STIAMISTIAMI

JAMBIS : Jurnal Administrasi BisnisJAMBIS : Jurnal Administrasi Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana employee engagement diterapkan, hambatan dalam penerapan employee engagement, dan solusi dalam menyelesaikan hambatan dalam menerapkan employee engagement dalam upaya mendukung komitmen kerja Air Traffic Controller (ATC) di Bandara Kertajati. Hal ini didasarkan pada masalah di mana usia Bandara Kertajati masih relatif muda, banyak karyawan ingin pindah, dan karyawan tidak memiliki loyalitas dan keterikatan emosional yang kuat terhadap Bandara Kertajati, sehingga komitmen kerja mereka dapat dikatakan rendah. Penelitian ini dilakukan di Bandara Kertajati dari Mei 2020 hingga September 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Wawancara dilakukan dengan 7 informan. Konsep yang digunakan adalah employee engagement. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat dilihat bahwa karyawan Air Traffic Controller (ATC) telah menerapkan Employee Engagement. Hambatan internal dan eksternal, seperti: a) perbedaan pendapat; b) pelatihan yang tidak merata; c) kesalahpahaman antar kolega; d) tugas yang tumpang tindih; e) jarak Bandara Internasional Kertajati yang jauh dari rumah karyawan. Upaya dilakukan untuk mengatasi hambatan: Melakukan banyak diskusi antar karyawan agar tidak ada kesalahpahaman atau perbedaan pendapat, meluangkan waktu untuk pergi dan pulang kerja tepat waktu agar bisa tiba di tujuan dalam waktu yang diharapkan.

Penerapan Employee Engagement dalam upaya menunjang komitmen kerja karyawan Air Traffic Controller (ATC) sudah cukup baik, namun masih memiliki beberapa kekurangan.Hambatan-hambatan yang ada pada internal maupun eksternal perusahaan meliputi perbedaan pendapat, tidak meratanya pelatihan, kesalahpahaman antar rekan kerja, tumpang tindih tugas, dan jarak Bandara Kertajati yang jauh dari rumah karyawan.Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai komitmen kerja karyawan ATC sudah cukup baik tetapi belum maksimal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang paling berpengaruh terhadap employee engagement di kalangan ATC, dengan mempertimbangkan karakteristik unik pekerjaan mereka yang bertekanan tinggi dan berorientasi pada keselamatan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat employee engagement dan komitmen kerja antara ATC di Bandara Kertajati dengan ATC di bandara lain yang lebih mapan, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan employee engagement dan komitmen kerja ATC, seperti program mentoring, pelatihan kepemimpinan, atau peningkatan keseimbangan kehidupan kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan kinerja ATC, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada keselamatan dan efisiensi operasional Bandara Kertajati. Dengan memahami lebih baik kebutuhan dan motivasi ATC, pihak manajemen dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif dan memuaskan, sehingga mendorong mereka untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya.

Read online
File size140.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test