STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA

Jurnal Abdimas Prakasa DakaraJurnal Abdimas Prakasa Dakara

Populasi lansia di Malaysia menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Seiring bertambahnya usia, berbagai keterbatasan fisik seringkali muncul, yang dapat memengaruhi kualitas pelaksanaan ibadah sehari-hari. Fikih rukhsah hadir sebagai solusi syariat untuk memudahkan lansia dalam beribadah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibadah pada warga emas di Madrasah Ibnu Masud, Nilai, Malaysia, melalui kajian fikih lansia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tatap muka berbentuk kajian keagamaan yang interaktif. Materi yang disampaikan meliputi kemudahan dalam bersuci (tayamum) dan pelaksanaan salat (jamak) bagi yang memiliki uzur, bersumber dari beberapa kitab fikih otoritatif. Hasilnya, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan merasa sangat terbantu karena dapat mengetahui berbagai kemudahan yang dibolehkan syariat dalam menjalankan ibadah. Meskipun program ini diterima dengan baik, salah satu kekurangannya adalah tidak adanya pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman secara kuantitatif karena keterbatasan fasilitas saat pelaksanaan. Disimpulkan bahwa program ini efektif dalam memberikan edukasi, dan disarankan agar kegiatan selanjutnya menyertakan instrumen evaluasi untuk mengukur keberhasilan secara lebih objektif.

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai keringanan ibadah bagi warga emas di Madrasah Ibnu Masud, Malaysia.Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta dan peningkatan pengetahuan mereka mengenai fikih rukhsah dalam ibadah yaumiyah.Meskipun demikian, program ini memiliki keterbatasan dalam pengukuran peningkatan pemahaman secara kuantitatif karena kendala fasilitas.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai dampak psikologis dan spiritual penerapan fikih rukhsah terhadap kualitas hidup lansia, khususnya dalam meningkatkan rasa nyaman dan khusyuk dalam beribadah. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pemahaman dan praktik fikih rukhsah di kalangan lansia di Malaysia dengan negara-negara lain yang memiliki populasi lansia signifikan, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Ketiga, pengembangan modul pembelajaran fikih lansia yang lebih komprehensif dan mudah dipahami, dengan mempertimbangkan karakteristik kognitif dan fisik lansia, serta penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan relevan, seperti video tutorial atau aplikasi mobile, dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup lansia secara keseluruhan, serta memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di bidang fikih dan gerontologi.

  1. Peningkatan Pemahaman Ibadah Warga Emas Malaysia Melalui Kajian Fikih Lansia | Jurnal Abdimas Prakasa... doi.org/10.37640/japd.v5i2.2507Peningkatan Pemahaman Ibadah Warga Emas Malaysia Melalui Kajian Fikih Lansia Jurnal Abdimas Prakasa doi 10 37640 japd v5i2 2507
Read online
File size452.62 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test