FISIP UNMULFISIP UNMUL

Progress in Social DevelopmentProgress in Social Development

Perubahan iklim berpengaruh terhadap pergeseran musim menjadi salah satu faktor menurunnya produktivitas pertanian mangga. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program PRIMADONA (Pertanian Mangga Mandiri Inovatif Berkelanjutan) binaan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan melalui pendekatan Climate Smart Agriculture. Program PRIMADONA merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan dalam bidang pemberdayaan petani mangga di Desa Sliyeg Lor, Indramayu dengan fokus kegiatan pengembangan pertanian mangga tahan iklim. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun data yang dipakai menggunakan data primer dan sekunder yang bersumber dari wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program PRIMADONA telah menerapkan prinsip pendekatan Climate Smart Agriculture yakni 1) meningkatkan produktivitas pertanian; 2) adaptasi untuk membangun ketahanan terhadap perubahan iklim; 3) mengurangi gas rumah kaca (GRK). PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui metode tumpangsari, budidaya mangga di dalam greenhouse serta pengelolaan pasca panen melalui pengolahan produk turunan mangga. Upaya adaptasi dan mitigasi untuk membangun ketahanan perubahan iklim dalam Program PRIMADONA diimplementasikan melalui pengembangan smart greenhouse berbasis Internet of Things (IoT). Pengurangan sumbangan gas rumah kaca dilakukan dengan penggunaan pupuk organik dalam budidaya mangga serta penerapan zero waste dalam pengelolaan limbah pertanian. Keterlibatan kelompok sosial masyarakat, pelibatan wanita, lansia dan petani milenial turut menjadi elemen penting dalam pelaksanaan skema kegiatan Program PRIMADONA.

Implementasi Program PRIMADONA telah sesuai dengan indikator pendekatan Climate Smart Agriculture.Program ini meningkatkan produktivitas pertanian melalui metode tumpangsari dan budidaya mangga di greenhouse.Selain itu, program ini membangun ketahanan terhadap perubahan iklim dengan memanfaatkan smart greenhouse berbasis Internet of Things (IoT).Terakhir, program ini berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca melalui penggunaan pupuk organik dan pengelolaan limbah berbasis zero waste.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas biaya dari penerapan teknologi smart greenhouse terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas mangga, dengan mempertimbangkan aksesibilitas teknologi bagi petani skala kecil. Kedua, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak sosial ekonomi Program PRIMADONA terhadap kesejahteraan petani, termasuk perubahan pendapatan, akses terhadap pasar, dan peningkatan keterampilan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi replikasi Program PRIMADONA di wilayah lain dengan karakteristik geografis dan sosial ekonomi yang berbeda, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan yang mungkin timbul. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pemberdayaan petani dan peningkatan ketahanan pangan di Indonesia.

Read online
File size379.88 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test