UNTARUNTAR

RupakaRupaka

Banyaknya perjuangan yang dilalui negara ini sampai akhirnya merdeka tidak luput dari campur tangan berbagai macam suku, salah satunya ialah Etnis Tionghoa. Walau terkadang banyak perseteruan antar kaum namun persatuan selalu menjadi jalan dikala ancaman datang. Perhimpunan Tionghoa Indonesia, Musuem Pustaka Peranakan Tionghoa, Grafisosial dan Universitas Tarumanagara, hendak mengadakan Festival Agen Perubahan Indonesia yang ke 3 untuk menceritakan peran para pejuang, khususnya Etnis Tionghoa, selama peperangan memperjuangkan Nusantara dan MPPT merupakan wadah yang memiliki banyak berkas terkait perihal tersebut namun justru jarang diketahui. Tujuan perancangan visual media promosi dilaksanakan agar menarik target audience untuk mengunjungi Musuem Pustaka Peranakan Tionghoa serta ikut serta festival/acara yang akan diadakan dalam rangka ulang tahun Museum Pustaka Peranakan Tionghoa yang ke-10 yaitu Festival Agen Perubahan Indonesia ke-3. Perancangan kampanye ini menggunakan metode kualitatif, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Target yang dipilih untuk kampanye ini adalah generasi muda berusia 18 – 25 tahun sebagai generasi yang dapat membawa perubahan, aktif di dunia digital, kreatif, dinamis. Hasil dari perancangan ini berupa visual media promosi yang akan membuat target untuk berperan tertarik untuk mengunjungi MPPT dan Festival Agen Perubahan Indonesia ke-3.

Etnis Tionghoa memiliki andil besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya selama masa penjajahan.Perlawanan mereka, seperti yang tercatat dalam Tragedi Batavia 1740, menunjukkan semangat pengorbanan demi kemerdekaan.Perancangan visual media promosi ini bertujuan untuk menarik perhatian generasi muda agar lebih mengenal sejarah peran Etnis Tionghoa dan berpartisipasi dalam Festival Agen Perubahan ke-3.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai peran aktif Etnis Tionghoa dalam berbagai aspek perjuangan kemerdekaan, tidak hanya dalam bidang perang, tetapi juga dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan meneliti peran kelompok etnis minoritas lainnya dalam sejarah Indonesia untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kontribusi keberagaman dalam pembentukan bangsa. Terakhir, penelitian mengenai efektivitas media promosi digital dalam meningkatkan kesadaran sejarah di kalangan generasi muda perlu dilakukan, termasuk mengeksplorasi penggunaan platform media sosial yang lebih interaktif dan menarik untuk menyampaikan narasi sejarah yang relevan dan inspiratif.

Read online
File size341.75 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test