UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis data dan mendapatkan informasi mengenai pengaruh human relations kepala bagian pelayanan langganan terhadap kualitas pelayanan sambungan baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, teknik pengumpulan datanya adalah studi kepustakaan, penyebaran angket, dan wawancara. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Dalam pelaksanaan prinsip-prinsip human relations yang mencapai presentase 74,40% dengan skor total 2753 berada pada interval cukup baik. Sedangkan dalam pelaksanaan kualitas pelayanan sambungan baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon dengan hasil persentase yang mencapai 75,16% dengan skor total 2781 dan pada interval cukup baik. Pengaruh human relations Kepala Bagian Pelayanan Langganan terhadap Kualitas Pelayanan Sambungan Baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon mempunyai nilai koefisien determinasi 55,4% dan selebihnya 44,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak teridentifikasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka diperoleh hasil bahwa pengaruh human relations terhadap kualitas pelayanan sambungan baru di PDAM sudah cukup baik namun perlu harus ditingkatkan.

Pelaksanaan human relations oleh Kepala Bagian Pelayanan Langganan di PDAM Kota Cirebon berada pada kategori cukup baik dengan skor total 2753 dan presentase 74,40%.Kualitas pelayanan sambungan baru juga berada pada kategori cukup baik dengan skor total 2781 dan presentase 75,16%.Terdapat pengaruh positif dan signifikan sebesar 55,4% dari human relations terhadap kualitas pelayanan, sedangkan 44,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak teridentifikasi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pemberian pekerjaan yang menantang terhadap motivasi kerja pegawai PDAM dalam melayani permohonan sambungan baru, mengingat faktor ini disebutkan sebagai salah satu penyebab kurang optimalnya pelayanan. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang peran komunikasi antar divisi dalam mendukung kualitas pelayanan, mengingat pentingnya kerja sama tim di lingkungan organisasi PDAM. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana penilaian pelanggan terhadap aspek empati dan kecepatan respon petugas, karena dimensi ini merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan namun belum dieksplorasi secara mendalam dalam penelitian ini. Penelitian-penelitian tersebut dapat membantu mengungkap variabel-variabel yang selama ini belum teridentifikasi namun berkontribusi hampir separuh dari kualitas pelayanan. Pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam atau studi kasus bisa digunakan untuk memahami dinamika internal yang tidak tertangkap dalam data kuantitatif. Selain itu, membandingkan temuan dengan PDAM di kota lain bisa memberikan perspektif yang lebih luas. Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas pelayanan dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berbasis data. Fokus pada aspek manusia dan komunikasi organisasi dapat menjadi kunci utama dalam transformasi layanan publik. Hasilnya diharapkan mampu mendukung kebijakan internal yang lebih responsif dan manusiawi.

Read online
File size126.03 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test