UNIKSUNIKS
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas pertanian penting di wilayah tropis, khususnya Indonesia. Peningkatan permintaan minyak kelapa sawit telah mendorong perluasan lahan pertanian, termasuk pemanfaatan lahan marginal seperti tanah Dystrudepts, yang umumnya ditandai dengan kesuburan rendah dan kekurangan fosfat, nutrisi krusial bagi pertumbuhan tanaman. Salah satu solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan ini adalah aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA), yang telah terbukti meningkatkan ketersediaan air, efisiensi pupuk, memfasilitasi penyerapan nutrisi, dan meningkatkan populasi mikroorganisme tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan sifat kimia tanah Dystrudepts setelah aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung. Perlakuan percobaan terdiri dari empat tingkat aplikasi FMA: kelompok kontrol tanpa FMA dan tiga kelompok perlakuan yang menerima FMA dengan dosis 150 g/tanaman, 300 g/tanaman, dan 450 g/tanaman. Setiap perlakuan diulang lima kali, menghasilkan 20 unit percobaan yang masing-masing berisi satu tanaman. Penelitian ini menggunakan metodologi RAL non-faktorial. Data dianalisis dengan analisis varians, diikuti oleh Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi FMA secara signifikan memengaruhi pH tanah, kandungan karbon organik (C-Organik), fosfor tersedia (P-tersedia), dan kapasitas tukar kation (KTK). Khususnya, dosis 300 g per tanaman terbukti paling efektif dalam meningkatkan sifat kimia tanah yang terkait dengan budidaya kelapa sawit.
Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dengan dosis 300 g per tanaman terbukti paling efektif dalam meningkatkan pH tanah dari 5,16 menjadi 5,66, karbon organik dari 1,95% menjadi 2,758%, dan kapasitas tukar kation (KTK) tanah dari 2,78 me.Meskipun demikian, dosis FMA ini mengakibatkan penurunan fosfor tersedia, yang diduga karena penyerapan fosfat oleh tanaman menjadi lebih cepat dibandingkan dengan perlakuan lain.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pemberian Fungi Mikoriza Arbuskular pada dosis 300 g per tanaman pada kelapa sawit memiliki potensi untuk meningkatkan pH, C-organik, KTK, serta memperbaiki penyerapan P dan infeksi akar.
Penelitian yang telah dilakukan ini memberikan wawasan penting mengenai dampak Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) terhadap sifat kimia tanah pada perkebunan kelapa sawit berusia tujuh tahun. Namun, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti secara mendalam bagaimana aplikasi AMF memengaruhi parameter pertumbuhan dan hasil kelapa sawit secara langsung. Studi ini dapat mengukur biomassa tanaman, tinggi, jumlah pelepah, dan yang terpenting, produksi tandan buah segar (TBS) serta kandungan nutrisi pada daun, sehingga kita dapat melihat korelasi antara perbaikan sifat kimia tanah dengan produktivitas riil tanaman. Kedua, mengingat durasi penelitian ini hanya enam bulan pada tanaman kelapa sawit berusia tujuh tahun, investigasi jangka panjang diperlukan untuk memahami keberlanjutan efek AMF pada sifat tanah dan pertumbuhan tanaman. Penelitian dapat diperluas untuk mengamati berbagai fase pertumbuhan kelapa sawit, mulai dari pembibitan hingga tanaman dewasa, untuk menentukan apakah dosis dan jenis AMF yang sama memberikan manfaat konsisten di setiap tahapan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk membandingkan efektivitas berbagai strain AMF yang berbeda atau konsorsium mikroba lain dalam meningkatkan sifat kimia tanah dan pertumbuhan kelapa sawit pada tanah Dystrudepts. Selain itu, eksplorasi penggunaan AMF pada jenis tanah marginal lain yang juga digunakan untuk perkebunan kelapa sawit, seperti tanah gambut atau tanah yang sangat terdegradasi, akan sangat berharga untuk mengembangkan solusi yang lebih luas dan adaptif bagi industri kelapa sawit berkelanjutan.
