STIALANBANDUNGSTIALANBANDUNG
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek AdministrasiJurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek AdministrasiPelayanan publik yang efektif dan partisipatif adalah kunci untuk mewujudkan tata kelola yang baik, terutama di era digitalisasi saat ini. Artikel ini membahas inovasi pelayanan reses melalui aplikasi eROTA (e-Reses Oleh Kita) di DPRD Kota Makassar, yang dirancang untuk meningkatkan akses dan transparansi dalam penyampaian aspirasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, implementasi, dan kendala aplikasi sebagai model inovasi digital legislatif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen dari 12 informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eROTA memenuhi empat karakteristik inovasi menurut Robbins, yaitu keunikan, unsur-unsur keunikan, proses yang direncanakan, dan tujuan yang jelas. Aplikasi ini telah berhasil meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pelayanan reses melalui transformasi digital. Namun, tantangan dalam bentuk gangguan teknis, kurangnya sosialisasi, dan rendahnya literasi digital masih menghambat adopsi yang luas. Hal ini memiliki implikasi terhadap kurangnya basis data aspirasi yang optimal sebagai dasar perencanaan pembangunan. Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan inovasi digital di sektor publik bergantung pada kesiapan institusional dan memerlukan pemberdayaan masyarakat sebagai prasyarat untuk tata kelola partisipatif dan adaptif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi eROTA mewakili bentuk inovasi digital legislatif yang substansial yang telah berhasil mengintegrasikan teknologi digital ke dalam sistem pelayanan reses DPRD Kota Makassar.Secara empiris, eROTA memenuhi empat karakteristik inti inovasi yang dikemukakan oleh Robbins, yaitu keunikan, keunikan, proses implementasi yang direncanakan, dan tujuan yang jelas, menunjukkan bahwa lembaga legislatif dapat beradaptasi secara aktif terhadap tuntutan tata kelola digital.Implementasi eROTA telah berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan transparansi dalam proses pengumpulan aspirasi publik, serta menandakan pergeseran organisasi menuju tata kelola legislatif yang lebih terbuka dan partisipatif.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan struktural yang membatasi fungsi optimal inovasi.Tantangan ini mencakup gangguan teknis yang timbul dari kapasitas siber yang lemah, kurangnya sosialisasi publik, rendahnya tingkat literasi digital di kalangan segmen populasi, dan adopsi teknologi digital yang tidak merata.Kendala-kendala ini telah menyebabkan partisipasi publik yang terbatas dan pengurangan integrasi data aspirasi ke dalam proses perencanaan pembangunan regional.Temuan-temuan ini menekankan bahwa keberhasilan inovasi digital legislatif tidak dapat diatribusikan hanya pada ketersediaan teknologi, tetapi dibentuk secara fundamental oleh kesiapan institusional, kapasitas tata kelola, dan konteks sosio-digital yang lebih luas.Dalam hal ini, kasus eROTA menantang asumsi deterministik dalam literatur tata kelola digital yang menyamakan digitalisasi dengan peningkatan otomatis dalam transparansi dan partisipasi, menekankan peran sentral lembaga dan tata kelola.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa rekomendasi strategis diusulkan untuk meningkatkan fungsi dan keberlanjutan aplikasi eROTA. Pertama, DPRD Kota Makassar dan pemerintah daerah harus memprioritaskan penguatan tata kelola siber dengan meningkatkan infrastruktur digital, menetapkan protokol keamanan standar, dan meningkatkan kapasitas teknis pegawai negeri sipil yang bertanggung jawab atas pengelolaan sistem. Kedua, diperlukan strategi sosialisasi publik yang komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan kesadaran dan penggunaan aplikasi yang lebih luas, terutama di antara kelompok yang rentan terhadap kesenjangan digital. Ketiga, kolaborasi multi-pemangku kepentingan yang melibatkan DPRD, lembaga pemerintah daerah, aktor sektor swasta, dan organisasi masyarakat harus diinstitusionalisasi untuk mendukung program literasi digital yang sistematis dan inklusif. Kolaborasi semacam itu penting untuk mendorong kewarganegaraan digital dan memastikan partisipasi publik yang bermakna dalam proses legislatif. Keempat, kerangka kerja regulasi dan prosedur standar untuk tata kelola data aspirasi harus diperkuat untuk memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan melalui eROTA terintegrasi secara efektif ke dalam mekanisme perencanaan pembangunan dan pertanggungjawaban. Akhirnya, penelitian masa depan dianjurkan untuk memeriksa replikasi dan adaptasi model eROTA di konteks legislatif regional lainnya. Studi komparatif dan longitudinal akan sangat berharga dalam mendalam pemahaman teoritis dan empiris tentang inovasi digital legislatif dan implikasinya bagi tata kelola demokrasi di Indonesia dan negara berkembang lainnya.
