UNIRAYAUNIRAYA

Haga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatHaga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh (Amaranthus tricolor L) di Desa Hilisondrekha Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Jenis pengabdian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen murni (true eksperimen). Populasi dalam pengabdian ini adalah tanaman bayam yang terdiri atas 60 polibag, sedangkan sampelnya adalah 30 polibag tanaman bayam. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tinggi batang tanaman bayam memperoleh nilai Fhitung = 43.399 > Ftabel = 2.98 dan signifikan (p < 0,05); jumlah helaian daun memperoleh nilai Fhitung = 83.203 > Ftabel = 2.98 dan signifikan (p < 0,05); serta diameter batang memperoleh nilai Fhitung = 18.592 > Ftabel = 2.98 dan signifikan (p < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tinggi, diameter, dan jumlah daun tanaman bayam.

Berdasarkan analisis statistik, penggunaan pupuk kandang secara signifikan meningkatkan tinggi batang, diameter batang, dan jumlah daun tanaman bayam.Nilai F hitung untuk masing‑masing parameter melebihi nilai kritis Ftabel dengan tingkat signifikansi <0,05, menunjukkan adanya pengaruh positif pupuk kandang.Kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium dalam pupuk kandang berperan utama dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif bayam.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertanyaan: bagaimana perbandingan efek pupuk kandang dengan pupuk organik lain, seperti kompos atau vermikompos, terhadap pertumbuhan dan kualitas daun bayam pada kondisi iklim yang sama serta dampaknya terhadap kandungan nutrisi mikro pada tanaman? Selanjutnya, penting untuk menyelidiki apakah penerapan pupuk kandang pada skala lapangan yang mencakup variasi tipe tanah, topografi, dan praktik agronomi di beberapa desa di Kabupaten Nias Selatan dapat memperluas generalisasi temuan, mengidentifikasi interaksi tanah‑pupuk yang mempengaruhi efisiensi unsur hara, serta menilai kestabilan hasil selama musim tanam yang berbeda. Penelitian juga dapat meneliti potensi sinergi antara pupuk kandang dan bahan tambahan seperti biochar atau bahan pengikat air dalam meningkatkan retensi nutrisi, mengurangi volatilitas nitrogen, memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air, sehingga mengoptimalkan hasil produksi bayam secara berkelanjutan. Selain itu, studi banding mengenai analisis biaya‑manfaat penggunaan pupuk kandang versus pupuk kimia pada tingkat petani dapat memberikan gambaran ekonomis yang mendukung adopsi teknologi ramah lingkungan. Akhirnya, pemanfaatan teknologi pemantauan berbasis citra udara atau sensor tanah untuk memetakan distribusi unsur hara secara real‑time dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam manajemen pemupukan organik.

Read online
File size395.76 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test