PERADABANPERADABAN

JURNAL DIALEKTIKA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRISJURNAL DIALEKTIKA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

Kita tidak dapat menyangkal bahwa mendengarkan memiliki porsi yang besar secara kuantitatif dalam setiap aktivitas komunikasi, tetapi mendapatkan hasil yang buruk secara kualitatif. Keterampilan mendengarkan harus dipelajari dan dipraktikkan. Ada beberapa urutan aktivitas mendengarkan, yaitu pra-mendengarkan, saat mendengarkan, dan pasca-mendengarkan. Contoh praktik mendengarkan yang dapat dicoba dan terbukti efektif dibagi menjadi beberapa aktivitas: mengembangkan strategi kognitif (mendengarkan ide utama, mendengarkan detail, dan memprediksi), mengembangkan mendengarkan dengan keterampilan lain (mendengarkan dan berbicara, mendengarkan dan pengucapan, serta mendengarkan dan kosakata), mendengarkan materi otentik (diktat pidato cepat), menggunakan teknologi (berita), mendengarkan untuk tujuan akademik (orang terkenal), dan mendengarkan untuk bersenang-senang (lagu acak).

Mendengarkan secara efektif tampaknya sulit karena orang berbeda dalam keterampilan komunikasi dan cara mereka mengekspresikan diri dengan jelas, serta sering memiliki kebutuhan, keinginan, dan tujuan yang berbeda untuk berinteraksi.Siswa sering diminta untuk mendengarkan pita atau guru berbicara, tetapi dapat sama bergunanya untuk mendorong mereka mendengarkan satu sama lain dengan cara yang lebih aktif.Belajar mendengarkan satu sama lain dengan lebih cermat dapat membangun kemampuan dan kepercayaan diri mereka dalam situasi kehidupan nyata.Masih banyak cara efektif dalam mengembangkan aktivitas mendengarkan.Beberapa contoh aktivitas yang telah disajikan di atas berisi prosedur detail untuk berlatih aktivitas tersebut yang dapat berguna dan digunakan dalam berbagai konteks dan situasi.

Untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa, penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kesulitan mendengarkan. Selain itu, penting untuk mengembangkan strategi kognitif dan menggabungkan keterampilan mendengarkan dengan keterampilan lain. Menggunakan teknologi dan materi otentik dapat meningkatkan pengalaman belajar mendengarkan. Selain itu, mendengarkan untuk tujuan akademik dan bersenang-senang dapat meningkatkan motivasi siswa. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam mengembangkan aktivitas mendengarkan yang efektif dan menarik bagi siswa.

Read online
File size183.02 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test