POLBENGPOLBENG

INOVTEK PolbengINOVTEK Polbeng

Studi ini untuk melihat seberapa efektif robot permukaan (USV) dan robot bawah air (AUV/ROV) dalam suatu operasi penyelamatan maritim di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh terjadinya peningkatan kecelakaan kapal sebesar 37,6% di wilayah kepulauan dengan 17.000 pulau pada tahun 2024 dibandingkan dengan 93 kasus serupa pada tahun 2023. Tujuannya adalah untuk menentukan manfaat dan mengetahui kekurangan masing-masing robot dalam konteks strategi SAR yang ideal serta mendukung kebijakan maritim nasional. Studi literatur, simulasi perangkat lunak, dan evaluasi kasus nyata digunakan untuk mengukur akurasi deteksi, jangkauan, dan kecepatan respons di iklim tropis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa USV unggul dalam mobilitas cepat (15-25 knot) dan cakupan luas (50 km), sedangkan AUV/ROV unggul pada kedalaman (1.000 m) dengan akurasi tinggi (±1 m). Hasilnya mencakup pula strategi integrasi, pelatihan para operator, protokol komunikasi, dan rekomendasi untuk operasi SAR di Indonesia. Ketika keduanya digabungkan, efektivitas SAR meningkat sampai 40%.

Studi ini menemukan bahwa robot permukaan (USV) unggul dalam kecepatan respons, cakupan area hingga 50 km, dan pengiriman data real‑time, sementara robot bawah air (AUV/ROV) memberikan akurasi tinggi pada kedalaman hingga 1.000 m meskipun terpengaruh arus kuat dan komunikasi.Integrasi kedua jenis robot dapat meningkatkan efektivitas operasi SAR hingga 40 % serta mempercepat evakuasi di wilayah tropis Indonesia.Oleh karena itu, pemilihan dan kombinasi robot harus disesuaikan dengan kondisi iklim tropis dan mendukung kebijakan SAR nasional.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kinerja robot permukaan (USV) dan robot bawah air (AUV/ROV) secara langsung di lapangan dengan menguji respons mereka pada kondisi gelombang tinggi dan arus kuat yang sering terjadi di perairan tropis Indonesia, sehingga hasilnya dapat dibandingkan dengan simulasi yang telah dilakukan. Selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma navigasi adaptif yang dapat secara otomatis menyesuaikan kecepatan dan rute USV serta mengoptimalkan komunikasi data antara USV dan AUV/ROV pada kedalaman lebih dari 1.000 m, untuk mengurangi keterbatasan komunikasi yang kini menjadi hambatan utama. Terakhir, studi dapat merancang prototipe hybrid yang mengintegrasikan fungsi USV dan AUV/ROV dalam satu platform, kemudian menguji efektivitasnya dalam operasi SAR nyata untuk menilai peningkatan efisiensi hingga 40 % serta potensi pengurangan risiko personel.

  1. COMPARISON FORECASTING BETWEEN SINGULAR SPECTRUM ANALYSIS AND LOCAL LINEAR METHOD FOR SHIP ACCIDENT SEARCH... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/article/view/15761COMPARISON FORECASTING BETWEEN SINGULAR SPECTRUM ANALYSIS AND LOCAL LINEAR METHOD FOR SHIP ACCIDENT SEARCH ojs3 unpatti ac index php barekeng article view 15761
  2. Peran Locus of Control terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja pada Karyawan PT. Ilham Hasil... journal.unesa.ac.id/index.php/jim/article/view/9592Peran Locus of Control terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja pada Karyawan PT Ilham Hasil journal unesa ac index php jim article view 9592
Read online
File size467.02 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test