UPI YAIUPI YAI
Psikologi Kreatif InovatifPsikologi Kreatif InovatifTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsep diri dan keterbukaan diri dengan komunikasi interpersonal pada mahasiswa perantau di Universitas Persada Indonesia Y.A.I. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode snowball sampling dengan karakteristik mahasiswa aktif Universitas Persada Indonesia Y.A.I dan mahasiswa perantau dari luar Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah positif yang signifikan antara konsep diri dan komunikasi interpersonal sebesar r = 0,636 dengan p = 0,000, serta antara keterbukaan diri dan komunikasi interpersonal sebesar r = 0,787 dengan p = 0,000. Analisis data dengan multivariate correlation menggunakan SPSS 25.0 for Windows menunjukkan koefisien determinasi R Square sebesar 0,626 dan koefisien korelasi R = 0,791 dengan p = 0,000, yang berarti terdapat hubungan antara konsep diri dan keterbukaan diri dengan komunikasi interpersonal pada mahasiswa perantau di Universitas Persada Indonesia Y.A.I.
Berdasarkan hasil analisa data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal ke arah yang positif pada mahasiswa perantau di Universitas Persada Indonesia Y.Demikian pula, terdapat hubungan yang signifikan antara keterbukaan diri dengan komunikasi interpersonal ke arah yang positif.Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dan keterbukaan diri dengan komunikasi interpersonal pada mahasiswa perantau di Universitas Persada Indonesia Y.Kontribusi konsep diri dan keterbukaan diri terhadap komunikasi interpersonal sebesar 62,6%, sedangkan 37,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang faktor-faktor lain yang memengaruhi komunikasi interpersonal pada mahasiswa perantau, seperti persepsi interpersonal, atraksi interpersonal, dan hubungan interpersonal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas intervensi atau pelatihan komunikasi interpersonal yang ditujukan khusus untuk mahasiswa perantau, dengan tujuan meningkatkan keterampilan komunikasi dan mengurangi rasa cemas atau kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan baru. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara konsep diri, keterbukaan diri, dan komunikasi interpersonal dalam konteks budaya dan bahasa yang berbeda, seperti pada mahasiswa perantau dari berbagai daerah di Indonesia.
| File size | 798.03 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Keempat, untuk rekomendasi kebijakan konservasi kami menyarankan bahwa watu gilesan jagung dapat didaftarkan sebagai benda cagar budaya. Namun, jika rekomendasiKeempat, untuk rekomendasi kebijakan konservasi kami menyarankan bahwa watu gilesan jagung dapat didaftarkan sebagai benda cagar budaya. Namun, jika rekomendasi
STIATA BALONGSTIATA BALONG Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dilapangan sedangkan sumber data sekunder adalah data yang diperoleh melalui media perantaraSumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dilapangan sedangkan sumber data sekunder adalah data yang diperoleh melalui media perantara
STIKES BETHESDASTIKES BETHESDA Hasil yang diperoleh ada perubahan pengetahuan ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan hasil perhitungan X2 dengan tabel distribusi Mc Nemar menggunakan derajatHasil yang diperoleh ada perubahan pengetahuan ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan hasil perhitungan X2 dengan tabel distribusi Mc Nemar menggunakan derajat
UNARUNAR Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang nyeri mesntruasi terhadap tingkat pengetahuan remaja perempuan di SMP Negeri 1 Galang. Peneliti berharap hasilAda pengaruh pendidikan kesehatan tentang nyeri mesntruasi terhadap tingkat pengetahuan remaja perempuan di SMP Negeri 1 Galang. Peneliti berharap hasil
UNARUNAR Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan, berusia antara 56 dan 65 tahun, memiliki pendidikan terakhir SMA, dan telahPenelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan, berusia antara 56 dan 65 tahun, memiliki pendidikan terakhir SMA, dan telah
UNIPASBYUNIPASBY Sampel yang digunakan adalah sebagian wajib pajak PBB yang berjumlah 100 wajib pajak. Teknik dalam mengumpulkan sampel dengan menggunakan teknik simpleSampel yang digunakan adalah sebagian wajib pajak PBB yang berjumlah 100 wajib pajak. Teknik dalam mengumpulkan sampel dengan menggunakan teknik simple
UNTAGUNTAG 05), dan terdapat perbedaan rerata yang bermakna dari skor kualitas hidup antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen memiliki taraf signifikansi (ρ05), dan terdapat perbedaan rerata yang bermakna dari skor kualitas hidup antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen memiliki taraf signifikansi (ρ
UYPUYP Kepuasan nasabah juga berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara citra perusahaan serta komunikasi dengan loyalitas. Oleh karena itu, peningkatanKepuasan nasabah juga berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara citra perusahaan serta komunikasi dengan loyalitas. Oleh karena itu, peningkatan
Useful /
UPI YAIUPI YAI Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang didapat oleh mahasiswa maka semakin rendah stres akademik yang akan dialami. Terdapat hubunganHal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang didapat oleh mahasiswa maka semakin rendah stres akademik yang akan dialami. Terdapat hubungan
UPI YAIUPI YAI Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 121 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tigaTeknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 121 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga
LAAROIBALAAROIBA Siswa merupakan salah satu faktor penting bagi kelangsungan pendidikan di sekolah. Tanpa adanya siswa, program sekolah tidak akan dapat terwujud. OlehSiswa merupakan salah satu faktor penting bagi kelangsungan pendidikan di sekolah. Tanpa adanya siswa, program sekolah tidak akan dapat terwujud. Oleh
IAIN CURUPIAIN CURUP Selain itu, budaya sekolah juga memainkan peran penting dalam menentukan mutu pendidikan, dengan pengaruh sebesar 52,1%. Budaya sekolah yang positif, yangSelain itu, budaya sekolah juga memainkan peran penting dalam menentukan mutu pendidikan, dengan pengaruh sebesar 52,1%. Budaya sekolah yang positif, yang