UNIRAYAUNIRAYA
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatHaga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatSeiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, beberapa tradisi dan budaya masyarakat desa mulai berubah termasuk di daerah-daerah di kepulauan Nias. Hal ini tentunya mempengaruhi adat istiadat masyarakat setempat khususnya pada masyarakat Desa Hilizihono. Oleh karena itu, Ormawa HMPS Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Nias Selatan memandang perlu menggagas sebuah program sebagai upaya penanganan dan pelestarian budaya. Program ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan dan didanai Oleh DitjenBelmawa Kemendikbudristek. Tim Kegiatan ini beranggotakan 11 orang mahasiswa yang diketuai oleh Redilius Laia dan didampingi oleh Ibu Merri Christina Zalukhu, M.Pd. sebagai dosen Pendamping. Masyarakat sasaran program ini adalah pemuda/i desa Hilizihono. Tujuan dari program ini antara lain 1) sebagai upaya untuk melestarikan adat atau kebudayaan di desa Hilizihono; 2) membantu memberdayakan masyarakat desa Hilizihono dan mengembangkan potensi seni khususnya pemuda; 3)membantu terbentuknya sanggar seni dan budaya di Hilizihono dengan melengkapi peralatan tari untuk seterusnya dapat dijadikan wadah berkreasi; dan 4)membantu mengatasi permasalahan kemampuan menari dengan mengadakan pelatihan dengan mendatangkan ahli. Metode pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan ditempuh dengan tiga cara yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Ketercapaian program tampak pada peningkatan pengetahuan para pemuda di Desa Hilizihono; terbentuknya pengurus sanggar seni budaya “Sofu Zato; pelatihan tari selama 12 kali; diadakannya atraksi budaya; dan terimplementasinya mata kuliah Kebudayaan dan Pariwisata Nias melalui program ini. Luaran yang dicapai adalah buku pedoman praktis menari; profil dan poster; video kegiatan; publikasi pada media sosial dan massa, jurnal, dan keberlanjutan program. Dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil memberdayakan pemuda desa Hilizihono dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Nias Selatan. Disarankan agar kegiatan ini tetap dilanjutkan oleh masyarakat khususnya para pengurus dan anggota sanggar.
Program ini berhasil memberdayakan pemuda desa Hilizihono dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Nias Selatan.Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan pengetahuan pemuda, terbentuknya sanggar seni budaya Sofu Zato, pelatihan tari, dan implementasi mata kuliah Kebudayaan dan Pariwisata Nias.Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan ini tetap dilanjutkan oleh masyarakat, khususnya pengurus dan anggota sanggar, untuk memastikan keberlanjutan pelestarian budaya.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak jangka panjang dari program pemberdayaan ini terhadap identitas budaya pemuda Hilizihono dan bagaimana mereka mengintegrasikan pengetahuan tradisional dengan perkembangan zaman. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model sanggar seni yang berkelanjutan secara ekonomi, misalnya melalui diversifikasi produk seni dan kerajinan yang dapat dipasarkan secara luas. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas metode pelatihan tari yang digunakan dan mencari inovasi pendekatan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi generasi muda, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam prosesnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya Nias Selatan secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat lokal melalui seni dan tradisi.
| File size | 125.62 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, dialog, dan praktik lapangan terkait peternakan modern. Jamaah diberi pemahamanMetode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, dialog, dan praktik lapangan terkait peternakan modern. Jamaah diberi pemahaman
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan perangkat Desa Mojopuro sebagaiKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan perangkat Desa Mojopuro sebagai
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Model eco-kultural Merapi memiliki implikasi strategis bagi pengembangan kurikulum pendidikan kebencanaan nasional, khususnya di kawasan rawan bencanaModel eco-kultural Merapi memiliki implikasi strategis bagi pengembangan kurikulum pendidikan kebencanaan nasional, khususnya di kawasan rawan bencana
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Hal ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang harus terus berjuang di tengah kondisi ekonomi negara dan dunia yang semakinHal ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang harus terus berjuang di tengah kondisi ekonomi negara dan dunia yang semakin
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Melalui pendekatan PAR yang diterapkan dalam dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi), pengabdian ini melibatkan partisipasi aktif siswa,Melalui pendekatan PAR yang diterapkan dalam dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi), pengabdian ini melibatkan partisipasi aktif siswa,
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, tahap pertama penyampaian materi tentang kajian fikih perempuan, kedua sesi tanya-jawab, dan yang terakhir praktikKegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, tahap pertama penyampaian materi tentang kajian fikih perempuan, kedua sesi tanya-jawab, dan yang terakhir praktik
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Metode ini berfokus pada pemanfaatan aset, potensi lokal, seperti lahan pekarangan warga, jenis tanaman lokal, dan jaringan sosial. Kegiatan pengabdianMetode ini berfokus pada pemanfaatan aset, potensi lokal, seperti lahan pekarangan warga, jenis tanaman lokal, dan jaringan sosial. Kegiatan pengabdian
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Hasil yang didapat Masyarakat termotivasi untuk membuat Eco-enzym dimulai dengan bahan baku yang mudah didapat melalui sampah rumah tangga sehingga membantuHasil yang didapat Masyarakat termotivasi untuk membuat Eco-enzym dimulai dengan bahan baku yang mudah didapat melalui sampah rumah tangga sehingga membantu
Useful /
STTABSTTAB Pemahaman ini menegaskan keutuhan Kristus sebagai Allah dan manusia sekaligus menjamin efektivitas karya keselamatan-Nya, sehingga membantu gereja lebihPemahaman ini menegaskan keutuhan Kristus sebagai Allah dan manusia sekaligus menjamin efektivitas karya keselamatan-Nya, sehingga membantu gereja lebih
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penanaman nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di SMA Negeri 2 Palembang diimplementasikan melalui proses pembelajaran, kegiatan terkait nilai-nilaiPenanaman nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di SMA Negeri 2 Palembang diimplementasikan melalui proses pembelajaran, kegiatan terkait nilai-nilai
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Pancasila sebagai substansi negara Indonesia memiliki atribut tersendiri, khususnya nilai-nilai yang beragam yang terkandung di dalamnya. Pancasila sebagaiPancasila sebagai substansi negara Indonesia memiliki atribut tersendiri, khususnya nilai-nilai yang beragam yang terkandung di dalamnya. Pancasila sebagai
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Maknanya, dengan jiwa dan semangat bangsa Indonesia mengakui realitas bangsa yang majemuk (suku, bahasa, agama, ras, golongan dll) namun tetap menjunjungMaknanya, dengan jiwa dan semangat bangsa Indonesia mengakui realitas bangsa yang majemuk (suku, bahasa, agama, ras, golongan dll) namun tetap menjunjung