UNIKSUNIKS

AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam)AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam)

Pada pembelajaran bahasa Jepang di SMKN 1 Teluk Kuantan, siswa kesulitan mengingat kosakata di setiap bab yang dipelajari sehingga kurangnya penguasaan kosakata bahasa Jepang. Hal ini dikarenakan, siswa enggan membuka atau membaca kembali catatan daftar kosakata yang telah dipelajari dan juga karena kurangnya variasi metode dan media untuk pengajaran kosakata bahasa Jepang. Untuk itu peneliti bermaksud mengadakan perbaikan pengajaran dengan cara mengganti metode menghafal menjadi media Word Wall dengan tujuan mampu untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang siswa di SMKN 1 Teluk Kuantan dan mengetahui seberapa besar peningkatanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Objek pada penelitian ini adalah siswa kelas XII TKJ 1 SMKN 1 Teluk Kuantan sebanyak 21 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Rancangan yang digunakan adalah menggunakan model PTK Kemmis & Mc. Taggart yang dalam setiap siklus meliputi langkah-langkah: 1) perencanaan, 2) melaksanakan tindakan, 3) melaksanakan pengamatan, 4) mengadakan refleksi/analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan pengamatan, catatan lapangan, tes tertulis, dan dokumentasi. Pada akhir siklus I persentase aktivitas guru sebesar 70,00% (Baik), persentase ketuntasan siswa sebesar 61,90% (kurang) dengan rata-rata nilai kelas sebesar 63,67 dan pada akhir siklus II persentase aktivitas guru sebesar 90,00% (sangat baik), persentase ketuntasan siswa sebesar 85,71% (sangat baik) dengan rata-rata nilai kelas sebesar 81.52. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Word Wall dapat meningkatkan kemampuan penguasan kosakata bahasa Jepang pada siswa kelas XII TKJ 1 SMKN 1 Teluk Kuantan.

Penerapan media Word Wall pada pembelajaran kosakata bahasa Jepang dapat meningkatkan penguasaan kosakata pada siswa kelas XII TKJ 1 SMK Negeri 1 Teluk Kuantan.Pada akhir siklus I, persentase aktivitas guru sebesar 70,00% (Baik), persentase ketuntasan siswa sebesar 61,90% (kurang) dengan rata-rata nilai kelas sebesar 63,67, dan pada akhir siklus II, persentase aktivitas guru sebesar 90,00% (sangat baik), persentase ketuntasan siswa sebesar 85,71% (sangat baik) dengan rata-rata nilai kelas sebesar 81.Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah mampu menguasai materi penguasaan kosakata bahasa Jepang dengan baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas media Word Wall dengan media pembelajaran kosakata bahasa Jepang lainnya, seperti aplikasi berbasis gamifikasi atau platform pembelajaran daring interaktif, untuk menentukan metode yang paling optimal dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih terintegrasi, menggabungkan penggunaan Word Wall dengan teknik pembelajaran berbasis proyek atau tugas otentik, sehingga siswa dapat menerapkan kosakata yang telah dipelajari dalam konteks komunikasi yang nyata. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti pengaruh penggunaan Word Wall terhadap aspek-aspek lain dalam pembelajaran bahasa Jepang, seperti keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan, untuk memahami dampak komprehensif dari media ini terhadap kemampuan berbahasa Jepang siswa secara keseluruhan.

Read online
File size1.15 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test