UNIMUSUNIMUS

Jurnal Pengabdian Masyarakat KebidananJurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Kader Pembangunan Manusia (KPM) atau juga dikenal dengan adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mendedikasikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan manusia di Desa, terutama dalam monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting. Tugas seorang KPM salah satunya adalah memfasilitasi pengukuran panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Upaya peningkatan atau penambahan ketrampilan dan pengetahuan di luar jenjang formal bagi kader dengan melalui pelatihan kader secara merata untuk dapat meningkatkan kinerja para kader, khususnya pada wilayah-wilayah dengan kasus stunting yang tinggi. Tujuan kegiatan pelatihan dan pandampingan kader ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan kader dalam melakukan deteksi dini balita stunting di desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kota Kendal dengan jumlah kader 19 orang. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi ceramah, tanya jawab, praktik deteksi dini dan pendampingan dalam kegiatan posyandu. Narasumber kegiatan adalah Petugas Gizi dan Bidan dari Puskesmas Kendal II. Setelah kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu-ibu kader untuk dapat meningkatkan kinerjanya dalam upaya deteksi stunting sehingga kejadian stunting di desa dapat diketahui secara dini dan dilakukan upaya penanganan secepatnya sehingga komplikasi atau dampak stunting lainnya bisa di cegah.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan interaktif dan kader berlangsung sangat menarik.Peserta pelatihan dalam hal ini kader, mengikuti antusias.Pendampingan dilaksanakan pada kegiatan posyandu yang dilakukan di wilayah kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal bersama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Kendal 1 dan bidan desa setempat.

Bagaimana pengaruh penggunaan aplikasi e‑HDW terhadap peningkatan kompetensi dan akurasi deteksi stunting oleh kader pembangunan manusia bila diuji pada sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa desa? Apa dampak jangka panjang pelatihan dan pendampingan kader terhadap penurunan prevalensi stunting pada balita selama periode satu tahun setelah intervensi, serta faktor‑faktor apa yang memodifikasi efektivitasnya? Sejauh mana keterlibatan aktif ibu dan keluarga dalam program posyandu dapat memperkuat peran kader dalam deteksi dini dan pencegahan stunting, dan strategi apa yang paling efektif untuk meningkatkan partisipasi tersebut?.

Read online
File size495.06 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test