POLTEKHARBERPOLTEKHARBER
Parapemikir : Jurnal Ilmiah FarmasiParapemikir : Jurnal Ilmiah FarmasiPada era globalisasi, industri teh Indonesia akan menghadapi persaingan yang sangat ketat dengan diadakannya perdagangan bebas dan semakin mudahnya mobilitas faktor produksi sebagai akibat kemajuan di bidang teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Upaya-upaya untuk meningkatkan eksistensi dan daya saing teh Indonesia di pasar Internasional dapat dilakukan melalui perbaikan mutu dan fleksibilitas produk teh sesuai dengan selera konsumen. Bubuk teh merupakan hasil pengeringan pucuk teh hijau segar dengan spray dryer. Selama penyimpanan maupun distribusi, bubuk teh mudah mengalami kerusakan akibat penyerapan uap air dari lingkungannya, sehingga menyebabkan turunnya mutu bubuk teh dan berpengaruh terhadap tingkat penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk penentuan penyimpanan dan distribusi bubuk teh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa air lapis tunggal bubuk teh berada dalam daerah IL-1, dimana air bersifat ionik.Air dalam bubuk teh tersebut terikat dengan erat sekali sehingga tidak dapat digunakan untuk pertumbuhan mikroorganisme perusak, reaksi kimia, enzimatis, maupun reaksi biologis, sehingga bahan makanan menjadi awet.Salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan bubuk teh adalah dengan mengeringkan bubuk teh tersebut minimal sampai kadar air lapis tunggalnya yaitu sampai kadar air 3,6% (db) atau 3,8% (db) untuk persamaan BET dan minimal sampai kadar air lapis tunggalnya sampai kadar 2,7% (db) atau 3,1% (db) untuk persamaan GAB.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis PEG terhadap karakteristik bubuk teh, termasuk pengaruhnya terhadap kadar air seimbang dan aktivitas air. Hal ini penting untuk menentukan jenis PEG yang paling optimal dalam menjaga kualitas bubuk teh selama penyimpanan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi pengaruh berbagai metode pengeringan terhadap sifat fisik dan kimia bubuk teh, seperti ukuran partikel, warna, dan kandungan senyawa fenolik. Dengan demikian, dapat diidentifikasi metode pengeringan yang paling efektif dalam menghasilkan bubuk teh dengan kualitas terbaik. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penambahan bahan antimikroba alami, seperti ekstrak rempah-rempah, terhadap umur simpan bubuk teh. Hal ini dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan penggunaan bahan pengawet sintetis.
| File size | 138.23 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
POLANKAPOLANKA Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja puskesmas sumbersari kabuaptenPenelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja puskesmas sumbersari kabuapten
POLANKAPOLANKA Kelompok I diberi akuades 2 mL/200 g BB; kelompok II diberi Glibenklamid 0,45 mg/kgBB; Kelompok III diberi fraksi n-heksan 100 mg/kg BB dan kelompok IVKelompok I diberi akuades 2 mL/200 g BB; kelompok II diberi Glibenklamid 0,45 mg/kgBB; Kelompok III diberi fraksi n-heksan 100 mg/kg BB dan kelompok IV
UIGMUIGM Uji karakteristik yang dilakukan yaitu organoleptis untuk mengetahui (warna, bau, tekstur), uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, ujiUji karakteristik yang dilakukan yaitu organoleptis untuk mengetahui (warna, bau, tekstur), uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, uji
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat perbedaan antara jumlah leukosit dan kadar CRP pada pasien DM di RS Harapan dan Doa Kota Bengkulu. TerdapatKesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat perbedaan antara jumlah leukosit dan kadar CRP pada pasien DM di RS Harapan dan Doa Kota Bengkulu. Terdapat
UnmulUnmul Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen pemeliharaan sapi potong peternakan rakyat di Kutai Barat. Penelitian menggunakan metode surveiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen pemeliharaan sapi potong peternakan rakyat di Kutai Barat. Penelitian menggunakan metode survei
UM SURABAYAUM SURABAYA Ekstrak Ciplukan (Physalis angulata L. ) dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) diperoleh dengan teknik maserasi. Ekstrak kemudian dibuat menjadi plesterEkstrak Ciplukan (Physalis angulata L. ) dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) diperoleh dengan teknik maserasi. Ekstrak kemudian dibuat menjadi plester
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Pada formula 2 diperoleh 45,5 %, 94,28 %, 6,60 %, dan 0,08%. Uji statistika menggunakan One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95% dan signifikansi 5%.Pada formula 2 diperoleh 45,5 %, 94,28 %, 6,60 %, dan 0,08%. Uji statistika menggunakan One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95% dan signifikansi 5%.
POLANKAPOLANKA Lama penderita DM tipe 2 mayoritas lebih dari 5 tahun, menunjukkan bahwa penyakit ini telah berlangsung kronis pada sebagian besar pasien. Mayoritas pasienLama penderita DM tipe 2 mayoritas lebih dari 5 tahun, menunjukkan bahwa penyakit ini telah berlangsung kronis pada sebagian besar pasien. Mayoritas pasien
Useful /
POLANKAPOLANKA Kombinasi plyometric training dengan Mobilization With Movement (MWM) dapat meningkatkan keseimbangan ankle pada kasus CAI. Kombinasi plyometric trainingKombinasi plyometric training dengan Mobilization With Movement (MWM) dapat meningkatkan keseimbangan ankle pada kasus CAI. Kombinasi plyometric training
UNJUNJ Pengembangan modul pembelajaran aplikasi CST Microwave pada materi perancangan antena mikrotstrip pada mata kuliah Teknik Antena di Program Studi PendidikanPengembangan modul pembelajaran aplikasi CST Microwave pada materi perancangan antena mikrotstrip pada mata kuliah Teknik Antena di Program Studi Pendidikan
UNJUNJ spektrum daya AOA tiga dimensi 3-D, spektrum daya AOD 3-D, Omnidirectional PDP, PDP directional dengan daya terkuat, dan Small scale PDP yang sesuai denganspektrum daya AOA tiga dimensi 3-D, spektrum daya AOD 3-D, Omnidirectional PDP, PDP directional dengan daya terkuat, dan Small scale PDP yang sesuai dengan
UNJUNJ Kemudian dikembangkan sesuai dengan tahapan Borg dan Gall yakni 1) penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan 3) perancangan dan pengembanganKemudian dikembangkan sesuai dengan tahapan Borg dan Gall yakni 1) penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan 3) perancangan dan pengembangan