- Empowering Digital Citizenship in Indonesia: Navigating Urgent Digital Literacy Challenges for Effective... journal.umy.ac.id/index.php/GPP/article/view/19258Empowering Digital Citizenship in Indonesia Navigating Urgent Digital Literacy Challenges for Effective journal umy ac index php GPP article view 19258
- Do information and communication technologies (ICTs) contribute to development? - Heeks - 2010 - Journal... doi.org/10.1002/jid.1716Do information and communication technologies ICTs contribute to development Heeks 2010 Journal doi 10 1002 jid 1716
- Frontiers | Research on digital governance based on Web of Science—a bibliometric analysis. frontiers... doi.org/10.3389/fpos.2024.1403404Frontiers Research on digital governance based on Web of ScienceAia bibliometric analysis frontiers doi 10 3389 fpos 2024 1403404
| File size | 485.99 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEMADANISTIEMADANI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur seberapa besar pengaruh tingkat kepuasan dan komunikasi terhadap kinerja pegawai. DataPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur seberapa besar pengaruh tingkat kepuasan dan komunikasi terhadap kinerja pegawai. Data
PUBMEDIAPUBMEDIA Istri dari cucu pewaris tidak memiliki kedudukan sebagai ahli waris dalam sistem hukum waris Islam di Indonesia karena tidak terdapat hubungan nasab maupunIstri dari cucu pewaris tidak memiliki kedudukan sebagai ahli waris dalam sistem hukum waris Islam di Indonesia karena tidak terdapat hubungan nasab maupun
IBLAMIBLAM Namun, terdapat ketidaksinkronan dalam pengertian dan syarat pejabat PSM yang diatur dalam Pasal 1 angka 6 jo Pasal 10 ayat (1) huruf a jo Pasal 11 ayatNamun, terdapat ketidaksinkronan dalam pengertian dan syarat pejabat PSM yang diatur dalam Pasal 1 angka 6 jo Pasal 10 ayat (1) huruf a jo Pasal 11 ayat
UNESAUNESA Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan sistem tryout CPNS dengan rekomendasi materi menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF), dapat disimpulkanBerdasarkan hasil penelitian dan pengembangan sistem tryout CPNS dengan rekomendasi materi menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF), dapat disimpulkan
RCF INDONESIARCF INDONESIA Sementara Lokus pengendalian tidak berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Literasi keuangan, pendapatan dan lokus pengendalian tidak berpengaruh terhadapSementara Lokus pengendalian tidak berpengaruh terhadap perilaku keuangan. Literasi keuangan, pendapatan dan lokus pengendalian tidak berpengaruh terhadap
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Oleh karena itu, peningkatan kinerja karyawan menjadi fokus utama organisasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal guna memberikanOleh karena itu, peningkatan kinerja karyawan menjadi fokus utama organisasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal guna memberikan
UMPOUMPO Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, yaitu nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yangPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, yaitu nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Indonesia berada di urutan ke-3 setelah Cina dan India sebagai penyumbang penderita TB di dunia dengan angka kematian akibat TB yang amat tinggi, AsiaIndonesia berada di urutan ke-3 setelah Cina dan India sebagai penyumbang penderita TB di dunia dengan angka kematian akibat TB yang amat tinggi, Asia
Useful /
STIALANBANDUNGSTIALANBANDUNG Perbedaan tingkat literasi masyarakat dan kepentingan pemangku kepentingan harus diatasi melalui pendekatan komunikasi yang dipandu oleh seorang pemimpinPerbedaan tingkat literasi masyarakat dan kepentingan pemangku kepentingan harus diatasi melalui pendekatan komunikasi yang dipandu oleh seorang pemimpin
UIN MALANGUIN MALANG Penelitian ini menunjukkan bahwa morfologi pesantren tradisional di Indonesia Timur masih merujuk pada konsep awal Ziemek. Perubahan morfologi dipengaruhiPenelitian ini menunjukkan bahwa morfologi pesantren tradisional di Indonesia Timur masih merujuk pada konsep awal Ziemek. Perubahan morfologi dipengaruhi
4141 Menentukan model yang memadai untuk biaya operasional kendaraan bermotor roda dua, menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadapMenentukan model yang memadai untuk biaya operasional kendaraan bermotor roda dua, menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap
4141 Tsunami yang terjadi di Aceh pada akhir tahun 2004 telah memberikan dampak pada bangunan gedung yang terkena air tsunami. Tujuan penelitian ini adalahTsunami yang terjadi di Aceh pada akhir tahun 2004 telah memberikan dampak pada bangunan gedung yang terkena air tsunami. Tujuan penelitian ini adalah