STIALANSTIALAN

Jurnal Good GovernanceJurnal Good Governance

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan audit proses komunikasi kebijakan pengembangan kompetensi serta mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses komunikasi kebijakan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus dengan paradigma penelitian konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dan observasi. Responden dipilih dengan memperhatikan keterkaitan tugas dan fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agar kebijakan pengembangan kompetensi Latsar CPNS dapat terimplementasi, LAN melakukan komunikasi kebijakan Publik. Dari hasil audit diketahui bahwa secara umum proses komunikasi kebijakan Latsar CPNS sudah dilakukan dengan baik dan dapat diterima oleh lembaga penyelenggara pelatihan. Namun demikian ditemui beberapa hambatan dalam proses komunikasi kebijakan pengembangan kompetensi Pelatihan Dasar CPNS adalah feedback barrier, hambatan fisikal, dan hambatan psikosial.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa agar kebijakan pengembangan kompetensi Latsar CPNS dapat terimplementasi, LAN melakukan komunikasi kebijakan Publik.Dari hasil audit diketahui bahwa secara umum proses komunikasi kebijakan Latsar CPNS sudah dilakukan dengan baik dan dapat diterima oleh lembaga penyelenggara pelatihan.Namun demikian ditemui beberapa hambatan dalam proses komunikasi kebijakan pengembangan kompetensi Pelatihan Dasar CPNS adalah feedback barrier, hambatan fisikal, dan hambatan psikosial.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas kanal komunikasi digital, khususnya grup WhatsApp, dalam mengurangi feedback barrier pada proses audit kebijakan Latsar CPNS; penelitian ini dapat menguji apakah peningkatan responsivitas melalui sistem ticketing mempengaruhi kepuasan stakeholder. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif tentang kesiapan infrastruktur digital di daerah dengan disparitas tinggi, seperti Maluku, untuk mengidentifikasi faktor-faktor fisikal yang menghambat pelaksanaan blended learning pada pelatihan dasar CPNS. Terakhir, disarankan melakukan penelitian kualitatif mendalam mengenai faktor psikosial yang memengaruhi persepsi stakeholder terhadap komunikasi kebijakan, dengan tujuan merancang program pelatihan khusus bagi komunikator LAN agar dapat menyampaikan pesan secara lebih adaptif dan kontekstual.

Read online
File size400.37 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test