STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIAStatus gizi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi prestasi belajar. Anak usia sekolah yang mengalami gizi buruk akan menyebabkan anak menjadi lemah, lelah, dan sakit, sehingga anak sering absen dan mengalami kesulitan dalam mengikuti serta memahami pelajaran. Kondisi gizi juga akan memengaruhi kemampuan anak untuk memahami pelajaran di sekolah dan memengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini merupakan survei analitis dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 4 di Banjarmasin SDN Mawar 8 tahun 2018, berjumlah 83 siswa. Sampel sebanyak 69 responden dengan teknik cluster sampling. Data status gizi diperoleh menggunakan Indeks Massa Tubuh (BMI) menurut usia (BMI/U), yaitu anak usia 5-18 tahun dengan melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Data prestasi belajar diperoleh berdasarkan nilai raport terakhir. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan prestasi belajar di Banjarmasin SDN Mawar 8.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan prestasi belajar pada siswa di SDN Mawar 8 Kota Banjarmasin.Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari pihak sekolah dengan orang tua siswa dalam hal penyediaan sarapan pagi dan sarapan siang yang sehat dan bergizi setiap hari.Selain itu, disarankan untuk melakukan kajian penelitian lebih lanjut mengenai penyebab yang paling mendasar menggunakan pendekatan case control dan uji multivariate untuk mengetahui faktor-faktor yang dominan terhadap prestasi belajar siswa.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor spesifik dalam pola makan yang paling berkontribusi terhadap prestasi belajar siswa, misalnya dengan menganalisis kandungan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi siswa secara detail. Selain itu, penelitian dapat mengkaji efektivitas intervensi gizi berbasis sekolah dalam meningkatkan status gizi dan prestasi belajar siswa, dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dan masyarakat sekitar. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor sosial-ekonomi dan lingkungan keluarga dalam memengaruhi status gizi dan prestasi belajar siswa, dengan mempertimbangkan aspek seperti tingkat pendapatan, akses terhadap makanan sehat, dan dukungan sosial dari keluarga.
| File size | 63.88 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Terdapat hubungan yang bermakna antara umur terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae pada siswi kelas X di SMA Bakti Keluarga kota Lubuklinggau Tahun 2025,Terdapat hubungan yang bermakna antara umur terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae pada siswi kelas X di SMA Bakti Keluarga kota Lubuklinggau Tahun 2025,
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH 001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan, bullying, pendapatan keluarga, kepribadian, sikap, dan lingkungan sekolah merupakan faktor yang001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan, bullying, pendapatan keluarga, kepribadian, sikap, dan lingkungan sekolah merupakan faktor yang
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Sampel terdiri dari 58 ibu yang memiliki anak usia 3–5 tahun dan lebih dari satu anak di Raudlatul Athfal (RA) Nahdlatul Fata Jepara. Instrumen penelitianSampel terdiri dari 58 ibu yang memiliki anak usia 3–5 tahun dan lebih dari satu anak di Raudlatul Athfal (RA) Nahdlatul Fata Jepara. Instrumen penelitian
UNNARUNNAR Wilayah-wilayah ini, yang meliputi sekitar 41% dari luas daratan bumi dan merupakan rumah bagi lebih dari 2 miliar orang, sangat rentan karena curah hujanWilayah-wilayah ini, yang meliputi sekitar 41% dari luas daratan bumi dan merupakan rumah bagi lebih dari 2 miliar orang, sangat rentan karena curah hujan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan kebugaran jasmani antara siswa yang diberi metode bermain dan jigsaw dengan nilai Sig 0,016 < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan kebugaran jasmani antara siswa yang diberi metode bermain dan jigsaw dengan nilai Sig 0,016 < 0,05.
UNSUDAUNSUDA Kriteria tersebut merupakan langkah metodologis dalam menentukan keaslian hadis. Selain itu, pendekatan hermeneutika juga dapat diterapkan untuk mempelajariKriteria tersebut merupakan langkah metodologis dalam menentukan keaslian hadis. Selain itu, pendekatan hermeneutika juga dapat diterapkan untuk mempelajari
STIEPANCASETIASTIEPANCASETIA Uji parsial (uji-t) dengan analisis regresi menunjukkan nilai t sebesar 3,193 dengan tingkat signifikansi 0,002, yang berarti Literasi Keuangan (X1) memilikiUji parsial (uji-t) dengan analisis regresi menunjukkan nilai t sebesar 3,193 dengan tingkat signifikansi 0,002, yang berarti Literasi Keuangan (X1) memiliki
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan ibu dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin di Puskesmas HutabagindaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan ibu dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin di Puskesmas Hutabaginda
Useful /
STIKESHBSTIKESHB Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara pengetahuan gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja perempuan kelas 8 diTujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara pengetahuan gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja perempuan kelas 8 di
STIKESHBSTIKESHB Penulisan dokumentasi triase Emergency Severity Index (ESI) lebih efektif dibandingkan Canada Triage Acuity Scale (CTAS) dalam menentukan prioritas triasePenulisan dokumentasi triase Emergency Severity Index (ESI) lebih efektif dibandingkan Canada Triage Acuity Scale (CTAS) dalam menentukan prioritas triase
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Analisis kerangka teoretis mengungkapkan 91,9% artikel tidak memiliki dasar teoretis eksplisit, dengan Teori Perilaku Terencana hanya digunakan dalam 5,4%Analisis kerangka teoretis mengungkapkan 91,9% artikel tidak memiliki dasar teoretis eksplisit, dengan Teori Perilaku Terencana hanya digunakan dalam 5,4%
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Hasil menunjukkan model penelitianData dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Hasil menunjukkan model penelitian