- KAJIAN SIFAT FISIK, KIMIA, DAN BIOLOGI PADA TANAH BERPASIR DI BEBERAPA WILAYAH INDONESIA | Jurnal Agroteknologi.... jurnal.umnu.ac.id/index.php/agronu/article/view/475KAJIAN SIFAT FISIK KIMIA DAN BIOLOGI PADA TANAH BERPASIR DI BEBERAPA WILAYAH INDONESIA Jurnal Agroteknologi jurnal umnu ac index php agronu article view 475
- Application of Endophytic Bacteria and Mycorrhizal toward N, P, and K Content of Pepper Seedling: Aplikasi... doi.org/10.29244/jitl.21.1.42-50Application of Endophytic Bacteria and Mycorrhizal toward N P and K Content of Pepper Seedling Aplikasi doi 10 29244 jitl 21 1 42 50
- Growth and Production Response of Cayenne Pepper to Phosphate-Solubilizing Bacteria (BPF) and Arbuscular... doi.org/10.36378/juatika.v6i2.3576Growth and Production Response of Cayenne Pepper to Phosphate Solubilizing Bacteria BPF and Arbuscular doi 10 36378 juatika v6i2 3576
| File size | 240.87 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPARUNPAR Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap satu faktor dengan 4 perlakuan (K0, K1, K2, K3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasiRancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap satu faktor dengan 4 perlakuan (K0, K1, K2, K3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi
GENINTELEKTUALGENINTELEKTUAL Hasil eksperimen menunjukkan bahwa CNN yang diusulkan mencapai akurasi uji sebesar 91,61% dan secara signifikan meningkatkan performa dibandingkan pelatihanHasil eksperimen menunjukkan bahwa CNN yang diusulkan mencapai akurasi uji sebesar 91,61% dan secara signifikan meningkatkan performa dibandingkan pelatihan
UNILAKUNILAK Rigid inclusion dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperbaiki tanah gambut. Pelaksanaan rigid inclusion ini harus memenuhi kriteria perencanaanRigid inclusion dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperbaiki tanah gambut. Pelaksanaan rigid inclusion ini harus memenuhi kriteria perencanaan
APTKLHIAPTKLHI Pertumbuhan daun petai optimal terlihat pada muka air dangkal SWT-12, namun pertumbuhan tanaman pada tiga variasi muka air dangkal (SWT-20, SWT-16, danPertumbuhan daun petai optimal terlihat pada muka air dangkal SWT-12, namun pertumbuhan tanaman pada tiga variasi muka air dangkal (SWT-20, SWT-16, dan
UNIKSUNIKS The factors observed for Corn Varieties in the vegetative phase were: (1) Pulut Uri (P), (2) Srikandi Kuning (K), and (3) Srikandi Ungu (U). If the F testThe factors observed for Corn Varieties in the vegetative phase were: (1) Pulut Uri (P), (2) Srikandi Kuning (K), and (3) Srikandi Ungu (U). If the F test
UNTAG SMDUNTAG SMD Pada perusahaan kelapa sawit, sludge adalah sisa limbah pengolahan minyak sawit. Sludge juga dikenal sebagai solid, dimana ini masih belum dimanfaatkanPada perusahaan kelapa sawit, sludge adalah sisa limbah pengolahan minyak sawit. Sludge juga dikenal sebagai solid, dimana ini masih belum dimanfaatkan
UNPARUNPAR Sifat kering tak balik atau hidrofobisitas merupakan salah satu sifat gambut yang digunakan untuk menentukan tingkat degradasi lahan gambut. Sifat hidrofobisitasSifat kering tak balik atau hidrofobisitas merupakan salah satu sifat gambut yang digunakan untuk menentukan tingkat degradasi lahan gambut. Sifat hidrofobisitas
UIN SUSKAUIN SUSKA Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode komposit, yaitu menggabungkan 9 anak sampel tanah yang diambil dari 9 titik sampel pada petak tanahMetode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode komposit, yaitu menggabungkan 9 anak sampel tanah yang diambil dari 9 titik sampel pada petak tanah
Useful /
GENINTELEKTUALGENINTELEKTUAL Proses penelitian meliputi pembersihan data, rekayasa fitur (termasuk pengodean kategori dan rekategorisasi variabel disabilitas), serta penyeimbanganProses penelitian meliputi pembersihan data, rekayasa fitur (termasuk pengodean kategori dan rekategorisasi variabel disabilitas), serta penyeimbangan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Secara fiqh, konsep wasiat wajibah dan hadhanah sesuai dengan maqashid al-syariah dan universalitas prinsip hak asasi manusia, namun secara nasional peraturanSecara fiqh, konsep wasiat wajibah dan hadhanah sesuai dengan maqashid al-syariah dan universalitas prinsip hak asasi manusia, namun secara nasional peraturan
GENINTELEKTUALGENINTELEKTUAL Oleh karena itu, implementasi REST-API pada fitur-fitur aplikasi K-Mob di Jabar Smart ASN dilakukan. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan REST-APIOleh karena itu, implementasi REST-API pada fitur-fitur aplikasi K-Mob di Jabar Smart ASN dilakukan. Penelitian ini berhasil mengimplementasikan REST-API
GENINTELEKTUALGENINTELEKTUAL Model ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan kebijakan yang lebih adaptif dalam menanggapi krisis kesehatan di masa depan. PenelitianModel ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan kebijakan yang lebih adaptif dalam menanggapi krisis kesehatan di masa depan. Penelitian