan uang pesangon dan hak yang lainnya diberikan setelah pemenuhan tagihan kreditor separatis. Kreditor preferen didahulukan dari hasil penjualan boedel pailit yang didasarkan pada ketentuan dalam Pasal 95 Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana yang telah diubah dari ketentuan yang diatur dalam Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 49 dan Pasal 50 Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketentuan peraturan perundang-undangan mengatur hak-hak tenaga kerja atas pembagian utang harta pailit sesuai hierarki yang berlaku.37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dengan peraturan lainnya telah diputuskan melalui putusan Mahkamah Konstitusi No.67/PUU-XI/2013, yang menekankan prioritas pembayaran upah tenaga kerja.Penerapan hukum dalam proses kepailitan harus mengutamakan UU No.37 Tahun 2004, namun tetap mempertimbangkan ketentuan lain yang mengatur hak kreditor.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi putusan Mahkamah Konstitusi dalam praktik kepailitan, khususnya terkait dengan prioritas pembayaran upah tenaga kerja dibandingkan dengan tagihan kreditor separatis. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif mengenai pengaturan hak-hak tenaga kerja dalam proses kepailitan di Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki sistem hukum yang berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kepailitan terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi tenaga kerja, termasuk dampak psikologis dan sosial yang mungkin timbul, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk meminimalkan dampak negatif tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan hukum kepailitan yang lebih adil dan berpihak pada kepentingan tenaga kerja, serta meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan hak-hak pekerja dalam situasi kepailitan.
| File size | 191.71 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan struktur dan skala upah berdasarkan hukum ketenagakerjaan Indonesia dan menganalisis konsekuensi hukumPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan struktur dan skala upah berdasarkan hukum ketenagakerjaan Indonesia dan menganalisis konsekuensi hukum
PUBMEDIAPUBMEDIA Primary legal materials include the Constitutional Court decision and relevant legislation, supported by secondary and tertiary legal sources, which arePrimary legal materials include the Constitutional Court decision and relevant legislation, supported by secondary and tertiary legal sources, which are
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketentuan normatif yang lebih jelas dan terstruktur dalam Undang-Undang Penanaman Modal diperlukan untuk memperkuat kepastianPenelitian ini menyimpulkan bahwa ketentuan normatif yang lebih jelas dan terstruktur dalam Undang-Undang Penanaman Modal diperlukan untuk memperkuat kepastian
PUBMEDIAPUBMEDIA Terdapat ketidakterpaduan normatif dan kekosongan pengaturan teknis antara UU No. 17 Tahun 2023 dan regulasi JKN, yang perlu diatasi melalui harmonisasiTerdapat ketidakterpaduan normatif dan kekosongan pengaturan teknis antara UU No. 17 Tahun 2023 dan regulasi JKN, yang perlu diatasi melalui harmonisasi
LAKASPIALAKASPIA Kurikulum pendidikan Islam sejatinya tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan akhlak berbasis tauhid.Kurikulum pendidikan Islam sejatinya tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan akhlak berbasis tauhid.
PUBMEDIAPUBMEDIA Relasi antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif menunjukkan pola dominasi kekuasaan eksekutif yang diperkuat oleh koalisi partai politik mayoritasRelasi antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif menunjukkan pola dominasi kekuasaan eksekutif yang diperkuat oleh koalisi partai politik mayoritas
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan akhlak serta menganalisis peluang implementasinya dalam konteksPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan akhlak serta menganalisis peluang implementasinya dalam konteks
LAKASPIALAKASPIA Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur dan wawancara dengan guru bahasa Arab di beberapa madrasah. Hasil penelitian menunjukkanStudi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur dan wawancara dengan guru bahasa Arab di beberapa madrasah. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Data dianalisis menggunakan pemodelan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan emosional, kepuasan kerja, dan iklim etikaData dianalisis menggunakan pemodelan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan emosional, kepuasan kerja, dan iklim etika
OJS STEIALAMAROJS STEIALAMAR Peningkatan pemahaman dan penguatan regulasi perlu terus dilakukan untuk mengatasi tantangan yang ada, agar etika bisnis Islam dapat dijalankan secaraPeningkatan pemahaman dan penguatan regulasi perlu terus dilakukan untuk mengatasi tantangan yang ada, agar etika bisnis Islam dapat dijalankan secara
JPTAMJPTAM Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan tes tulis. Analisis data yang digunakan adalah analisis Regresi Linier Sederhana. HasilInstrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan tes tulis. Analisis data yang digunakan adalah analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil
JPTAMJPTAM Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran The Numbered Heads Together. PenelitianTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran The Numbered Heads Together. Penelitian