STIK SAMSTIK SAM

Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan KesehatanJurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan

Ciplukan (Physalis angulata L.) merupakan tanaman semusim dengan potensi sebagai obat, termasuk mengatasi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sediaan cold cream yang mengandung ekstrak daun ciplukan dan menguji stabilitas fisiknya. Ekstrak daun diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diuapkan dengan rotary evaporator. Sediaan cold cream dibuat dengan konsentrasi ekstrak 0%, 5%, dan 10% menggunakan tiga jenis minyak (olive, caprylic, dan paraffin). Evaluasi meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, daya lekat, daya sebar, viskositas, tipe krim, dan stabilitas, dianalisis menggunakan One Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa sediaan memiliki sifat fisik baik dengan tipe minyak dalam air (M/A). Nilai pH berkisar antara 4–6, daya lekat 1,19–4,94 detik, dan daya sebar 4,52–5,16 cm, tanpa perbedaan signifikan antara konsentrasi dan jenis minyak (p>0,05). Peningkatan konsentrasi ekstrak dari 5% hingga 10% menyebabkan penurunan pH yang masih dalam batas aman, homogenitas tetap terjaga, daya sebar sedikit menurun, dan stabilitas fisik membaik terutama pada konsentrasi 10%. Formulasi dengan 10% ekstrak daun ciplukan menunjukkan kestabilan terbaik dan diterima baik sebagai sediaan cold cream.

Ekstrak daun ciplukan berhasil diformulasikan menjadi cold cream dengan karakteristik fisik yang memenuhi standar, termasuk organoleptik, homogenitas, tipe emulsi, daya sebar, dan daya lekat.Meskipun beberapa formula belum memenuhi standar viskositas, formulasi dengan 10% ekstrak pada basis olive oil menunjukkan kestabilan fisik termasuk stabilitas selama uji cycling test.Konsentrasi 10% dianggap paling optimal untuk menghasilkan cold cream ekstrak daun ciplukan yang stabil dan efektif sebagai sediaan topikal.

Penelitian selanjutnya dapat menguji aktivitas antimikroba cold cream yang mengandung ekstrak daun ciplukan terhadap berbagai patogen kulit untuk menilai potensi sebagai produk higienis. Selain itu, uji klinis in vivo pada manusia diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas analgesik dan antiinflamasi dari formulasi 10% ekstrak ciplukan, sehingga dapat dipastikan manfaat terapeutik secara klinis. Selanjutnya, eksplorasi penggunaan minyak alami lain seperti minyak jojoba atau minyak kelapa sebagai fase minyak dapat dilakukan untuk meningkatkan viskositas dan daya sebar tanpa mengorbankan stabilitas fisik sediaan. Penelitian tersebut juga dapat mencakup analisis sensori konsumen guna menilai penerimaan terhadap tekstur dan aroma produk baru. Dengan pendekatan multidisiplin, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperluas aplikasi topikal ekstrak ciplukan dalam bidang farmasi kosmetik.

  1. EVALUASI KIMIA FISIKA DAN UJI STABILITAS SEDIAAN COLD CREAM YANG MENGANDUNG EKSTRAK ETANOL DAUN CIPLUKAN... doi.org/10.51352/jim.v11i1.917EVALUASI KIMIA FISIKA DAN UJI STABILITAS SEDIAAN COLD CREAM YANG MENGANDUNG EKSTRAK ETANOL DAUN CIPLUKAN doi 10 51352 jim v11i1 917
Read online
File size2.11 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test